
DOYANDUIT – Setelah SKP guru terintegrasi dengan eKinerja BKN, proses pengelolaan kinerja kini dilakukan melalui platform Ruang GTK.
Salah satu tahapan penting dalam siklus tersebut adalah persiapan praktik kinerja, yang menjadi dasar sebelum kepala sekolah melakukan observasi atau supervisi pembelajaran di kelas.
Berdasarkan pola pengelolaan kinerja tahun 2026, siklus kegiatan biasanya berlangsung sebagai berikut:
| Periode | Kegiatan |
|---|---|
| Januari | Perencanaan kinerja guru |
| Februari – November | Persiapan praktik kinerja, observasi, dan tindak lanjut |
| Desember | Evaluasi dan refleksi |
Artinya, setelah tahap perencanaan selesai, guru perlu segera mengisi dokumen persiapan observasi agar proses pemantauan berjalan lancar.
Tahap ini berfungsi sebagai dasar bagi kepala sekolah dalam menilai implementasi pembelajaran di kelas.
Cara Login dan Mengakses Menu Pengelolaan Kinerja
Langkah pertama tentu memastikan akun guru sudah masuk ke sistem Ruang GTK menggunakan akun belajar.id.
Ikuti tahapan berikut.
1. Login ke akun belajar.id
- Buka browser di komputer atau laptop.
- Ketik kata kunci Ruang GTK pada mesin pencari.
- Pilih situs resmi guru.dasmen.go.id.
- Login menggunakan akun belajar.id masing-masing.
Pastikan akun yang digunakan sudah terhubung dengan data kepegawaian guru.
2. Masuk ke menu Pengelolaan Kinerja
Setelah berhasil login:
- Scroll halaman hingga menemukan menu Pengelolaan Kinerja.
- Klik menu tersebut.
- Pilih periode tahun berjalan (2026).
- Pilih peran sebagai Guru / Pegawai.
Jika langkah ini berhasil, sistem akan menampilkan timeline pengelolaan kinerja guru selama satu tahun.
Mengisi Tahap Persiapan Praktik Kinerja
Tahapan berikutnya adalah mengisi bagian persiapan praktik kinerja, yang akan menjadi dasar observasi kepala sekolah.
Langkah-langkahnya cukup sederhana.
1. Mengisi pelaksanaan tugas pokok
Pada halaman pengelolaan kinerja:
- Scroll ke bagian pelaksanaan tugas pokok.
- Centang pernyataan yang tersedia.
- Klik Simpan.
Jika berhasil, sistem akan menampilkan tanda centang sebagai indikator bahwa tahap tersebut telah selesai.
2. Membuka menu praktik kinerja
Setelah tugas pokok selesai:
- Klik menu Praktik Kinerja.
- Pilih tombol Lakukan.
Di bagian ini guru akan diminta menjelaskan perilaku atau praktik pembelajaran yang ingin ditampilkan saat observasi kelas.
Menentukan Target Perilaku dalam Observasi
Dalam sistem Ruang GTK, guru dapat memilih beberapa indikator praktik pembelajaran.
Beberapa contoh indikator yang sering digunakan antara lain:
- Guru mengajukan pertanyaan yang mendorong berpikir kritis siswa
- Guru memberi kesempatan kepada semua peserta didik untuk berpartisipasi
- Guru memfasilitasi diskusi kelompok yang interaktif dan inklusif
Indikator tersebut akan menjadi fokus utama saat kepala sekolah melakukan observasi di kelas.
Sebelum mengisi bagian ini, sebaiknya guru terlebih dahulu meninjau rubrik observasi yang tersedia pada sistem.
Rubrik tersebut menjelaskan dua hal penting:
- Perilaku pembelajaran yang perlu ditampilkan
- Perilaku yang perlu dihindari saat pembelajaran
Dengan memahami rubrik ini, guru bisa lebih siap saat supervisi berlangsung.
Menuliskan Upaya Pengembangan Kompetensi
Setelah memilih indikator perilaku, guru diminta menjelaskan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kompetensi tersebut.
Kolom ini memiliki batas maksimal 250 karakter, sehingga jawaban perlu dibuat singkat namun jelas.
Contoh upaya yang dapat dituliskan:
- Mengikuti pelatihan daring maupun luring
- Berpartisipasi dalam KKG atau MGMP
- Berdiskusi dengan rekan sejawat
- Melakukan refleksi pembelajaran
- Mengumpulkan umpan balik dari siswa
Banyak guru biasanya menyiapkan jawaban terlebih dahulu di Microsoft Word, lalu menyalinnya ke kolom sistem agar lebih rapi.
Pendekatan ini cukup efektif untuk memastikan isi tetap ringkas.
Cara Membuat Jadwal Observasi Kelas
Tahapan penting berikutnya adalah menentukan jadwal observasi.
Sebelum mengisi jadwal di sistem, sebaiknya guru terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan kepala sekolah.
Tujuannya agar jadwal observasi tidak bertabrakan dengan guru lain.
Langkah mengisi jadwal observasi
- Klik menu Buat Jadwal.
- Pilih tanggal observasi pada kalender sistem.
- Pilih jenjang pendidikan.
- Tentukan mata pelajaran yang akan diobservasi.
- Tambahkan catatan tambahan (opsional).
Contoh pengisian jadwal:
- Tanggal: 23 April 2026
- Hari: Kamis
- Mata pelajaran: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
- Kelas: Kelas 6
- Waktu: 10.00 – 11.30
Setelah semua data diisi, klik Kirim lalu Kumpulkan.
Perlu diketahui bahwa jadwal ini bersifat perkiraan dan masih dapat disesuaikan melalui koordinasi dengan kepala sekolah.
Apa yang Terjadi Setelah Observasi Dilakukan?
Setelah jadwal ditentukan dan observasi dilakukan, proses berikutnya adalah:
- Observasi kelas oleh kepala sekolah
- Penilaian menggunakan rubrik observasi
- Pembinaan atau umpan balik
- Refleksi dan pengembangan kompetensi
Menariknya, dokumen rubrik observasi biasanya tidak diunggah ke sistem, melainkan digunakan langsung oleh kepala sekolah saat supervisi berlangsung.
Karena itu, guru sebaiknya memahami indikator penilaian sejak awal.
Mengisi persiapan praktik kinerja guru di Ruang GTK merupakan langkah penting setelah SKP terhubung dengan eKinerja BKN.
Tahapan ini meliputi:
- Login ke platform Ruang GTK
- Mengisi pelaksanaan tugas pokok
- Menentukan indikator praktik pembelajaran
- Menjelaskan upaya pengembangan kompetensi
- Membuat jadwal observasi kelas
Semakin jelas dan terencana persiapan yang dibuat, semakin mudah pula proses observasi dan evaluasi pembelajaran oleh kepala sekolah.