
DOYANDUIT – Kabar baik datang bagi keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau yang kini disebut Bantuan Sembako, mulai cair di tiga bank besar:
Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BNI. Proses pencairan ini mencakup KPM peralihan dari pos ke kartu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), serta mereka yang baru saja menerima kartu KKS baru.
Dilansri dari Channel YouTube Cek Bansos, berdasarkan laporan lapangan, beberapa penerima sudah mulai melakukan penarikan dana melalui ATM atau aplikasi mobile banking sejak 16 Oktober 2025.
Jumlah bantuan yang diterima bervariasi, tergantung komponen bantuan dan tahap pencairan yang sedang berlangsung.
Di Bank BRI, tercatat sejumlah KPM menerima pencairan untuk tahap kedua dan ketiga sekaligus, termasuk penebalan (tambahan bantuan) dengan total mencapai Rp1.600.000.
Sementara di Bank BNI, sejumlah KPM baru yang menerima kartu KKS pada bulan Agustus juga mulai mencairkan bantuannya.
Di Kediri, Jawa Timur, misalnya, seorang penerima melaporkan saldo masuk sebesar Rp1.200.000. Laporan serupa datang dari wilayah lain di Jawa Timur, di mana dana sebesar Rp975.000 tercatat masuk ke rekening penerima PKH.
Bank Mandiri pun tidak ketinggalan. Sejumlah KPM di Boja (Jawa Tengah), Bogor, hingga Pekanbaru, Riau, turut melaporkan pencairan bantuan BBNT senilai Rp1.600.000.
Bahkan di Lampung, penerima bantuan mengonfirmasi saldo masuk di tanggal yang sama dengan nominal serupa.
Detail Pencairan dan Dua Bantuan Sosial Tambahan
Selain PKH dan BPNT, ada dua jenis bantuan sosial lain yang juga cair di tanggal 16 Oktober 2025. Bantuan pertama adalah Program Indonesia Pintar (PIP) yang diperuntukkan bagi anak-anak sekolah.
Beberapa laporan menunjukkan bahwa siswa SD menerima Rp450.000, sedangkan untuk jenjang SMA di Riau, bantuan yang cair mencapai Rp1.800.000.
Bantuan sosial kedua adalah program Atensi YAPI (Yayasan Anak Penyandang Disabilitas Indonesia) dengan nominal Rp600.000 per penerima.
Banyak keluarga penerima yang mengaku lega dan bersyukur karena bantuan ini akhirnya kembali disalurkan setelah sempat lama tidak cair.
Kementerian Sosial melalui sistem data terpadu menyebutkan bahwa pencairan dilakukan secara bertahap sesuai pembaruan data penerima.
Data pembayaran dan periode salur pada sistem SISNG (Sistem Informasi Sosial Nasional Terpadu) menjadi acuan utama bagi bank penyalur untuk memproses dana bantuan.
Namun hingga pertengahan Oktober, data tahap keempat untuk sebagian wilayah belum sepenuhnya diperbarui, sehingga beberapa KPM masih perlu menunggu jadwal berikutnya.

KPM Belum Dapat Kartu KKS? Ini Proses Penyalurannya
Bagi penerima manfaat yang hingga kini belum mendapatkan kartu KKS, Kementerian Sosial memastikan bahwa proses pendistribusian masih terus berjalan.
Penyaluran buku tabungan dan kartu KKS baru dijadwalkan berlangsung mulai minggu ketiga Oktober hingga selesai, mencakup seluruh wilayah Indonesia.
Penerima disarankan untuk aktif berkoordinasi dengan pendamping sosial di tingkat kelurahan atau kecamatan guna memastikan jadwal distribusi di daerah masing-masing.
Saat ini, pendistribusian terbanyak tercatat dari Bank BNI, yang mulai menyalurkan kartu KKS di beberapa kota besar seperti Malang, Bogor, Bandung Barat, Kediri, Sidoarjo, hingga Surabaya.
Di wilayah Malang, misalnya, proses pembagian kartu berlangsung lancar dan disambut antusias oleh masyarakat.
Pihak bank penyalur juga menegaskan bahwa penerima tidak perlu khawatir jika belum mendapatkan jadwal, karena seluruh KPM yang terdaftar pasti akan memperoleh haknya sesuai dengan data valid dari Kementerian Sosial.
Harapan dan Imbauan bagi Penerima Manfaat
Kementerian Sosial mengimbau agar seluruh penerima manfaat berhati-hati terhadap informasi palsu yang sering beredar di media sosial.
Pengecekan saldo dan status pencairan disarankan dilakukan melalui jalur resmi, seperti aplikasi bank penyalur atau pengecekan langsung di mesin ATM KKS.
Selain itu, bagi penerima PIP maupun bantuan Atensi YAPI, disarankan untuk rutin memeriksa saldo rekening karena pencairan bisa dilakukan bertahap sesuai jadwal dari pemerintah.
Bantuan sosial ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga dan memastikan anak-anak tetap mendapatkan hak pendidikan serta perhatian sosial yang layak.
Dengan pencairan bansos PKH dan BPNT tahap keempat ini, banyak keluarga penerima manfaat akhirnya bisa bernapas lega.
Dana yang masuk menjadi tambahan penting untuk kebutuhan sehari-hari di penghujung tahun, terutama menjelang akhir triwulan terakhir 2025.
Bagi kamu yang sudah menerima kartu KKS baru, tak ada salahnya segera melakukan pengecekan saldo. Siapa tahu, bantuan yang ditunggu-tunggu itu sudah masuk ke rekeningmu hari ini.