
DOYANDUIT – Pendaftar Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027 perlu memperhatikan sejumlah dokumen pendukung yang wajib dilampirkan saat proses pendaftaran.
Dua dokumen yang cukup sering menimbulkan pertanyaan adalah Surat Pernyataan Pakta Integritas dan Surat Pernyataan Sehat.
Meski terlihat sederhana, kesalahan kecil saat mengisi dokumen ini bisa membuat peserta harus melakukan perbaikan berkas. Dalam beberapa kasus, peserta baru menyadari ada kolom yang belum lengkap setelah proses unggah dokumen dilakukan.
Karena itu, memahami fungsi dan cara pengisiannya sejak awal dapat membantu proses pendaftaran berjalan lebih lancar.
Apa Itu Surat Pakta Integritas SPMB?
Surat Pakta Integritas merupakan surat pernyataan yang berisi komitmen orang tua atau wali serta calon murid bahwa seluruh data dan dokumen yang digunakan dalam proses SPMB adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dokumen ini menjadi bentuk tanggung jawab hukum sekaligus administratif terhadap data yang diajukan selama proses seleksi.
Biasanya surat tersebut memuat:
- Nama orang tua atau wali
- Alamat lengkap
- Pekerjaan orang tua
- Nama calon murid
- Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
- Alamat peserta
- Asal sekolah
- Pernyataan kebenaran dokumen
- Kesediaan menerima sanksi jika ditemukan pelanggaran
Menariknya, bagian yang paling sering membuat peserta bingung justru terletak pada pilihan jenjang sekolah. Pada formulir biasanya terdapat pilihan SMA Negeri atau SMK Negeri yang harus disesuaikan dengan tujuan pendaftaran.
Jika mendaftar ke SMK, maka pilihan SMA dicoret. Sebaliknya, jika mendaftar ke SMA, pilihan SMK yang dicoret.
Cara Mengisi Surat Pakta Integritas
Agar tidak terjadi kesalahan, berikut langkah pengisiannya:
- Isi identitas orang tua atau wali secara lengkap.
- Masukkan data calon murid sesuai dokumen resmi.
- Tuliskan NISN dengan benar.
- Cantumkan alamat dan asal sekolah.
- Periksa kembali seluruh data yang telah ditulis.
- Isi lokasi dan tanggal pembuatan surat.
- Tempel materai sesuai ketentuan yang berlaku.
- Tanda tangani surat oleh calon murid dan orang tua atau wali.
Berdasarkan pengalaman sejumlah pendaftar tahun sebelumnya, kesalahan penulisan NISN dan alamat menjadi dua hal yang paling sering menyebabkan revisi dokumen.
Fungsi Surat Pakta Integritas dalam SPMB
Keberadaan surat ini bukan sekadar formalitas.
Penyelenggara seleksi menggunakannya sebagai dasar verifikasi apabila ditemukan ketidaksesuaian data di kemudian hari.
Melalui surat tersebut, peserta menyatakan bahwa:
- Data kependudukan sesuai kondisi sebenarnya.
- Dokumen pendukung bukan hasil manipulasi.
- Informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan.
- Bersedia menerima konsekuensi apabila terbukti melakukan pelanggaran.
Dalam praktiknya, sanksi dapat berupa pembatalan status peserta apabila ditemukan pemalsuan dokumen atau informasi yang tidak sesuai.
Surat Pernyataan Sehat untuk Pendaftar SMK
Selain Pakta Integritas, calon peserta yang mendaftar ke SMK biasanya juga diminta melampirkan Surat Pernyataan Sehat.
Dokumen ini berisi pernyataan bahwa calon murid berada dalam kondisi kesehatan yang memenuhi persyaratan program keahlian yang dipilih.
Kebutuhan surat ini muncul karena beberapa jurusan di SMK memiliki syarat kesehatan tertentu yang harus dipenuhi peserta.
Informasi yang Dicantumkan
Secara umum, surat pernyataan sehat memuat:
- Nama calon murid
- Alamat lengkap
- Pernyataan kondisi kesehatan
- Kesanggupan memenuhi persyaratan kesehatan jurusan
- Pernyataan kesiapan menerima sanksi jika informasi tidak benar
- Tanda tangan peserta dan orang tua
Sejumlah pengguna mengaku sempat mengira surat ini harus dilengkapi hasil pemeriksaan dokter. Padahal pada beberapa daerah, yang diminta terlebih dahulu hanyalah surat pernyataan kesehatan yang ditandatangani peserta.
Meski demikian, selalu periksa kembali ketentuan resmi dari sekolah atau dinas pendidikan setempat karena kebijakan dapat berbeda.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mengisi Dokumen
Berikut beberapa kendala yang cukup sering ditemukan selama proses pendaftaran.
| Masalah | Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Nama tidak sesuai dokumen | Salah ketik | Cocokkan dengan KK dan ijazah |
| NISN keliru | Kurang teliti saat mengisi | Verifikasi melalui data sekolah |
| Tanggal surat kosong | Terlewat saat pengecekan | Periksa ulang sebelum unggah |
| Tanda tangan belum lengkap | Hanya ditandatangani satu pihak | Pastikan siswa dan orang tua menandatangani |
| Pilihan SMA atau SMK tidak dicoret | Tidak memahami instruksi formulir | Sesuaikan dengan tujuan pendaftaran |
Di lapangan, masalah paling umum biasanya bukan pada isi pernyataan, melainkan kelengkapan administrasi seperti materai, tanda tangan, atau hasil scan yang kurang jelas.
Apakah Surat Harus Diketik atau Ditulis Tangan?
Pertanyaan ini cukup sering muncul setiap musim pendaftaran.
Pada umumnya, surat dapat dibuat dengan beberapa cara:
- Diketik menggunakan komputer.
- Ditulis tangan menggunakan pulpen.
- Menggunakan format resmi yang sudah disediakan panitia.
- Mengunduh template dari sumber resmi lalu mengisinya.
Yang terpenting adalah isi surat terbaca jelas, lengkap, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Jika tersedia format resmi dari dinas pendidikan atau sekolah tujuan, sebaiknya gunakan format tersebut untuk menghindari perbedaan redaksi.
Surat Pakta Integritas dan Surat Pernyataan Sehat merupakan bagian penting dalam proses SPMB 2026/2027, khususnya bagi calon murid yang akan mendaftar ke SMA Negeri maupun SMK Negeri.
Meski terlihat sederhana, dokumen ini memiliki fungsi penting sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keabsahan data dan kondisi kesehatan peserta.
Sebelum mengunggah berkas, luangkan waktu beberapa menit untuk memeriksa kembali identitas, NISN, tanda tangan, materai, dan tanggal surat.
Langkah kecil tersebut sering kali menjadi pembeda antara proses pendaftaran yang lancar dan berkas yang harus direvisi.