Langkah Membuka Franchise untuk Usaha yang Telah Berjalan, Perlukah Mendaftar HAKI?

16 Juni 2025 18:00
Bagikan :

Cara mengembangkan usaha menjadi franchise. (Freepik)DOYANDUIT – Memulai model waralaba (franchise) dari usaha yang sudah berjalan adalah strategi pengembangan brand yang efektif. Namun, langkah ini menuntut persiapan legal yang matang agar legalitas dan perlindungan bisnis tetap kuat.

Salah satunya adalah mendaftarkan HAKI (Hak Kekayaan Intelektual). Artikel ini menjelaskan dengan jelas dan hangat bagaimana caranya.

Apa Itu Franchise dari Usaha yang Sudah Jalan?

Franchise adalah perjanjian di mana pemilik usaha (franchisor) memberikan hak kepada pihak lain (franchisee) untuk menjalankan bisnis serupa menggunakan merek, sistem, dan standar operasional yang sudah mapan.

Bagi pemilik usaha, ini bukan hanya soal memperluas outlet, tapi juga meningkatkan dampak usaha tanpa harus mengelola setiap lokasi sendiri.

Langkah Membuka Franchise dari Usaha yang Sudah Berjalan

1. Evaluasi Kesiapan Bisnis untuk Difranchisekan

Pastikan usaha Anda telah berjalan stabil, memiliki sistem operasional yang terbukti, dan rekam jejak yang dapat direplikasi.

2. Lindungi Aset dengan Mendaftarkan HAKI

Ajukan pendaftaran merek dagang, hak cipta, atau paten ke DJKI sebagai syarat mutlak dalam bisnis waralaba.

3. Siapkan Dokumen Franchise dan Prospektus Usaha

Buat prospektus berisi informasi keuangan, operasional, hingga struktur bisnis yang akan ditawarkan ke calon franchisee.

4. Dapatkan STPW dari Kementerian Perdagangan

STPW (Surat Tanda Pendaftaran Waralaba) wajib dimiliki untuk menjalankan bisnis franchise secara legal di Indonesia.

5. Susun dan Tandatangani Perjanjian Franchise

Buat perjanjian tertulis yang menjabarkan hak dan kewajiban kedua pihak, termasuk penggunaan merek, SOP, dan pembagian biaya.

Mengapa HAKI Penting saat Membuka Franchise?

1. Persyaratan Legal Sesuai Regulasi

Peraturan Menteri Perdagangan No. 71 Tahun 2019 menegaskan bahwa franchise wajib memiliki hak kekayaan intelektual yang terdaftar, termasuk merek dagang, hak cipta, atau paten.

Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang telah terdaftar merupakan salah satu syarat utama operasi franchise.

2. Perlindungan Hukum terhadap Brand

Dengan HAKI, franchisor memperoleh perlindungan dari penggandaan tanpa izin dan potensi sengketa bisnis.

Seperti dijelaskan Bizlaw, waralaba berkaitan erat dengan hak merek dan rahasia dagang, sehingga mendaftar HAKI menjadi pondasi keamanan hukum.

3. Memperkuat Posisi dalam Perjanjian Waralaba

Dokumen perjanjian franchise akan mencantumkan ketentuan penggunaan merek, rahasia dagang, dan sistem bisnis.

Langkah Praktis Mendaftar HAKI untuk Franchise

  1. Tentukan Jenis HAKI yang Diperlukan
    • Merek dagang (untuk nama dan logo),
    • Paten (untuk inovasi produk/teknologi),
    • Hak cipta (untuk materi pelatihan atau konten).
  2. Ajukan ke DJKI (Direktorat Jenderal KI)
    Biaya pendaftaran merek di DJKI sekitar Rp 2,8 juta, sementara pendaftaran hak cipta hanya Rp 200.000 per permohonan.
  3. Lengkapi Prospektus dan Dokumen STPW
    STPW (Surat Tanda Pendaftaran Waralaba) wajib dikantongi oleh franchisor. Dokumen ini harus mencakup prospektus lengkap, termasuk bukti pendaftaran HAKI.
  4. Cantumkan HAKI dalam Perjanjian Franchise
    Pastikan klausul lisensi merek, paten, dan hak cipta terang‑terangan tercantum dalam kontrak franchise untuk melindungi kedua pihak.

Manfaat Pendaftaran HAKI untuk Usaha Franchise

  • Kepastian Hukum: Anda sebagai franchisor memiliki bukti kepemilikan resmi atas merek dan sistem bisnis.
  • Kepercayaan Mitra: Franchisee lebih percaya terhadap merek yang legal dan kuat secara hukum.
  • Nilai Tambah Bisnis: HAKI meningkatkan nilai investasi, memudahkan ekspansi, dan membangun profesionalisme brand.

 

Mendaftarkan HAKI bukan sekadar formalitas, melainkan pondasi utama saat usaha berkembang menjadi franchise. Hal ini menjamin perlindungan hukum, meningkatkan profesionalisme, dan memenuhi standar regulasi.

Memulai franchise dari usaha yang telah berjalan sebaiknya dilakukan dengan strategi legal yang matang—inklusif pendaftaran HAKI—agar pertumbuhan brand jadi lebih kokoh.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050