
DOYANDUIT – Nomor Objek Pajak (NOP PBB) adalah identitas resmi suatu objek pajak, seperti rumah, tanah, atau bangunan, yang digunakan dalam administrasi Pajak Bumi dan Bangunan.
Dalam banyak kasus, orang baru sadar betapa pentingnya nomor ini ketika masa pembayaran PBB tiba, tetapi dokumen lama tak lagi ditemukan.
Menurut pengalaman banyak wajib pajak, dokumen PBB sering tercecer karena penyimpanan tidak rapi atau berpindah rumah.
Berdasarkan data pelayanan pajak tahun 2025, permintaan pencarian NOP PBB yang hilang meningkat setiap tahun karena pembayaran PBB kini makin mudah dilakukan secara online, tetapi tetap membutuhkan nomor identitas PBB tersebut.
NOP PBB terdiri dari 18 digit angka dengan struktur tertentu yang menunjukkan identitas wilayah dan objek pajak. Inilah alasan mengapa nomor tersebut tidak bisa dibuat sembarangan dan tidak ada dua objek pajak yang memiliki NOP yang sama.
Struktur 18 Digit NOP PBB
Agar lebih memahami pentingnya nomor ini, berikut makna dari setiap bagian NOP:
- 2 digit pertama: kode provinsi
- 2 digit kedua: kode kabupaten/kota
- 3 digit ketiga: kode kecamatan
- 3 digit keempat: kode desa/kelurahan
- 3 digit kelima: kode nomor blok
- 4 digit keenam: nomor urut objek pajak
Pembaca seringkali ingin memahami struktur ini ketika memeriksa kesesuaian dokumen atau ingin memastikan bahwa nomor yang mereka miliki valid.
Dua Cara Terpercaya untuk Mengecek NOP PBB yang Hilang
Terdapat dua cara resmi yang paling mudah dilakukan untuk menemukan kembali NOP PBB yang hilang, baik secara mandiri maupun dengan bantuan kantor pajak.
1. Cek NOP PBB Melalui STTS atau Bukti Pembayaran Tahun Sebelumnya
Cara paling cepat adalah memeriksa kembali STTS (Surat Tanda Terima Setoran) atau bukti pembayaran PBB tahun sebelumnya.
Biasanya, NOP tercetak jelas di:
- Lembar STTS
- Bukti pembayaran bank
- Struk minimarket (untuk tahun-tahun tertentu)
- Bukti pembayaran aplikasi resmi jika pernah membayar online
Jika kamu masih menyimpan dokumen tahun lalu, cukup cocokkan bagian atas atau tengah lembar STTS. Menurut pengalaman banyak wajib pajak, hampir 60% kasus NOP hilang dapat terselesaikan hanya dengan memeriksa arsip STTS.
2. Mengecek NOP PBB Melalui KPP Pratama di Daerah
Jika dokumen lama benar-benar tidak ditemukan, kamu bisa mendatangi KPP Pratama terdekat. Cara ini merupakan metode resmi dan dijamin akurat karena petugas akan mencarikan data melalui basis data PBB.
Prosesnya cukup sederhana:
- Datang ke KPP Pratama sesuai lokasi objek pajak.
- Sampaikan bahwa kamu ingin mencari NOP PBB yang hilang.
- Petugas biasanya meminta dokumen berikut:
- Bukti pembayaran PBB tahun sebelumnya (jika ada)
- KTP atau identitas lain
- Alamat lengkap objek pajak
- Jika tidak memiliki bukti pembayaran, petugas akan mencari berdasarkan alamat dan data kepemilikan. Selama alamat lengkap diberikan, pencarian NOP dapat dilakukan dengan cepat.

Tips agar NOP PBB Tidak Hilang Lagi
Beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu kamu agar tidak perlu mengurus NOP yang hilang berulang kali.
Simpan Dokumen Dalam Format Digital
Scan STTS atau foto bukti pembayaran, lalu simpan di Google Drive, WhatsApp, atau folder pribadi.
Gunakan Aplikasi Pencatatan Dokumen
Aplikasi manajemen dokumen rumah tangga dapat menyimpan data pajak, tagihan, dan sertifikat.
Catat NOP di Kontak Ponsel
Tambahkan catatan kecil di kontak ponsel dengan nama seperti “NOP Rumah Utama”.
Menemukan kembali NOP PBB yang hilang sebenarnya mudah jika kamu mengetahui langkah-langkahnya. Baik melalui STTS tahun sebelumnya maupun pelayanan di KPP Pratama.
Dengan memahami struktur serta fungsi NOP PBB, kamu bisa mengelola kewajiban pajak dengan lebih cerdas dan teratur.