
DOYANDUIT – Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum Merdeka kini tidak lagi memakan waktu berjam-jam.
Dengan bantuan teknologi AI terbaru tahun 2026, guru cukup memasukkan beberapa data dasar seperti mata pelajaran, kelas, dan topik pembelajaran, lalu sistem akan menyusun dokumen RPP secara otomatis dalam hitungan menit.
Bagi banyak guru, bagian yang paling menyita waktu biasanya bukan menulis materi, melainkan menyusun struktur pembelajaran, asesmen, diferensiasi, hingga lampiran penilaian.
Kehadiran generator RPP berbasis AI menjadi solusi yang cukup menarik karena mampu mempercepat pekerjaan administratif tanpa menghilangkan ruang untuk penyesuaian.
Apa Itu RPP Otomatis Berbasis AI?
RPP otomatis berbasis AI merupakan aplikasi yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menyusun perangkat ajar berdasarkan data yang dimasukkan pengguna.
Guru tidak perlu membuat format dari awal. Sistem akan menghasilkan dokumen yang umumnya sudah memuat:
- Identitas pembelajaran
- Capaian Pembelajaran (CP)
- Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Tujuan pembelajaran
- Pertanyaan pemantik
- Langkah kegiatan belajar
- Asesmen
- Strategi diferensiasi
- Pengayaan dan remedial
- Refleksi guru dan peserta didik
- LKPD
- Rubrik penilaian
Menariknya, struktur yang dihasilkan akan mengikuti model pembelajaran yang dipilih pengguna.
Cara Membuat RPP Kurikulum Merdeka dengan AI
Prosesnya cukup sederhana. Bahkan pengguna yang baru pertama kali mencoba biasanya bisa langsung memahami alurnya.
Untuk mengaksesnya bisa kunjungi laman https://takon.pakkar.my.id/2026/06/rpp-otomatis.html
1. Isi Identitas Pembelajaran
Pada halaman formulir, masukkan informasi dasar yang diperlukan.
Data yang biasanya diminta meliputi:
| Data | Contoh |
|---|---|
| Jenjang | SMP |
| Kelas | VII |
| Mata Pelajaran | IPA |
| Topik Materi | Sel Tumbuhan |
| Alokasi Waktu | 2 x 40 menit |
| Semester | Ganjil atau Genap |
| Nama Guru | Sesuai identitas |
| Profil Pelajar Pancasila | Mandiri, Gotong Royong |
Pastikan data yang dimasukkan sesuai kebutuhan karena akan menjadi dasar penyusunan seluruh isi RPP.
2. Pilih Model dan Metode Pembelajaran
Tahap berikutnya adalah menentukan pendekatan pembelajaran yang akan digunakan.
Sebagai contoh:
- Inquiry Learning
- Problem Based Learning
- Project Based Learning
- Discovery Learning
Sementara metode yang dapat dipilih antara lain:
- Ceramah
- Demonstrasi
- Diskusi
- Praktikum
- Presentasi
Dalam beberapa percobaan pengguna, pemilihan model pembelajaran cukup berpengaruh terhadap detail langkah kegiatan yang dihasilkan AI.
3. Klik Tombol Buat RPP
Setelah semua kolom terisi, tekan tombol Buat RPP.
Sistem kemudian akan memproses data yang telah dimasukkan.
Lama proses biasanya bergantung pada:
- Kecepatan internet pengguna
- Kondisi server aplikasi
- Jumlah pengguna yang sedang mengakses
Saat trafik sedang tinggi, proses bisa sedikit lebih lama dibanding biasanya.
Hasil RPP yang Dihasilkan AI
Setelah proses selesai, pengguna akan melihat halaman preview. Bagian ini penting untuk diperiksa terlebih dahulu sebelum dokumen diunduh.
Umumnya isi yang muncul meliputi:
Tujuan Pembelajaran
AI akan menyusun tujuan pembelajaran yang relevan dengan materi yang dimasukkan.
CP dan ATP
Komponen Capaian Pembelajaran dan Alur Tujuan Pembelajaran biasanya sudah tersedia secara otomatis.
Pertanyaan Pemantik
Bagian ini sering menjadi tantangan bagi sebagian guru. AI mampu menghasilkan pertanyaan awal yang dapat memancing rasa ingin tahu peserta didik.
