
DOYANDUIT – Pemerintah resmi membuka pendaftaran program magang bagi lulusan baru perguruan tinggi mulai 7 hingga 12 Oktober 2025. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengimbau para calon peserta agar tidak terburu-buru dalam mengajukan lamaran ke perusahaan.
Ia menekankan bahwa waktu pendaftaran cukup panjang, sehingga tidak perlu ada kepanikan atau terburu-buru dalam memilih.
“Jadi tidak perlu terburu-buru. Besok, lusa, atau sampai tanggal 12 masih bisa mendaftar,” ujar Yassierli dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (7/10/2025).
Selama periode pendaftaran berlangsung, perusahaan akan mengumumkan kebutuhan jumlah calon peserta magang di berbagai posisi.
Setelah pengumuman kebutuhan tersebut, para calon peserta dapat mulai mendaftar melalui sistem resmi yang telah disiapkan. Nantinya, perusahaan akan menyeleksi peserta yang paling sesuai dengan kriteria mereka.
Perusahaan Pegang Kendali Seleksi
Proses Seleksi oleh Perusahaan
Menaker Yassierli menegaskan bahwa penentuan peserta yang lolos magang sepenuhnya berada di tangan perusahaan. “Yang menentukan calon peserta yang lolos, berapa orang, dan siapa saja, itu perusahaan, bukan Kemnaker,” tegasnya.
Setelah masa pendaftaran berakhir pada 12 Oktober, proses seleksi akan dilakukan pada 13 Oktober 2025.
Perusahaan akan melakukan evaluasi terhadap pelamar yang telah mendaftar dan memilih mereka yang dianggap paling sesuai dengan kebutuhan tempat pemagangan.
Pilihan Tiga Alternatif Tempat Magang
Untuk memberikan fleksibilitas kepada peserta, Kementerian Ketenagakerjaan memberikan kesempatan kepada setiap calon peserta untuk memilih hingga tiga alternatif tempat magang.
“Calon peserta juga dipersilakan memilih maksimal tiga alternatif tempat magang yang diinginkan. Silakan dipilih,” jelas Yassierli.
Kebijakan ini bertujuan memperbesar peluang peserta untuk diterima di salah satu perusahaan yang sesuai minat dan latar belakang pendidikan mereka. Program ini merupakan batch pertama, dan Kementerian Ketenagakerjaan berencana membuka batch selanjutnya jika jumlah pendaftar tinggi.
“Program pemagangan ini merupakan batch I. Jika peminatnya tinggi, Kemenaker akan membuka batch berikutnya setelah berkoordinasi dengan lintas kementerian terkait,” tambah Yassierli.
Syarat dan Tahapan Pendaftaran
Persyaratan Peserta
Program magang ini hanya diperuntukkan bagi fresh graduate atau lulusan baru maksimal satu tahun. Ketentuan tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi.
Ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi:
- Warga Negara Indonesia dengan bukti kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
- Lulusan program diploma atau sarjana maksimal satu tahun sejak tanggal ijazah pada saat mendaftar.
- Berasal dari perguruan tinggi terdaftar di kementerian yang menyelenggarakan urusan pendidikan tinggi.
Prosedur Pendaftaran
Setelah memastikan memenuhi syarat, calon peserta harus mendaftar melalui platform SIAPkerja. Proses validasi akan dilakukan oleh tim pelaksana dengan menggunakan data dari kementerian dan lembaga terkait.
Peserta yang lolos validasi akan dapat mengikuti proses rekrutmen yang dilaksanakan langsung oleh perusahaan penyelenggara magang.

Alasan Fokus untuk Fresh Graduate
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan alasan mengapa program ini hanya ditujukan untuk lulusan baru maksimal satu tahun. Menurutnya, pemerintah ingin menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja.
“Ya, kita harus memberi kesempatan pada fresh graduate, karena fresh graduate kan biasanya kalau orang mau masuk kerja, ditanya punya pengalaman kerja atau belum? Jadi ada gap antara fresh graduate dengan lapangan kerja. Nah, ini menjembatani itu,” jelas Airlangga di Kantor Dewan Ekonomi Nasional, Jakarta, Jumat (3/10/2025).
Bagi lulusan yang sudah lebih dari dua atau tiga tahun, pemerintah menyiapkan program pelatihan dan retraining melalui Kementerian Ketenagakerjaan. “Yang not really fresh, nanti kita training, retraining program dari Kemenaker, nanti kita dorong ke sana,” ujarnya.
Rencana Jangka Panjang Pemerintah
Program magang fresh graduate ini bukan sekadar inisiatif sementara. Airlangga memastikan program akan dilanjutkan pada tahun 2026 dengan kuota peserta yang jauh lebih besar.
“Tahap awal 20 ribu, jadi begitu 20 ribu tercapai, kita bisa tingkatkan lagi 20 ribu lagi,” ungkap Airlangga. Pemerintah menargetkan kuota program magang akan bertambah secara bertahap hingga mencapai 100 ribu peserta tahun depan.
Upaya ini diharapkan dapat memperluas akses pengalaman kerja bagi para lulusan baru, sekaligus mendukung perusahaan dalam mencari talenta muda yang potensial.
Dengan proses seleksi yang dilakukan langsung oleh perusahaan, program ini juga memberi kesempatan bagi peserta untuk benar-benar menunjukkan kemampuan mereka di dunia kerja nyata.