Token Listrik 20 Ribu – 50 Ribu dan 100 Ribu Berapa kWh? Ini Hitungannya untuk Daya 450 dan 900 Subsidi

3 Januari 2025 12:00
Bagikan :
Besaran kWh token listrik untuk daya 450 VA dan 900 VA subsidi. (DoyanDuit/Gal)

DOYANDUIT – Pasti banyak di antara Anda yang pernah bertanya-tanya, “Kalau saya beli token listrik 20 ribu, kira-kira dapat berapa kWh ya?”

Nah, ternyata cara menghitung jumlah kWh yang bisa Anda dapatkan dari pembelian token listrik cukup mudah, lho!

Yuk, simak cara menghitungnya dan temukan jawabannya, baik untuk daya 450 VA maupun 900 VA yang subsidi.

Tarif Dasar Listrik per kWh

Sebelum kita masuk ke cara menghitungnya, mari kita bahas terlebih dahulu mengenai tarif dasar listrik per kWh.

Tarif dasar ini ditetapkan oleh PLN dan berbeda-beda sesuai dengan daya yang digunakan di rumah Anda. Tarif ini menjadi dasar utama dalam perhitungan jumlah kWh yang akan Anda dapatkan ketika membeli token listrik.

Berikut adalah tarif dasar listrik per kWh untuk rumah tangga di Februari 2024:

  • Daya 450 VA Subsidi: Rp 415 per kWh
  • Daya 900 VA Subsidi: Rp 605 per kWh
  • Daya 900 VA RTM (Rumah Tangga Mampu) Non Subsidi: Rp 1.352 per kWh

Tarif dasar ini nantinya akan digunakan untuk menghitung berapa banyak kWh yang bisa Anda dapatkan berdasarkan nominal yang Anda bayar.

Cara Menghitung kWh yang Didapat

Untuk mengetahui jumlah kWh yang bisa Anda dapatkan, Anda hanya perlu membagi nominal pembelian token listrik dengan tarif dasar listrik per kWh. Ini dia rumus sederhananya:

Jumlah kWh = Nominal Token Listrik ÷ Tarif Dasar Listrik per kWh

Misalnya, Anda membeli token listrik sebesar Rp20.000 untuk rumah dengan daya 450 VA. Berdasarkan tarif dasar listrik yang sudah disebutkan, tarif untuk daya 450 VA adalah Rp 415 per kWh. Maka, jumlah kWh yang akan Anda dapatkan adalah:

20.000 ÷ 415 = 48,19 kWh

Jadi, dengan token listrik Rp20.000, Anda akan mendapatkan sekitar 48 kWh untuk rumah dengan daya 450 VA.

Token Listrik 20, 50, 100 Ribu Berapa kWh?

Sekarang, mari kita hitung berapa kWh yang bisa Anda dapatkan jika membeli token listrik dengan nominal Rp20.000, Rp50.000, dan Rp100.000, berdasarkan daya listrik yang digunakan. Simak perhitungannya berikut ini!

Token Listrik Rp20.000

  • Daya 450 VA Subsidi:
    20.000 ÷ 415 = 48,19 kWh
  • Daya 900 VA Subsidi:
    20.000 ÷ 605 = 33,06 kWh
  • Daya 900 VA RTM Non Subsidi:
    20.000 ÷ 1.352 = 14,81 kWh

Token Listrik Rp50.000

  • Daya 450 VA Subsidi:
    50.000 ÷ 415 = 120,48 kWh
  • Daya 900 VA Subsidi:
    50.000 ÷ 605 = 82,64 kWh
  • Daya 900 VA RTM Non Subsidi:
    50.000 ÷ 1.352 = 36,96 kWh

Token Listrik Rp100.000

  • Daya 450 VA Subsidi:
    100.000 ÷ 415 = 240,96 kWh
  • Daya 900 VA Subsidi:
    100.000 ÷ 605 = 165,29 kWh
  • Daya 900 VA RTM Non Subsidi:
    100.000 ÷ 1.352 = 73,96 kWh

Perhatikan Hal Ini

Perlu diingat bahwa jumlah kWh yang Anda dapatkan di atas belum termasuk potongan Pajak Penerangan Jalan (PPJ).

Biasanya, potongan ini akan memengaruhi jumlah kWh yang diterima, jadi angka yang tercantum di sini bisa sedikit berbeda dari yang Anda dapatkan pada saat membeli token listrik.

Dengan mengetahui cara menghitung token listrik, Anda bisa lebih bijak dalam mengatur pengeluaran listrik di rumah.

Semoga informasi ini bermanfaat, ya! Jangan lupa untuk selalu memperhatikan tarif dasar listrik dan sesuaikan dengan kebutuhan rumah tangga Anda.***

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050