Review Modal Nasional 2025, Pinjaman Online Resmi OJK Apakah Aman Digalbay?

3 Agustus 2025 12:00
Bagikan :
Pengalaman Pinjam di Modal Nasional: Hati-Hati Sebelum Ajukan

DOYANDUIT – Aplikasi Modal Nasional merupakan salah satu platform pinjaman online yang dikembangkan oleh PT Solusi Teknologi Finansial.

Aplikasi ini telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan tersedia untuk diunduh melalui Google Play Store. Saat ini, aplikasi tersebut belum tersedia di iOS.

Aplikasi ini terakhir diperbarui pada 22 Oktober 2024 dan telah diunduh lebih dari 5 juta kali. Dengan rating 4,2 dari sekitar 402 ribu ulasan, Modal Nasional mendapat beragam respons dari penggunanya.

Beberapa ulasan positif menyebut proses pengajuan yang cepat dan mudah. Namun, terdapat pula ulasan negatif yang menyebutkan pencairan dana dilakukan secara sepihak meski pengguna belum menyetujui pinjaman, serta tingginya potongan dan bunga.

Tingkat keberhasilan pembayaran (TKB90) tercatat sebesar 97%, artinya mayoritas pengguna membayar cicilan tepat waktu dalam 90 hari terakhir.

Sistem Pinjaman, Limit, dan Risiko

Terdapat tiga jenis pinjaman yang ditawarkan oleh Modal Nasional, masing-masing dengan tenor yang berbeda, mulai dari 14 hari hingga 6 bulan. Namun dalam praktiknya, tenor awal yang tersedia bagi pengguna baru biasanya hanya 14 hari.

Limit pinjaman bervariasi, namun berdasarkan pengalaman pengguna, limit awal yang terbuka bisa mencapai Rp3 juta, namun dengan tenor sangat pendek. Pengajuan pinjaman memerlukan pengisian data pribadi lengkap, termasuk informasi pekerjaan dan penghasilan.

Ditekankan bahwa untuk mendapatkan limit lebih tinggi, pengguna disarankan mengisi nominal penghasilan minimal Rp4 juta.

Bunga pinjaman berkisar antara 0,2% hingga 0,4% per hari. Selain itu, dana yang cair ke rekening tidak utuh karena dipotong biaya administrasi, pajak, dan potongan lainnya. Contohnya, dari pinjaman Rp1 juta, dana yang diterima bisa jauh di bawah nilai pinjaman yang diajukan.

Risiko galbay juga perlu diperhatikan. Jika pengguna gagal membayar, data pribadi dapat tersebar ke kontak darurat, dan pengguna kemungkinan akan mendapat tekanan dari penagih pihak ketiga. Skor kredit di sistem OJK juga bisa terdampak, menyulitkan pengajuan pinjaman di platform lain.

Beberapa pengguna bahkan melaporkan dana ditransfer meski mereka hanya mengecek limit pinjaman tanpa konfirmasi pengajuan. Respons dari pihak aplikasi juga dinilai kurang memadai, baik melalui email maupun fitur kontak dalam aplikasi.

Aplikasi ini disebut oleh sebagian pengguna sebagai “tidak amanah”, “tidak sesuai iklan”, dan “pinjol terburuk”. Keluhan lain menyebutkan bahwa masa tenor pendek dan bunga yang tinggi membuat pinjaman menjadi beban yang berat.

Meski terdaftar di OJK, pengguna tetap perlu berhati-hati dalam menggunakan layanan ini. Jika tidak benar-benar membutuhkan, lebih baik mempertimbangkan alternatif lain atau menunda pengajuan pinjaman.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050