Review Pinjaman SahabatDana 2026, Begini Cara Ajukan Pinjaman dan Status Legalitasnya

9 Maret 2026 15:00
Bagikan :
Ilustrasi aplikasi Sahabat Dana sebagai perantara pinjaman online tahun 2026. (DoyanDuit)

DOYANDUIT – Aplikasi Sahabat Dana mulai banyak dibicarakan pada 2026 karena menawarkan pinjaman hingga Rp6 juta dengan bunga tahunan sekitar 22% dan tenor sekitar 91 hari.

Di Google Play Store, aplikasi ini dipromosikan sebagai solusi pinjaman cepat bagi pengguna yang membutuhkan dana darurat.

Namun setelah ditelusuri lebih jauh, fungsi aplikasi ini ternyata tidak sesederhana yang terlihat. Banyak pengguna yang mengira Sahabat Dana memberikan pinjaman langsung, padahal mekanismenya sedikit berbeda.

Berdasarkan pengamatan pada proses pendaftaran dan pengajuan pinjaman di aplikasi tersebut, Sahabat Dana sebenarnya bertindak sebagai agregator atau perantara yang merekomendasikan pinjaman dari aplikasi lain.

Hal ini tentu penting dipahami sejak awal agar pengguna tidak salah mengira mengenai layanan yang ditawarkan.

Status Legalitas Sahabat Dana di OJK

Salah satu hal paling penting saat menggunakan layanan pinjaman online adalah status legalitas di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berdasarkan penelusuran terhadap daftar fintech lending resmi, nama aplikasi Sahabat Dana tidak ditemukan dalam daftar pinjol yang memiliki izin atau terdaftar di OJK pada saat informasi ini disusun.

OJK sendiri berkali-kali mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati menggunakan aplikasi pinjaman digital.

Menurut pernyataan resmi OJK:

“Masyarakat diimbau hanya menggunakan layanan pinjaman online yang terdaftar dan berizin OJK agar keamanan data dan perlindungan konsumen lebih terjamin.”

Ketika sebuah aplikasi tidak tercantum dalam daftar tersebut, bukan berarti otomatis ilegal. Namun kondisi tersebut perlu menjadi pertimbangan sebelum pengguna memasukkan data pribadi.

Cara Mengajukan Pinjaman di Aplikasi Sahabat Dana

Jika Anda penasaran bagaimana proses pengajuan pinjaman di aplikasi ini, berikut gambaran alurnya berdasarkan pengalaman penggunaan aplikasi.

1. Membuka menu pengajuan pinjaman

Setelah aplikasi terpasang, pengguna dapat langsung memilih opsi “Dapatkan Segera” untuk memulai pengajuan pinjaman.

Menu ini akan membawa pengguna ke halaman pengisian data.

2. Mengisi informasi pribadi

Pada tahap pertama, pengguna diminta melengkapi beberapa data pribadi seperti:

  • Tingkat pendidikan
  • Status pernikahan
  • Alamat tempat tinggal
  • Pekerjaan
  • Penghasilan bulanan

Informasi ini biasanya digunakan untuk menilai kelayakan kredit.

3. Menambahkan kontak darurat

Tahap berikutnya adalah memasukkan dua kontak darurat.

Kontak ini bisa:

  • Diisi secara manual
  • Dipilih langsung dari daftar kontak ponsel

Praktik ini umum dilakukan oleh aplikasi pinjaman online untuk kebutuhan verifikasi.

4. Mengisi informasi rekening bank

Pengguna juga harus mengisi rekening bank yang aktif karena dana pinjaman nantinya akan ditransfer ke rekening tersebut.

Perlu diketahui bahwa:

  • Pengajuan tidak mendukung e-wallet seperti DANA atau ShopeePay
  • Hanya rekening bank yang bisa digunakan untuk pencairan

5. Upload KTP dan verifikasi wajah

Tahap terakhir meliputi:

  • Upload foto KTP bagian depan
  • Verifikasi wajah (face recognition)

Setelah proses ini selesai, sistem biasanya akan memproses data pengguna.

Apa yang Terjadi Setelah Pengajuan?

Hal menarik muncul setelah semua data selesai diisi.

Alih-alih langsung mendapatkan penawaran pinjaman, pengguna justru diarahkan kembali ke halaman utama aplikasi.

Di sana muncul beberapa rekomendasi aplikasi pinjaman lain, seperti:

  • AdaKami
  • Modal
  • Lumbung Dana

Ketiga layanan tersebut diketahui merupakan platform pinjaman yang sudah dikenal di industri fintech dan beberapa di antaranya telah memiliki izin OJK.

Artinya, Sahabat Dana tidak menyalurkan pinjaman secara langsung.

Aplikasi ini lebih berfungsi sebagai platform rekomendasi pinjaman berdasarkan profil kredit pengguna.

Risiko yang Perlu Dipertimbangkan

Meski terlihat membantu, model bisnis seperti ini memiliki beberapa risiko yang patut dipahami pengguna.

1. Data pribadi sudah terlanjur diinput

Untuk mendapatkan rekomendasi pinjaman, pengguna harus terlebih dahulu mengisi data pribadi lengkap.

Padahal, setelah itu pengguna tetap harus mengunduh aplikasi pinjaman lain.

2. Keamanan data belum tentu jelas

Jika aplikasi tidak memiliki regulasi jelas atau tidak berada di bawah pengawasan lembaga resmi, maka perlindungan data pengguna bisa menjadi tanda tanya.

3. Proses menjadi lebih panjang

Daripada melalui perantara, pengguna sebenarnya bisa langsung mengunduh aplikasi pinjaman resmi dari Play Store.

Dengan begitu:

  • Proses verifikasi lebih jelas
  • Kebijakan privasi lebih transparan

Sahabat Dana vs Pinjol Resmi

Aspek Sahabat Dana Pinjol Resmi OJK
Fungsi Rekomendasi pinjaman Penyalur pinjaman
Status OJK Tidak ditemukan Terdaftar/berizin
Proses Harus isi data dulu Langsung pengajuan
Risiko data Perlu dipertimbangkan Ada perlindungan regulasi

Tabel sederhana ini bisa membantu Anda memahami perbedaan mendasar antara aplikasi perantara dan penyedia pinjaman resmi.

 

Apakah Sahabat Dana Layak Digunakan?

Secara fungsi, SahabatDana bukan aplikasi pinjaman langsung, melainkan platform yang menampilkan rekomendasi produk pinjaman dari aplikasi lain.

Model seperti ini sebenarnya cukup umum di dunia fintech, tetapi pengguna perlu lebih berhati-hati karena data pribadi sudah dimasukkan sebelum mengetahui tujuan sebenarnya.

Pendekatan yang lebih aman adalah mengunduh langsung aplikasi pinjaman resmi dari Play Store yang telah memiliki izin OJK.

Selain lebih transparan, prosesnya juga biasanya lebih jelas dan terlindungi regulasi.

Berita Terbaru
bos paud ra kemenag
Panduan Lengkap Pengisian Dokumen Ajuan BOP RA Tahap 2 Tahun 2026 agar Cepat Diverifikasi
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah