Penyebab Siswa Masuk Menu Susulan TKA 2026 dan Langkah yang Harus Dilakukan Operator Sekolah

3 Mei 2026 15:00
Bagikan :
Tampilan menu susulan TKA yang perlu dicek operator sekolah. (DoyanDuit)

DOYANDUIT – Menu susulan TKA 2026 mulai muncul di dashboard sistem dan cukup membuat banyak operator sekolah bertanya-tanya. Berdasarkan pengalaman lapangan dan penjelasan teknis terbaru, siswa yang masuk ke dalam daftar susulan bukan karena nilai rendah, melainkan karena proses pengerjaan yang tidak tuntas.

Ini penting dipahami sejak awal agar tidak terjadi kesalahpahaman, baik di kalangan guru, kepala sekolah, maupun siswa itu sendiri.

Dalam praktiknya, banyak kasus di mana siswa merasa sudah menyelesaikan ujian, tetapi sistem mencatat sebaliknya. Hal ini biasanya berkaitan dengan teknis pengerjaan, bukan kemampuan akademik.

Faktor Utama Penyebab Siswa Masuk Susulan

Berikut beberapa penyebab paling umum yang ditemukan di lapangan:

1. Tidak Mengikuti TKA Sama Sekali

Siswa yang tidak hadir saat pelaksanaan TKA otomatis akan masuk ke daftar susulan.

Beberapa alasan umum:

  • Sakit atau izin resmi
  • Kendala teknis atau perangkat
  • Ketidakhadiran tanpa keterangan

Dalam sistem, ketidakhadiran ini langsung terdeteksi sebagai “belum mengikuti”.

2. Tidak Menyelesaikan Seluruh Soal

Kasus ini cukup sering terjadi.

Siswa mungkin:

  • Sudah menekan tombol “selesai”
  • Tetapi masih ada soal yang belum dikerjakan

Akibatnya, sistem tetap menganggap ujian belum tuntas.

Siswa mengklik selesai di komputer, tetapi ternyata masih ada soal yang belum dijawab menjadi salah satu temuan penting di lapangan.

3. Jumlah Soal yang Dikerjakan Kurang dari Standar

Sistem TKA menetapkan batas minimal pengerjaan.

Jika siswa:

  • Menjawab kurang dari 24 soal
  • Atau tidak mencapai 80% pengerjaan

Maka otomatis masuk kategori susulan.

Ini sering terjadi karena:

  • Waktu habis
  • Siswa terburu-buru
  • Kurang memahami sistem ujian

Kesimpulan Penting yang Sering Disalahpahami

Perlu ditegaskan:

  • Susulan TKA bukan karena nilai jelek
  • Susulan terjadi karena pengerjaan tidak lengkap

Ini poin krusial yang wajib disampaikan kepada semua pihak agar tidak terjadi stigma negatif terhadap siswa.

Langkah yang Harus Dilakukan Operator Sekolah

Setelah mengetahui penyebabnya, operator sekolah memiliki peran penting untuk memastikan proses susulan berjalan dengan baik.

1. Cek Data Susulan Secara Berkala

Menu susulan bisa muncul sewaktu-waktu.

Disarankan:

  • Cek dashboard setiap hari
  • Pantau hingga batas waktu yang ditentukan

Langkah ini penting karena:

  • Data bisa bertambah
  • Sistem masih diperbarui

2. Konfirmasi ke Kepala Sekolah dan Siswa

Setelah menemukan siswa yang masuk susulan:

  • Laporkan ke kepala sekolah
  • Jelaskan penyebabnya dengan jelas
  • Informasikan ke siswa yang bersangkutan

Gunakan penjelasan yang menenangkan, misalnya:

  • “Ini bukan karena nilai, tapi karena soal belum selesai”

Pendekatan ini penting agar siswa tidak panik atau merasa gagal.

3. Aktifkan Status Susulan di Sistem

Operator perlu melakukan langkah teknis:

  • Pilih siswa yang masuk susulan
  • Klik opsi “susulan”
  • Simpan perubahan

Langkah ini wajib dilakukan agar siswa bisa mengikuti sesi berikutnya.

4. Pantau Informasi Lanjutan di Dashboard

Informasi seperti:

  • Jadwal susulan
  • Pengawas
  • Sesi ujian

Biasanya akan diperbarui di dashboard.

Karena itu:

  • Jangan berhenti di satu kali pengecekan
  • Pastikan selalu update informasi terbaru

Agar Tidak Terjadi Susulan

Berdasarkan pengalaman banyak operator sekolah, ada beberapa langkah preventif yang bisa dilakukan:

  • Pastikan siswa memahami cara mengakhiri ujian dengan benar
  • Ingatkan untuk mengecek semua soal sebelum klik “selesai”
  • Berikan simulasi sebelum pelaksanaan TKA
  • Awasi waktu pengerjaan dengan ketat

Langkah sederhana ini bisa mengurangi risiko susulan secara signifikan.

Kenapa Ini Terjadi?

Menurut pengamatan di berbagai sekolah pada tahun 2026, fenomena susulan cukup wajar terjadi, terutama pada siswa yang:

  • Belum terbiasa dengan sistem ujian berbasis komputer
  • Kurang fokus saat ujian berlangsung
  • Terpengaruh tekanan waktu

Dalam beberapa kasus, siswa bahkan mengira semua soal sudah selesai, padahal masih ada yang terlewat. Ini menunjukkan pentingnya literasi digital dalam pelaksanaan asesmen modern.

Pahami Sistem, Bukan Sekadar Hasil

Menu susulan TKA 2026 bukanlah indikator kegagalan siswa, melainkan sinyal bahwa ada proses yang belum tuntas.

Operator sekolah, guru, dan pihak manajemen perlu memahami ini secara utuh agar bisa mengambil langkah yang tepat.

Dengan koordinasi yang baik dan pemahaman sistem yang benar, proses susulan justru bisa menjadi solusi, bukan masalah.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050