
DOYANDUIT – Canva bukan hanya dikenal sebagai platform desain grafis yang ramah pengguna, tetapi juga sebagai sumber inspirasi untuk bisnis digital.
Banyak kreator memanfaatkan Canva untuk membuat produk digital yang kemudian dijual kembali di berbagai marketplace. Menariknya, ada beberapa jenis produk digital yang terbukti evergreen, artinya selalu diminati dari waktu ke waktu.
Menurut riset yang diungkapkan Channel YouTube Pencari Cuan, kesalahan umum yang sering terjadi adalah salah memilih produk.
“90% orang yang jual produk digital Canva itu salah pilih produknya. Hasilnya mereka enggak ada penjualan, buang-buang waktu, dan akhirnya menyerah,” jelas narasumber dalam video tersebut.
Namun, dari banyaknya produk yang beredar, ada empat kategori utama yang menonjol karena konsistensi penjualannya.
Produk Digital Canva Paling Laris
1. Digital Journal
Produk pertama yang terbukti ramai peminat adalah digital journal. Bentuknya mirip buku catatan, tetapi lebih spesifik karena biasanya memiliki tema tertentu, seperti kesehatan mental, produktivitas, atau self-development.
Dalam riset yang ditampilkan, tercatat ada 304 pembelian hanya dalam 24 jam untuk salah satu produk digital journal di marketplace.
Dengan harga rata-rata Rp55.000, estimasi omzet bulanannya bisa mencapai Rp16 juta—setara tiga kali lipat UMR Jakarta.
Menariknya, pembuatan digital journal bisa dilakukan dengan dua cara: membuat sendiri dari template Canva atau membeli PLR (Private Label Rights) yang memungkinkan produk di-edit ulang dan dijual kembali.
2. Ebook
Ebook termasuk produk digital yang sudah lama populer, namun tetap relevan hingga kini. Contoh nyata datang dari seorang kreator bernama Els Daily Cooking, yang menjual ebook resep masakan di Indonesia.
Dengan harga Rp99.000, ebook tersebut sudah terjual lebih dari 4.900 kali. Jika dihitung, omzetnya mendekati Rp500 juta hanya dari satu produk.
Langkah pembuatan ebook melalui Canva relatif sederhana:
- Menentukan tema dan membuat outline.
- Menyusun konten utama.
- Mendesain sampul serta elemen visual pendukung.
Keunggulan ebook adalah fleksibilitas tema, mulai dari resep, edukasi, hingga panduan praktis.

3. Planner
Planner merupakan produk digital yang membantu pengguna menyusun jadwal harian, mingguan, hingga bulanan. Selain planner umum, banyak variasi lain seperti travel planner atau planner produktivitas.
Data menunjukkan, salah satu planner yang dijual seharga Rp280.000 mampu terjual rata-rata tiga kali per hari. Jika dikalikan dalam sebulan, omzetnya bisa mencapai Rp25 juta. Sementara untuk travel planner, omzet bulanan berada di kisaran Rp6 juta.
Meskipun terlihat sederhana, planner tetap diminati karena membantu orang menjadi lebih terorganisir.
4. Buku Mewarnai Anak (Coloring Book)
Produk terakhir ini cukup mengejutkan: buku mewarnai digital untuk anak. Walau terkesan klasik, ternyata permintaannya sangat tinggi.
Dalam riset yang sama, ada laporan bahwa salah satu coloring book terjual 29 kali dalam sehari dengan harga Rp70.000. Artinya, omzet bulanan bisa menembus Rp235 juta.
Canva menyediakan template khusus coloring book yang dapat disusun ulang dengan mudah. Bahkan, beberapa desain juga tersedia dalam format PLR.
Faktor Pendukung Keberhasilan
Keempat produk digital ini tidak hanya populer, tetapi juga memenuhi kriteria bisnis digital yang sustainable: mudah diproduksi, biaya minim, dan bisa dijual berulang kali. Kuncinya ada pada kreativitas dan strategi promosi.
Dalam video yang sama, narasumber menegaskan bahwa promosi adalah aspek penting.
“Mau produk digital apapun, cara promosinya mirip-mirip. Paling efektif itu lewat media sosial dengan menunjukkan cara penggunaan produk dan behind the scene pembuatannya,” ujarnya.
Selain itu, dukungan hukum juga memberi peluang aman bagi pelaku bisnis digital. Di Indonesia, perlindungan produk digital dapat dikaitkan dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, yang mengatur hak moral dan ekonomi pencipta karya, termasuk karya digital.
Artinya, produk yang dibuat di Canva dan dijual sebagai karya orisinal memiliki landasan hukum untuk melindungi hak kreatornya.
Penutup
Melihat potensi besar dari digital journal, ebook, planner, dan coloring book, jelas bahwa bisnis produk digital Canva memiliki masa depan cerah.
Dengan strategi promosi yang tepat dan pemilihan produk yang evergreen, siapa pun bisa membangun sumber penghasilan pasif yang berkelanjutan.
Produk-produk ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar, tetapi juga membuka ruang bagi kreator untuk mengekspresikan ide dengan cara yang praktis, kreatif, dan tentu saja, menguntungkan.