Langkah-Langkah Pembelajaran
Jika sebelumnya memilih model Inquiry Learning, maka tahapan yang muncul akan mengikuti sintaks inquiry.
Misalnya:
- Orientasi masalah
- Perumusan hipotesis
- Pengumpulan data
- Analisis data
- Penyimpulan
Sejumlah guru mengaku bagian ini menjadi salah satu fitur yang paling membantu karena tidak perlu lagi menyusun tahapan pembelajaran dari nol.
Asesmen dan Diferensiasi
Komponen penilaian sudah tersedia lengkap.
Mulai dari:
- Asesmen diagnostik
- Asesmen formatif
- Asesmen sumatif
Begitu pula strategi diferensiasi yang kini menjadi bagian penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka.
Lampiran Pembelajaran
AI juga dapat menghasilkan:
- LKPD
- Bahan bacaan ringkas
- Rubrik penilaian
- Refleksi guru
- Refleksi murid
Meski demikian, tetap disarankan melakukan penyesuaian agar lebih sesuai dengan kondisi kelas masing-masing.
Tiga Cara Mendapatkan Dokumen RPP
Setelah hasil RPP muncul, ada beberapa opsi yang bisa digunakan.
1. Unduh Format Word (DOC)
Cara ini paling sering dipilih karena dokumen masih mudah diedit.
Guru dapat membuka file menggunakan:
- Microsoft Word
- WPS Office
- LibreOffice
2. Simpan dalam Format PDF
Jika dokumen sudah final dan siap dicetak, format PDF menjadi pilihan yang praktis.
Tampilan dokumen akan tetap konsisten saat dibuka di perangkat berbeda.
3. Copy Paste ke Dokumen Baru
Alternatif lainnya adalah menyalin seluruh isi preview lalu menempelkannya ke dokumen kosong.
Berdasarkan pengalaman sejumlah pengguna, opsi Match Formatting pada WPS atau Microsoft Word sering menghasilkan tampilan yang lebih rapi dibanding paste biasa.
Masalah yang Sering Terjadi dan Solusinya
Berikut beberapa kendala yang cukup sering ditemui saat membuat RPP otomatis.
| Masalah | Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Proses lama | Server ramai | Tunggu beberapa menit lalu refresh |
| RPP tidak muncul | Koneksi internet tidak stabil | Periksa jaringan dan ulangi proses |
| Format Word berantakan | Pengaturan paste tidak sesuai | Gunakan Match Formatting |
| PDF gagal diunduh | Browser memblokir unduhan | Izinkan download pada browser |
| Isi RPP kurang sesuai | Prompt terlalu umum | Gunakan topik materi lebih spesifik |
Di lapangan, masalah yang paling sering muncul justru bukan pada AI-nya, melainkan kualitas internet saat proses generasi dokumen berlangsung.
Apakah RPP AI Bisa Langsung Digunakan?
Secara teknis, dokumen yang dihasilkan sudah cukup lengkap untuk digunakan. Namun pendekatan terbaik tetap melakukan pengecekan ulang.
Setiap sekolah memiliki karakteristik peserta didik yang berbeda. Karena itu, beberapa bagian seperti asesmen, refleksi, atau aktivitas pembelajaran sebaiknya disesuaikan kembali.
AI dapat mempercepat proses penyusunan, tetapi sentuhan guru tetap menjadi faktor utama agar pembelajaran lebih relevan dan kontekstual.
RPP Kurikulum Merdeka berbasis AI menjadi solusi praktis bagi guru yang ingin menghemat waktu dalam menyusun perangkat ajar.
Hanya dengan memasukkan topik pembelajaran dan beberapa data dasar, sistem dapat menghasilkan dokumen lengkap yang mencakup tujuan pembelajaran, CP, ATP, asesmen, hingga rubrik penilaian.
Menariknya, banyak pengguna merasa waktu yang biasanya habis untuk menyusun format administrasi kini bisa dialihkan untuk mempersiapkan strategi mengajar yang lebih kreatif.
Di tengah perkembangan teknologi pendidikan tahun 2026, AI tampaknya bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan partner kerja yang semakin dekat dengan aktivitas guru sehari-hari.