
DOYANDUIT – Di era serba digital, banyak orang mencari kerja sampingan yang bisa dilakukan dari rumah.
Salah satunya adalah menjadi buzzer online, yakni orang yang dibayar untuk berkomentar, memberi review, atau meningkatkan interaksi di media sosial.
Salah satu platform yang menyediakan peluang tersebut adalah Raja Komen.
Informasi mengenai cara kerja dan potensi penghasilan di platform ini diulas langsung oleh kanal YouTube Hendra Setyo, yang menyebut Raja Komen sebagai semacam “marketplace engagement sosial media”.
Apa Itu Raja Komen?
Raja Komen adalah website yang mempertemukan pemilik bisnis atau konten (advertiser) dengan orang-orang yang bersedia memberi komentar atau ulasan berbayar (komentator).
Dengan sistem ini, advertiser bisa mendapatkan tambahan interaksi di kontennya, sementara komentator bisa mendapat penghasilan dari setiap tugas yang berhasil dikerjakan.
Menurut data yang disampaikan, Raja Komen telah memiliki lebih dari 165 ribu komentator aktif dan ribuan komentar yang masuk setiap harinya.
Cara Jadi Buzzer Online di Raja Komen
Bagi Anda yang penasaran ingin mencoba kerja sampingan ini, berikut langkah-langkah yang dijelaskan dalam ulasan Hendra Setyo:
1. Daftar dan Isi Data Pribadi
Calon komentator perlu mendaftar di website Raja Komen di https://rajakomen.com/ dengan mengisi data diri serta menyertakan akun media sosial asli.
“Website ini akan menjaga benar-benar user yang organik, bukan bot. Jadi kalian harus pakai akun asli, bukan akun cadangan,” jelas Hendra Setyo.
2. Proses Verifikasi
Akun yang sudah didaftarkan akan melalui tahap verifikasi.
Jika lolos, Anda akan mendapatkan akses untuk menerima “tiket pekerjaan” yang biasanya diumumkan lewat grup Telegram resmi.
3. Ambil dan Kerjakan Tugas
Jenis pekerjaan di Raja Komen bervariasi, misalnya:
- Komentar di YouTube atau Instagram: Rp1.000 per komentar.
- Review di Google Maps atau Play Store: Rp1.500 – Rp2.000 per ulasan.
- Menonton video: Rp400 per view.
Potensi Penghasilan: Sampingan atau Utama?
Secara teori, jika setiap hari bisa mendapatkan banyak order, peluang penghasilan bisa mencapai Rp5 juta – Rp7 juta per bulan.
Namun, menurut Hendra Setyo, kenyataannya jumlah pekerjaan terbatas dan persaingan tinggi.
Ia mencontohkan, dalam sehari terkadang hanya ada lima pekerjaan dengan bayaran Rp1.000 per tugas. Artinya, penghasilan maksimal hanya Rp5.000 per hari jika tidak cepat mengambil tiket pekerjaan.
“Apakah ini bisa memberikan penghasilan yang besar banget? Jawabannya tidak,” kata Hendra Setyo.

Plus-Minus Jadi Buzzer Online
Keuntungan
- Modal kecil, hanya butuh ponsel dan internet.
- Pendaftaran mudah, pembayaran jelas.
- Bisa jadi pengalaman awal mengenal digital marketing.
Kekurangan
- Jumlah order terbatas, rebutan antar ribuan komentator.
- Penghasilan cenderung kecil jika tidak konsisten.
- Risiko akun media sosial dianggap spam oleh platform terkait.
Kontroversi Peran Buzzer
Hendra Setyo juga menyinggung sisi lain dunia buzzer.
Menurutnya, jasa buzzer tidak hanya dipakai untuk mempromosikan produk, tapi juga bisa disalahgunakan untuk menjatuhkan pesaing dengan komentar negatif yang seragam.
“Ada orang yang menyewa jasa buzzer untuk menghancurkan orang lain. Padahal produknya bagus, tapi jadi terlihat buruk karena banyak komentar mirip-mirip yang negatif,” ujarnya.
Layak Dicoba atau Tidak?
Raja Komen sudah beroperasi lebih dari dua tahun dan masih aktif hingga sekarang. Fakta ini menunjukkan bahwa platform tersebut cukup dipercaya oleh banyak orang.
Namun, untuk menjadikannya penghasilan utama sangat sulit.
Menurut Hendra Setyo, pekerjaan ini lebih tepat dijadikan sampingan bagi yang ingin mencoba cuan tambahan dari aktivitas ringan.
Tetapi jika ingin penghasilan berjangka panjang, peluang lain seperti TikTok Affiliate, Shopee Affiliate, atau YouTube Shorts bisa lebih menjanjikan.
“Kalau saya sih lebih baik enggak ya. Cari cara yang benar-benar menghasilkan dan berjangka panjang,” tutupnya.