
DOYANDUIT – Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) adalah salah satu dokumen legal yang kerap menjadi syarat administratif di Indonesia.
Dokumen ini umumnya dibutuhkan ketika seseorang hendak melamar pekerjaan, mendaftar kuliah, mengurus beasiswa, hingga mengajukan visa untuk keperluan studi atau bekerja di luar negeri.
Salah satu syarat utama agar SKCK dapat diterbitkan adalah adanya rumus sidik jari.
Rumus ini merupakan identitas biometrik unik milik setiap orang, yang digunakan kepolisian untuk melakukan verifikasi serta memastikan apakah seseorang memiliki catatan kriminal.
Menurut laman resmi Kepolisian Republik Indonesia (Polri), rumus sidik jari wajib dibuat langsung di kantor polisi.
Dokumen ini kemudian akan dilampirkan dalam berkas permohonan SKCK sebagai dasar penerbitan.
Syarat Membuat Rumus Sidik Jari SKCK
Untuk mengurus rumus sidik jari, pemohon perlu menyiapkan sejumlah dokumen. Berdasarkan informasi dari Polri dan prosedur yang berlaku di kantor polisi, berikut syarat-syarat yang wajib dibawa:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP): Fotokopi 1–2 lembar.
- Kartu Keluarga (KK): Fotokopi 1–2 lembar.
- Akte Kelahiran atau Ijazah Terakhir: Fotokopi 1 lembar.
- Pasfoto: Ukuran 4×6 cm berwarna, latar belakang merah, sebanyak 1 lembar.
Dokumen tersebut berfungsi untuk memverifikasi identitas sekaligus memastikan keabsahan data pribadi yang dicatat dalam rumus sidik jari.
Prosedur Pembuatan Rumus Sidik Jari
Meskipun terdengar rumit, proses pembuatan rumus sidik jari sebenarnya cukup sederhana. Berikut tahapan yang biasanya berlaku di kantor polisi:
1. Datang ke Kantor Polisi
Pemohon bisa mendatangi Polsek (Kepolisian Sektor) atau Polres (Kepolisian Resor) terdekat. Layanan rumus sidik jari biasanya tersedia di bagian Satuan Intelkam (Intelijen dan Keamanan).
2. Mengisi Formulir
Setibanya di kantor polisi, pemohon diminta untuk mengambil formulir sidik jari. Data diri harus diisi lengkap sesuai dengan dokumen resmi yang dibawa.
3. Pengambilan Sidik Jari
Proses ini dilakukan oleh petugas dengan menekan sepuluh jari pemohon pada bantalan tinta, lalu mencetaknya di kartu khusus. Setiap sidik jari akan diproses menjadi rumus unik yang berbeda antara satu orang dengan lainnya.
4. Verifikasi dan Penerbitan Kartu Sidik Jari
Setelah proses selesai, petugas akan memverifikasi hasil sidik jari. Pemohon kemudian akan menerima Kartu Tik atau Kartu Sidik Jari yang berisi identitas lengkap dan rumus sidik jari pribadi.

Biaya dan Waktu Proses
Menurut informasi resmi dari Polri, pembuatan rumus sidik jari tidak dikenakan biaya alias gratis. Namun, di beberapa daerah, terdapat kemungkinan adanya biaya administrasi kecil sesuai kebijakan kantor polisi setempat.
Prosesnya relatif cepat, biasanya dapat selesai dalam hitungan jam, sehingga pemohon dapat langsung melanjutkan pengajuan SKCK setelah kartu sidik jari diterbitkan.
Keterkaitan dengan SKCK
Kartu rumus sidik jari merupakan salah satu lampiran wajib dalam permohonan SKCK.
Tanpa dokumen ini, pihak kepolisian tidak dapat menerbitkan SKCK karena identitas biometrik pemohon belum terverifikasi.
SKCK sendiri memiliki masa berlaku selama enam bulan sejak diterbitkan, dan dapat diperpanjang apabila masih diperlukan.
Oleh karena itu, pembuatan rumus sidik jari biasanya hanya dilakukan sekali, kecuali terdapat perubahan identitas atau kebijakan baru dari kepolisian.
Informasi Tambahan
Untuk memudahkan masyarakat, sejumlah kepolisian daerah kini telah menyediakan layanan pendaftaran SKCK secara online melalui laman resmi Polri di skck.polri.go.id.
Namun, khusus untuk rumus sidik jari, pemohon tetap diwajibkan datang langsung ke kantor polisi karena prosesnya membutuhkan pencatatan fisik.
“Sidik jari adalah identitas pribadi yang unik dan tidak bisa dipalsukan. Rumus sidik jari menjadi dasar penting dalam penerbitan SKCK,” tulis Polri dalam rilis resmi.
Hal ini menunjukkan betapa pentingnya dokumen tersebut untuk menjaga keabsahan data pemohon SKCK.
Kesimpulan
Membuat rumus sidik jari untuk keperluan SKCK bukanlah proses yang rumit. Selama pemohon menyiapkan dokumen lengkap dan mengikuti prosedur yang berlaku di kantor polisi, penerbitan kartu sidik jari dapat berjalan dengan cepat.
Dengan memahami syarat dan tahapan ini, masyarakat dapat lebih siap dalam mengurus SKCK untuk berbagai kebutuhan, baik pekerjaan, pendidikan, maupun administrasi lain.