Pengalaman Take Over KPR ke Bank Syariah Lengkap Promo Bank BSI, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

2 Januari 2025 13:00
Bagikan :
Pengalaman take over KPR ke Bank Syariah. (DoyanDuit/Gal)

DOYANDUIT – Pernahkah Anda merasa terjebak dengan beban cicilan KPR yang terus membengkak? Tak jarang, banyak orang merasa kewalahan dengan bunga yang terus meningkat pada KPR bank konvensional.

Seperti yang dialami oleh Fahmi, seorang pria berusia 34 tahun asal Bandung. Melalui situs Quora, Fahmi bercerita membeli rumah tipe 60 seharga Rp 650 juta pada awal tahun 2021 dengan KPR konvensional.

Awalnya, cicilan terasa ringan, tetapi setelah dua tahun bunga floating yang berlaku di bank mulai meningkat tajam. Akibatnya, cicilannya pun melonjak cukup besar.

Berbagai cara dilakukan, hingga akhirnya Fahmi memutuskan untuk melakukan take over KPR ke Bank Syariah.

Bagi Anda yang merasa kesulitan dengan bunga yang tak stabil pada KPR bank konvensional, mengambil langkah yang sama dengan Fahmi mungkin bisa menjadi solusi.

Namun, sebelum memutuskan untuk melanjutkan, mari kita simak lebih jauh bagaimana proses dan keuntungan yang ditawarkan oleh Bank Syariah dalam program take over KPR ini.

Take Over KPR Bank Konvensional ke Bank Syariah

Tentu saja, Anda bisa melakukan take over KPR dari bank konvensional ke Bank Syariah. Prosesnya cukup mudah, Anda hanya perlu memindahkan sisa pokok pinjaman dari bank lama ke Bank Syariah.

Yang perlu Anda ketahui, bunga berjalan dan denda pelunasan yang dikenakan oleh bank sebelumnya tetap menjadi tanggung jawab Anda.

Sebagai contoh, apabila tenor KPR Anda di bank lama masih tersisa 15 tahun, tenor yang sama juga akan berlaku di BSI, meski ada biaya administrasi atau penalti yang harus disiapkan.

Penalti Take Over KPR

Salah satu hal yang perlu Anda perhatikan sebelum melakukan take over adalah biaya penalti yang biasanya dikenakan oleh bank lama.

Biaya ini adalah denda yang dikenakan jika Anda melunasi pinjaman lebih cepat dari jangka waktu yang telah disepakati. Biasanya, denda ini berkisar antara 1% hingga 3% dari sisa pokok pinjaman Anda.

Misalnya, jika sisa pinjaman Anda sebesar Rp 300 juta, maka biaya penalti yang harus dibayar bisa mencapai Rp 9 juta hingga Rp 18 juta, tergantung kebijakan bank lama.

Biaya Take Over KPR

Selain biaya penalti, Anda juga perlu menyiapkan dana tambahan untuk biaya-biaya lainnya, seperti biaya appraisal (penilaian agunan), biaya notaris, dan biaya asuransi.

Secara keseluruhan, dana yang harus dipersiapkan untuk take over KPR ini bisa berkisar antara 3% hingga 5% dari sisa pokok pinjaman Anda.

Jadi, jika sisa pinjaman Anda adalah Rp 300 juta, dana yang perlu disiapkan bisa mencapai Rp 9 juta hingga Rp 15 juta.

Keuntungan Take Over KPR ke Bank Syariah

Salah satu keuntungan utama yang ditawarkan oleh bank syariah dalam program take over KPR adalah suku bunga yang lebih stabil dan menguntungkan.

Berbeda dengan sistem bunga floating yang berlaku di bank konvensional, yang bisa naik kapan saja, bank syariah seperti BSI menawarkan suku bunga tetap atau fixed rate yang lebih terjangkau.

Selain itu, BSI Griya, program KPR unggulan dari Bank Syariah Indonesia, juga menawarkan angsuran yang lebih ringan dan pasti hingga lunas. Dengan margin yang lebih rendah, Anda pun tidak perlu khawatir dengan biaya administrasi yang membengkak.

Bank Syariah Indonesia juga menawarkan berbagai promo menarik bagi nasabah yang melakukan take over KPR, seperti bebas biaya administrasi dan provisi.

Fasilitas ini tentunya sangat membantu Anda yang ingin melakukan take over tanpa terbebani biaya-biaya tambahan yang tidak perlu.

Kekurangan Take Over KPR ke Bank Syariah

Meskipun take over KPR ke bank syariah menawarkan berbagai keuntungan, ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Pertama, ada biaya penalti dari bank lama yang bisa cukup besar, tergantung pada sisa pinjaman Anda.

Selain itu, proses administrasi take over yang rumit dan memakan waktu juga bisa menjadi kendala. Anda juga perlu menyiapkan biaya tambahan untuk penilaian agunan, notaris, dan asuransi.

Tidak semua bank syariah menawarkan program yang sama, jadi penting untuk membandingkan berbagai pilihan. Terakhir, tenor pinjaman Anda akan mengikuti yang tersisa di bank lama, yang mungkin tidak selalu menguntungkan.

Promo Take Over KPR BSI
Promo take over KPR BSI Griya.(freepik)

BSI Griya Take Over: Promo Menarik dan Keuntungan Menggoda untuk Anda

Jika Anda sedang mencari solusi untuk meringankan beban cicilan KPR yang semakin meningkat, BSI Griya Take Over bisa menjadi pilihan yang tepat.

Selain menawarkan suku bunga tetap yang stabil, BSI juga memberikan berbagai promo menarik yang bisa Anda manfaatkan.

Salah satunya adalah promo porsi haji atau subsidi umrah yang tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi Anda yang memiliki rencana untuk menunaikan ibadah haji atau umrah.

Program ini tidak hanya memberikan kemudahan dalam cicilan, tetapi juga memberikan Anda kesempatan untuk mendapatkan keuntungan lebih di luar pembiayaan KPR.

Keuntungan Utama BSI Griya Take Over

  1. Suku Bunga Tetap (Fixed Rate)
    Salah satu keuntungan utama yang bisa Anda nikmati dengan BSI Griya adalah suku bunga tetap yang lebih stabil. Berbeda dengan bank konvensional yang menggunakan bunga floating, cicilan Anda di BSI Griya akan tetap terjangkau dan tidak terpengaruh fluktuasi suku bunga pasar.
  2. Angsuran yang Lebih Ringan
    Dengan BSI Griya, Anda bisa mendapatkan angsuran yang lebih ringan. Program ini menawarkan cicilan yang lebih pasti dan stabil, memberikan kemudahan dalam merencanakan keuangan jangka panjang.
  3. Margin Spesial dan Bebas Biaya Administrasi
    BSI Griya memberikan margin lebih rendah dibandingkan bank konvensional. Selain itu, Anda juga bebas dari biaya administrasi dan provisi, yang sering kali memberatkan nasabah di bank konvensional.
  4. Kemudahan Pembayaran Angsuran
    Pembayaran angsuran BSI Griya dapat dilakukan secara otomatis melalui debit rekening penggajian di Bank Syariah Indonesia. Dengan sistem pembayaran otomatis ini, Anda tidak perlu khawatir terlambat membayar cicilan karena semuanya sudah terjadwal dengan rapi.
  5. Promo Porsi Haji atau Subsidi Umrah
    Program ini memberikan kesempatan kepada nasabah untuk mendapatkan porsi haji atau subsidi biaya umrah. Ini adalah keuntungan tambahan yang tidak hanya menguntungkan dalam hal pembiayaan rumah, tetapi juga memberikan manfaat spiritual bagi Anda yang ingin melaksanakan ibadah haji atau umrah.

Proses Pengajuan BSI Griya Take Over

  1. Persiapkan Dokumen Penting
    Untuk mengajukan BSI Griya Take Over, Anda perlu menyiapkan dokumen seperti KTP, NPWP, KK, slip gaji, rekening koran, serta dokumen terkait agunan seperti sertifikat rumah dan PBB.
  2. Proses Pengajuan yang Mudah
    Setelah dokumen siap, Anda dapat langsung mengajukan permohonan dan pihak BSI akan memprosesnya. Proses take over ini cukup mudah dan cepat dilakukan, memberikan Anda kemudahan dalam berpindah ke KPR syariah.

Keuntungan Lain dari BSI Griya Take Over

  • Terbuka untuk Nasabah Non-Payroll
    BSI Griya tidak hanya terbuka bagi nasabah payroll, tetapi juga bagi nasabah yang bukan nasabah payroll di Bank Syariah Indonesia, serta bagi mereka yang memiliki penghasilan gabungan dengan pasangan.
  • Tenor Pinjaman yang Fleksibel
    Tenor pinjaman Anda akan mengikuti tenor yang tersisa di bank lama. Artinya, jika Anda memiliki sisa tenor 15 tahun di bank sebelumnya, tenor tersebut tetap berlaku di BSI Griya.

BSI Griya Take Over menawarkan berbagai keuntungan yang bisa meringankan beban cicilan KPR Anda. Jadi, jika Anda ingin mendapatkan keuntungan lebih dari pembiayaan KPR, BSI Griya Take Over bisa menjadi solusi yang sangat menguntungkan.

Kesimpulan

Melakukan take over KPR ke bank syariah, seperti BSI Griya, bisa menjadi langkah cerdas bagi Anda yang ingin mendapatkan suku bunga yang lebih stabil dan angsuran yang lebih ringan.

Meskipun ada beberapa biaya tambahan yang perlu diperhatikan, seperti biaya penalti dan biaya administrasi, keuntungan yang ditawarkan oleh bank syariah sangatlah menarik.

Jadi, jika Anda merasa kesulitan dengan KPR yang sedang berjalan, take over ke Bank Syariah Indonesia bisa menjadi solusi yang tepat untuk Anda.***

Berita Terbaru
bos paud ra kemenag
Panduan Lengkap Pengisian Dokumen Ajuan BOP RA Tahap 2 Tahun 2026 agar Cepat Diverifikasi
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah