
DOYANDUIT – Pasti banyak di antara Anda yang pernah bertanya-tanya, “Kalau saya beli token listrik 20 ribu, kira-kira dapat berapa kWh ya?”
Nah, ternyata cara menghitung jumlah kWh yang bisa Anda dapatkan dari pembelian token listrik cukup mudah, lho!
Yuk, simak cara menghitungnya dan temukan jawabannya, baik untuk daya 450 VA maupun 900 VA yang subsidi.
Tarif Dasar Listrik per kWh
Sebelum kita masuk ke cara menghitungnya, mari kita bahas terlebih dahulu mengenai tarif dasar listrik per kWh.
Tarif dasar ini ditetapkan oleh PLN dan berbeda-beda sesuai dengan daya yang digunakan di rumah Anda. Tarif ini menjadi dasar utama dalam perhitungan jumlah kWh yang akan Anda dapatkan ketika membeli token listrik.
Berikut adalah tarif dasar listrik per kWh untuk rumah tangga di Februari 2024:
- Daya 450 VA Subsidi: Rp 415 per kWh
- Daya 900 VA Subsidi: Rp 605 per kWh
- Daya 900 VA RTM (Rumah Tangga Mampu) Non Subsidi: Rp 1.352 per kWh
Tarif dasar ini nantinya akan digunakan untuk menghitung berapa banyak kWh yang bisa Anda dapatkan berdasarkan nominal yang Anda bayar.
Cara Menghitung kWh yang Didapat
Untuk mengetahui jumlah kWh yang bisa Anda dapatkan, Anda hanya perlu membagi nominal pembelian token listrik dengan tarif dasar listrik per kWh. Ini dia rumus sederhananya:
Jumlah kWh = Nominal Token Listrik ÷ Tarif Dasar Listrik per kWh
Misalnya, Anda membeli token listrik sebesar Rp20.000 untuk rumah dengan daya 450 VA. Berdasarkan tarif dasar listrik yang sudah disebutkan, tarif untuk daya 450 VA adalah Rp 415 per kWh. Maka, jumlah kWh yang akan Anda dapatkan adalah:
20.000 ÷ 415 = 48,19 kWh
Jadi, dengan token listrik Rp20.000, Anda akan mendapatkan sekitar 48 kWh untuk rumah dengan daya 450 VA.

Token Listrik 20, 50, 100 Ribu Berapa kWh?
Sekarang, mari kita hitung berapa kWh yang bisa Anda dapatkan jika membeli token listrik dengan nominal Rp20.000, Rp50.000, dan Rp100.000, berdasarkan daya listrik yang digunakan. Simak perhitungannya berikut ini!
Token Listrik Rp20.000
- Daya 450 VA Subsidi:
20.000 ÷ 415 = 48,19 kWh - Daya 900 VA Subsidi:
20.000 ÷ 605 = 33,06 kWh - Daya 900 VA RTM Non Subsidi:
20.000 ÷ 1.352 = 14,81 kWh
Token Listrik Rp50.000
- Daya 450 VA Subsidi:
50.000 ÷ 415 = 120,48 kWh - Daya 900 VA Subsidi:
50.000 ÷ 605 = 82,64 kWh - Daya 900 VA RTM Non Subsidi:
50.000 ÷ 1.352 = 36,96 kWh
Token Listrik Rp100.000
- Daya 450 VA Subsidi:
100.000 ÷ 415 = 240,96 kWh - Daya 900 VA Subsidi:
100.000 ÷ 605 = 165,29 kWh - Daya 900 VA RTM Non Subsidi:
100.000 ÷ 1.352 = 73,96 kWh
Perhatikan Hal Ini
Perlu diingat bahwa jumlah kWh yang Anda dapatkan di atas belum termasuk potongan Pajak Penerangan Jalan (PPJ).
Biasanya, potongan ini akan memengaruhi jumlah kWh yang diterima, jadi angka yang tercantum di sini bisa sedikit berbeda dari yang Anda dapatkan pada saat membeli token listrik.
Dengan mengetahui cara menghitung token listrik, Anda bisa lebih bijak dalam mengatur pengeluaran listrik di rumah.
Semoga informasi ini bermanfaat, ya! Jangan lupa untuk selalu memperhatikan tarif dasar listrik dan sesuaikan dengan kebutuhan rumah tangga Anda.***