
DOYANDUIT – Siomay ayam bukan hanya sekadar camilan khas yang digemari masyarakat Indonesia, tapi juga bisa menjadi pintu masuk ke dunia bisnis kuliner rumahan yang menjanjikan.
Dengan bahan yang mudah didapat, modal terjangkau, dan rasa yang digemari banyak kalangan, usaha siomay ayam kini semakin dilirik, terutama oleh para ibu rumah tangga, mahasiswa, dan pelaku UMKM pemula.
Apalagi, resep anti gagal dari Chef Devina Hermawan yang baru-baru ini dibagikan melalui channel Youtubenya memberikan kemudahan bagi siapa pun yang ingin memulai dari dapur sendiri.
Usaha Rumahan Siomay Ayam: Murah Bukan Murahan
Chef Devina menyampaikan bahwa hanya dengan 500 gram daging ayam, kita sudah bisa membuat sekitar 30 buah siomay berukuran sedang yang “berisi daging, bukan cuma tepung.”
Ia menegaskan, walau bahan yang digunakan tergolong hemat, rasanya tetap unggul berkat pemilihan teknik dan bumbu yang tepat.
Bagi pelaku usaha kuliner pemula, siomay ayam bisa menjadi pilihan karena:
- Biaya produksinya relatif rendah
- Proses pembuatannya bisa dilakukan di rumah
- Tidak memerlukan peralatan khusus selain food processor dan kukusan
- Dapat dijual dalam bentuk frozen food atau siap santap
Chef Devina juga menambahkan bahwa penggunaan paha ayam fillet membuat hasil siomay lebih juicy dibandingkan menggunakan dada ayam atau daging giling biasa.
“Kalau ingin hasil yang kenyal dan gurih, pastikan adonan tetap dingin. Itulah kenapa kita tambahkan es batu saat menggiling ayam,” ujarnya.
Jika dijual dengan harga Rp3.000 per buah, satu adonan siomay ayam yang menghasilkan 28–30 pcs bisa menghasilkan omzet kotor sekitar Rp90.000. Apabila diproduksi secara rutin dan ditambah layanan pesan antar, bukan tidak mungkin omzet harian bisa mencapai ratusan ribu rupiah.
Selain itu, modal usaha untuk siomay ayam pun tergolong ringan. Dengan investasi awal sekitar Rp400.000–Rp800.000 (termasuk bahan, alat kukus, dan kemasan), Anda sudah bisa mulai menjual dari rumah atau lewat media sosial.

Resep Lengkap Siomay Ayam ala Chef Devina
Berikut adalah bahan dan langkah-langkah membuat siomay ayam yang bisa langsung Anda praktikkan.
Bahan Utama Siomay (30 buah)
- 500 gr paha ayam fillet (bisa diganti dada ayam, tapi hasil lebih kering)
- 90 gr labu siam (ditimbang setelah diperas)
- 2 sdt garam
- 2 sdm gula pasir
- 2 sdt kaldu bubuk atau MSG
- ½ sdt merica bubuk
- 1 butir putih telur
- 2 sdm kecap ikan (bisa diganti kecap asin jika tidak ada)
- 1 sdm bawang putih halus
- 3 batang daun bawang, diiris halus lalu ditumis sebentar
- 3 sdm minyak goreng
- 100–150 ml air es atau es batu
- 220 gr tepung tapioka
- 40 gr tepung terigu
Bahan Saus Kacang
- 100 gr kacang tanah goreng
- 5 siung bawang putih
- 7 siung bawang merah
- 3 butir kemiri
- 10 buah cabai merah keriting
- 2 buah cabai rawit
- 80 ml minyak
- 80 gr gula merah
- 3 lembar daun jeruk
- 3 sdm air asam jawa
- 3 sdm saus sambal
- 550 ml air
- 1 sdm tepung beras (opsional untuk mengentalkan)
- 1 sdt garam
- Jeruk limau untuk penyajian
Cara Membuat Siomay
- Parut labu siam, peras hingga kering.
- Iris dan tumis daun bawang sebentar dengan minyak hingga layu, jangan sampai gosong.
- Haluskan setengah bagian ayam bersama bawang putih, garam, gula, kaldu bubuk, dan merica hingga lengket.
- Tambahkan sisa ayam, putih telur, es batu, dan kecap ikan, haluskan kembali hingga adonan tercampur rata.
- Pindahkan ke mangkuk besar, lalu tambahkan labu siam, daun bawang, minyak tumis, tepung terigu, dan tapioka.
- Aduk hingga adonan rata dan tidak terlalu kering. Tambahkan air jika perlu.
- Bentuk siomay menggunakan sendok atau tangan, bisa juga dengan bantuan garpu untuk memberi tekstur di bagian atas.
- Kukus selama 20 menit hingga matang.
Cara Membuat Saus Kacang
- Tumis bawang putih, bawang merah, kemiri, dan cabai hingga harum dan agak kecokelatan.
- Blender bersama kacang tanah dan sedikit air hingga halus.
- Masak kembali dalam wajan, tambahkan daun jeruk, gula merah, air, air asam jawa, saus sambal, dan garam.
- Untuk hasil yang lebih kental, tambahkan larutan tepung beras di akhir.
- Sajikan siomay dengan saus kacang dan jeruk limau.
Chef Devina menyarankan untuk menyesuaikan kekentalan adonan siomay sesuai selera.
“Kalau ingin yang lembut dan meleleh di mulut, tambahkan air. Tapi kalau suka yang kenyal, cukupkan dengan adonan padat,” jelasnya.