
DOYANDUIT – Industri kuliner di Indonesia terus berkembang pesat. Tidak hanya restoran besar, usaha makanan dengan konsep sederhana pun kini bisa menjaring banyak pelanggan. Salah satu model bisnis yang paling diminati adalah franchise kuliner.
Dengan bergabung ke dalam sebuah franchise, pelaku usaha pemula dapat memanfaatkan nama brand yang sudah dikenal, mendapatkan sistem operasional yang jelas, hingga memperoleh dukungan promosi dari pusat.
Bagi banyak orang, ini menjadi jalan aman untuk memulai bisnis tanpa harus membangun merek dari nol.
Menariknya, peluang ini tidak selalu membutuhkan modal besar. Kini ada banyak franchise makanan dan minuman yang bisa dijalankan dengan modal di bawah Rp 10 juta.
Franchise Makanan: Variasi Produk dengan Modal Ringan
Pilihan franchise makanan murah semakin beragam, mulai dari jajanan ringan hingga makanan berat. Berikut beberapa contohnya:
- Endogmu – Mengusung olahan telur dengan harga terjangkau, paket kemitraannya mulai Rp 3,9 juta.
- Shizuka Takoyaki – Dengan modal Rp 2,2 juta, Anda sudah bisa menghadirkan jajanan khas Jepang yang populer di kalangan anak muda.
- Bakso Benhil – Siapa yang tidak kenal bakso? Dengan Rp 4 juta, Anda bisa membuka usaha yang menyasar pasar luas dari anak-anak hingga orang dewasa.
- Taw Taw Tahu – Menawarkan tahu goreng aneka rasa dengan modal Rp 4,3 juta – Rp 8,6 juta.
- Magu Magu Chicken – Menu ayam goreng krispi yang sedang naik daun, modal mulai Rp 4,6 juta.
- Dokar (Donat Bakar) – Hadir dengan konsep unik donat panggang, franchise ini dibanderol Rp 7,5 juta.
- Crispy Crab – Inovasi olahan kepiting goreng renyah dengan modal Rp 3 juta.
- Mister R Jamur Crispy – Camilan berbahan jamur dengan modal Rp 5–6 juta.
- Candy Crepes – Sajian manis yang disukai anak-anak hingga remaja, modal mulai Rp 6,7 juta.
- Pempek Farina – Dengan modal hanya Rp 1 juta, Anda bisa menghadirkan kuliner khas Palembang yang sudah akrab di lidah masyarakat.
-
Tahu Gila – Franchise camilan tahu goreng dengan beragam rasa, harga paket mulai Rp 5,6 juta.
-
Popchick Chicken – Menawarkan ayam krispi potongan kecil, modal Rp 7,9–8,9 juta.
-
Roti Bakar Nusantara – Franchise roti bakar dengan aneka topping, modal Rp 3,8 juta.
-
Mie Ayam Tuman – Menu mie ayam khas Indonesia, paket mulai Rp 5,5 juta.
-
Wang Odeng – Sajian khas Korea berupa odeng (fish cake), paket mulai Rp 7,8 juta.
Jika Anda tertarik untuk bergabung dengan salah satu brand di atas, Anda dapat langsung menghubungi akun resmi media sosial masing-masing franchise.
Umumnya, setiap brand aktif membagikan informasi kemitraan melalui Instagram, Facebook, maupun WhatsApp Business sehingga calon mitra bisa mendapatkan detail terbaru terkait paket usaha, prosedur pendaftaran, hingga promo yang sedang berjalan.
Franchise Minuman: Tren yang Tidak Pernah Sepi
Selain makanan, bisnis minuman juga punya prospek menjanjikan. Terutama dengan budaya nongkrong dan minum teh atau kopi yang melekat di kalangan muda. Beberapa pilihan franchise minuman dengan modal ringan antara lain:
- Teh Poci – Sudah lama dikenal dengan varian rasa yang segar, paket kemitraan dimulai dari Rp 8 juta.
- Kini Cheesetea – Menghadirkan kombinasi teh dengan topping keju, modal mulai Rp 4,5 juta.
- Rokea Korean Cheese Tea – Minuman ala Korea yang sedang digemari, paket kemitraan Rp 4,9 juta.
Tren minuman kekinian ini terus berkembang. Produk dengan kemasan menarik dan rasa unik sering kali lebih cepat viral dan punya daya tarik besar di pasaran.

Pertimbangan Sebelum Memilih Franchise
Memulai usaha melalui franchise memang lebih mudah, tetapi tetap membutuhkan pertimbangan yang matang. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:
1. Modal dan Biaya Operasional
Jangan hanya memperhitungkan biaya kemitraan, tetapi juga biaya operasional harian, seperti bahan baku, listrik, hingga gaji karyawan.
2. Produk yang Anda Sukai
Menurut praktisi bisnis, minat pemilik usaha sangat memengaruhi keberhasilan. “Ketika Anda menyukai produk yang dijual, biasanya pelayanan lebih tulus dan promosi lebih konsisten,” jelas seorang konsultan bisnis kuliner.
3. Lokasi yang Strategis
Pilih lokasi dengan lalu lintas ramai, seperti dekat sekolah, kampus, atau area perkantoran. Produk enak tanpa lokasi yang tepat sering sulit berkembang.
4. Reputasi dan Dukungan Franchise
Cek bagaimana track record brand yang Anda incar. Dalam regulasi pemerintah, pemberi waralaba diwajibkan memberikan pembinaan kepada mitra.
Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, yang menyebutkan: “Pemberi Waralaba wajib memberikan pembinaan secara berkesinambungan kepada Penerima Waralaba dalam bentuk bimbingan operasional, pelatihan, dan pemasaran.”
Kesimpulan
Franchise kuliner murah bisa menjadi langkah awal yang bijak bagi Anda yang ingin terjun ke dunia usaha. Dengan modal di bawah Rp 10 juta, tersedia banyak pilihan menarik, baik makanan maupun minuman, yang sudah terbukti memiliki pasar luas.
Namun, modal kecil bukan satu-satunya kunci sukses. Komitmen, lokasi strategis, serta dukungan dari brand juga memegang peran besar.
Bila semua faktor tersebut dipertimbangkan dengan baik, usaha franchise yang Anda jalankan bisa berkembang pesat dan membuka jalan menuju kesuksesan jangka panjang.