Review Aplikasi Pinjol Rupiah Flex, Apakah Cepat Cair dan Layak Digunakan?

26 Juli 2025 15:00
Bagikan :
Aplikasi Rupiah Flex, pinjol ilegal tahun 2025 yang dikembangkan oleh PT. Internet Multi Digital, menuai banyak keluhan dari pengguna karena bunga tinggi, tenor pendek, dan risiko penyalahgunaan data. (Play Store)

DOYANDUIT – Dalam beberapa bulan terakhir, aplikasi Rupiah Flex dikembangkan oleh PT. Internet Multi Digital, muncul sebagai salah satu pinjaman online (pinjol) baru yang cukup ramai diperbincangkan.

Aplikasi ini menawarkan proses pengajuan pinjaman hanya dalam waktu 3 menit, tenor maksimal 180 hari, dan bunga harian mulai 0,05%.

Sekilas terlihat menarik, apalagi karena tidak melakukan BI checking. Namun, benarkah aplikasi ini aman digunakan?

Tidak Terdaftar di OJK, Masuk Kategori Ilegal

Poin paling krusial dari aplikasi ini adalah status ilegal. Hingga artikel ini ditulis, Rupiah Flex tidak terdaftar sebagai pinjol resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hal ini berarti, aplikasi ini beroperasi tanpa pengawasan otoritas, sehingga tidak tunduk pada aturan perlindungan konsumen, batasan bunga, atau etika penagihan.

Akses yang diminta aplikasi ini saat instalasi juga cukup mengkhawatirkan. Rupiah Flex meminta izin ke berbagai data sensitif seperti kontak, lokasi, galeri, mikrofon, dan riwayat panggilan, yang rawan disalahgunakan jika tidak diawasi pihak berwenang.

Proses Cepat tapi Tidak Transparan

Aplikasi ini mengklaim proses pengajuan hanya memerlukan sertifikasi identitas, kontak darurat, dan informasi pekerjaan, yang kemudian diikuti dengan verifikasi wajah dan unggah foto KTP. Namun, banyak pengguna melaporkan bahwa dana yang dicairkan jauh lebih kecil dari limit yang diajukan.

Seorang pengguna bernama Adz***na menulis:

“Limit 1,6 juta, admin 600 ribu, yang diterima hanya 1 juta. Tenor 7 hari. Ini bukan membantu tapi menjebak.”

Potongan biaya administrasi di aplikasi ini tergolong sangat besar, dengan tenor pendek antara 7 hingga 14 hari. Padahal di awal, aplikasi ini mengklaim menyediakan tenor hingga 180 hari.

Hal ini memperkuat dugaan bahwa informasi dalam aplikasi tidak sepenuhnya sesuai dengan kenyataan.

Keluhan Pengguna Meningkat di 2025

Sejak pertengahan 2025, berbagai komentar negatif bermunculan di Google Play dan media sosial. Banyak pengguna mengeluh tidak adanya menu hapus data atau penonaktifan akun setelah mengunduh aplikasi.

Beberapa di antaranya bahkan mengaku tidak jadi mengajukan pinjaman, namun tetap khawatir karena data mereka telah diakses.

Pengguna lain, Jho***ank, mengatakan:

“Tenornya cuma 7 hari, mau uninstall tapi gak ada pilihan hapus data. Kalau data saya disalahgunakan, saya akan lapor ke pihak berwajib.”

Keluhan lain juga datang dari Shi***hin:

“Baru lihat limit, tiba-tiba langsung cair. Penagihnya kasar pakai kata-kata binatang. Tidak ada nomor customer service yang jelas.”

Potensi Penyalahgunaan Data

Salah satu risiko terbesar dari pinjol ilegal seperti Rupiah Flex adalah penyalahgunaan data pribadi. Akses ke kontak dan galeri seringkali dimanfaatkan oleh oknum penagih untuk menekan pengguna yang menunggak pembayaran, bahkan dengan cara-cara yang tidak pantas.

Karena tidak terdaftar di OJK, tidak ada jalur resmi untuk menyampaikan keluhan. Artinya, ketika terjadi pelanggaran data atau penagihan tidak etis, pengguna tidak memiliki perlindungan hukum yang memadai.

Kesimpulan

Rupiah Flex dari PT. Internet Multi Digital memang menawarkan proses cepat dan tanpa BI checking. Namun, status ilegal, tenor pendek, bunga tinggi, serta potensi penyalahgunaan data pribadi membuat aplikasi ini sangat tidak disarankan untuk digunakan.

Bagi siapa pun yang sedang mempertimbangkan pinjaman online, pastikan untuk selalu memilih aplikasi yang terdaftar resmi di OJK dan memiliki layanan pelanggan yang jelas serta transparansi syarat dan ketentuan.

Berita Terbaru
bos paud ra kemenag
Panduan Lengkap Pengisian Dokumen Ajuan BOP RA Tahap 2 Tahun 2026 agar Cepat Diverifikasi
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah