Rincian Biaya Take Over KPR Mandiri, BNI, BTN, BCA: Begini Proses dan Simulasinya

18 Juni 2025 15:00
Bagikan :
Rincian Biaya dan Proses Pengajuan Take Over KPR Mandiri, BNI, BTN & BCA. (Freepik)

DOYANDUIT – Take Over KPR atau pengalihan kredit pemilikan rumah menjadi alternatif menarik bagi pemegang KPR yang ingin mendapatkan suku bunga lebih baik atau tenor lebih fleksibel. Namun, di balik keuntungannya terdapat beragam biaya yang perlu dipahami secara komprehensif.

Dalam artikel ini, kami mengulas biaya Take Over untuk empat bank besar di Indonesia—Mandiri, BNI, BTN, dan BCA—serta menjelaskan proses dan simulasi finansial terkait.

Biaya Take Over KPR per Bank

1. Bank Mandiri

Komponen Biaya Rincian
Provisi 1% dari plafon kredit
Biaya Administrasi Rp 500.000
Appraisal Tidak disebutkan
Asuransi Jiwa & kerugian, sesuai ketentuan rekanan
Notaris & Agunan Sesuai tagihan notaris
Denda/Penalti Jika dari bank lama, tergantung kebijakan

2. Bank BNI

Komponen Biaya Rincian
Provisi 1% dari plafon kredit
Biaya Administrasi Rp 500.000
Appraisal Sekitar Rp 300.000
Asuransi Jiwa & kebakaran, sesuai ketentuan rekanan
Notaris & Agunan Sesuai ketentuan notaris
Denda/Penalti Tidak disebutkan

3. Bank BTN

Komponen Biaya Rincian
Provisi 1% dari plafon kredit
Biaya Administrasi Sekitar Rp 500.000
Appraisal Tidak disebutkan
Asuransi Jiwa & kebakaran, sesuai rekanan
Notaris & Agunan Sesuai ketentuan notaris
Denda/Penalti 1–7% dari sisa pinjaman + bunga difasilitasi

4. Bank BCA

Komponen Biaya Rincian
Provisi 1% dari plafon kredit
Biaya Administrasi Rp 500.000 – Rp 1.000.000
Appraisal Rp 1.100.000 – Rp 1.500.000
Asuransi Jiwa & kebakaran, sesuai ketentuan rekanan
Notaris & Agunan Sesuai tagihan notaris
Denda/Penalti Denda keterlambatan 0,2%/hari, roya Rp 500.000

Catatan Tambahan:

  • Biaya total Take Over umumnya 3–6% dari plafon kredit.
  • Beberapa bank mensyaratkan penalti pelunasan awal dari bank asal (terutama BTN).
  • Selalu cek biaya appraisal dan notaris, karena besarannya bervariasi tergantung lokasi dan nilai properti.

Proses Take Over dan Simulasinya

Langkah Umum

  1. Pengajuan: Mengisi formulir dan menyerahkan dokumen seperti KTP, sertifikat, perjanjian kredit, slip gaji, NPWP, PBB, IMB, dan bukti angsuran—sebagaimana dijelaskan Rumah123.
  2. Appraisal & Verifikasi: Bank baru akan menilai nilai properti dan memeriksa kelayakan debitur.
  3. Pelunasan Bank Lama: Bank baru melunasi sisa pinjaman lama termasuk penalti jika ada.
  4. Akad Baru: Pelunasan diakhiri dengan akad baru, termasuk proses APHT/ROYA dan penandatanganan perjanjian baru.

Contoh Simulasi Take Over KPR

Untuk membantu Anda memahami dampak nyata dari proses Take Over KPR, mari kita lihat simulasi sederhana berdasarkan kasus nyata yang dikutip dari beberapa sumber:

Studi Kasus A: Take Over dari Bank Lama ke BTN

Kondisi Awal (di Bank Lama):

  • Plafon kredit: Rp 500 juta

  • Tenor: 15 tahun

  • Suku bunga tetap: 10% per tahun

  • Angsuran bulanan: ±Rp 5.380.000

  • Sisa pinjaman berjalan (setelah 3 tahun): Rp 450 juta

  • Sisa tenor: 12 tahun

Setelah Take Over ke BTN:

  • Suku bunga tetap 3 tahun pertama: 5,46%

  • Tenor tetap: 12 tahun (tidak berubah)

  • Angsuran baru: ±Rp 3.300.000 per bulan

  • Efisiensi angsuran bulanan: ±Rp 2.080.000

  • Total penghematan 3 tahun: ±Rp 74.880.000

Biaya-biaya yang muncul saat Take Over:

  • Provisi (1% dari plafon baru): Rp 5.000.000

  • Administrasi: Rp 500.000

  • Appraisal: ±Rp 1.000.000

  • Notaris: ±Rp 2.000.000

  • Asuransi: ±Rp 2.500.000

  • Penalti bank lama (misalnya 2% dari sisa pokok): Rp 9.000.000
    Total biaya awal: ±Rp 20 juta

Studi Kasus B: Take Over ke Bank BCA dengan Biaya Tinggi di Awal

Kondisi Awal:

  • Plafon kredit: Rp 600 juta

  • Tenor: 20 tahun

  • Suku bunga bank lama: 9%

  • Angsuran awal: ±Rp 5.398.000

Setelah Take Over ke BCA:

  • Suku bunga promo 3 tahun pertama: 4,5%

  • Tenor tetap: 17 tahun (karena sudah berjalan 3 tahun)

  • Angsuran baru: ±Rp 4.150.000

  • Penghematan bulanan: ±Rp 1.248.000

  • Total penghematan 3 tahun: ±Rp 44.928.000

Biaya-biaya Take Over di BCA:

  • Provisi: Rp 6.000.000

  • Administrasi: Rp 1.000.000

  • Appraisal: Rp 1.500.000

  • Notaris: ±Rp 2.500.000

  • Asuransi jiwa & kebakaran: ±Rp 3.000.000

  • Denda bank lama (3%): ±Rp 13.500.000

  • Administrasi Roya: Rp 500.000
    Total biaya awal: ±Rp 28 juta

Walaupun biaya awal cukup besar, efisiensi bunga membuat total penghematan dalam jangka 3 tahun tetap signifikan.

 

Penutup

Take Over KPR adalah langkah strategis untuk memperoleh syarat pinjaman lebih menguntungkan. Memahami berbagai komponen biaya dan menjalani proses dengan cermat akan membantu Anda dalam mengambil keputusan tepat sesuai kondisi finansial.

Untuk data paling akurat, silakan kunjungi situs resmi masing‑masing bank atau hubungi customer service. Jangan lupa mencermati denda penalti dan estimasi biaya notaris untuk perhitungan total yang realistis.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050