
DOYANDUIT – Pasar emas global kembali mencetak sejarah. Untuk pertama kalinya, harga emas berjangka menembus level $4.000 per troy ounce pada perdagangan Rabu, 10 Oktober 2025.
Lonjakan tajam ini dipicu oleh ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga AS dan kekhawatiran atas kemungkinan penutupan sebagian pemerintahan Amerika Serikat.
Investor global mulai membanjiri emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik.
Dalam laporan pasar disebutkan, kenaikan emas juga dipicu oleh kekhawatiran terjadinya gelembung aset setelah reli besar saham teknologi yang membawa indeks saham global ke rekor tertinggi.
Sejak awal tahun, harga emas dunia telah melonjak lebih dari 50%, dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk ketegangan geopolitik, kebijakan dagang Donald Trump, hingga kekhawatiran ekonomi global.
Situasi politik Eropa juga memberi dorongan tambahan. Krisis politik di Prancis, yang ditandai dengan pengunduran diri perdana menteri dan desakan agar Presiden Emmanuel Macron mundur, ikut memperkuat posisi emas sebagai aset safe haven.
Pada perdagangan Rabu, harga emas spot (XAU/USD) berada di level $4.026,27 per troy ounce, naik 1,05% dalam 24 jam terakhir.
| Periode | Perubahan Harga |
|---|---|
| 1 hari | +1,05% |
| 5 hari | +4,38% |
| 1 bulan | +12,09% |
| 6 bulan | +26,61% |
| Year to date | +53,37% |
“Kenaikan cepat harga emas didukung oleh aliran dana masuk ke ETF, pembelian oleh bank sentral, serta permintaan kuat dari Tiongkok. Kombinasi ketidakpastian politik, ekonomi, dan inflasi mendorong daya tarik emas ke level baru,” ujar Taylor Nugent dari National Australia Bank dikutip dari The Daily Sentinel.
Harga Emas Antam 8 Oktober 2025 Ikut Naik
Kenaikan harga emas global berdampak langsung pada pasar domestik. PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menaikkan harga emas batangan ke level Rp 2.296.000 per gram, tertinggi sepanjang sejarah.
Pembaruan harga dilakukan pada pukul 08.30 WIB melalui situs resmi Logam Mulia.
Berikut daftar harga emas Antam per batang berdasarkan berat dan sudah termasuk harga dengan tambahan PPh 22 sebesar 0,25% untuk transaksi dengan NPWP:
| Berat | Harga Dasar | Harga (+PPh 0,25%) |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.198.000 | Rp 1.200.995 |
| 1 gr | Rp 2.296.000 | Rp 2.301.740 |
| 2 gr | Rp 4.532.000 | Rp 4.543.330 |
| 3 gr | Rp 6.773.000 | Rp 6.789.933 |
| 5 gr | Rp 11.255.000 | Rp 11.283.138 |
| 10 gr | Rp 22.455.000 | Rp 22.511.138 |
| 25 gr | Rp 56.012.000 | Rp 56.152.030 |
| 50 gr | Rp 111.945.000 | Rp 112.224.863 |
| 100 gr | Rp 223.812.000 | Rp 224.371.530 |
| 250 gr | Rp 559.265.000 | Rp 560.663.163 |
| 500 gr | Rp 1.118.320.000 | Rp 1.121.115.800 |
| 1.000 gr | Rp 2.236.600.000 | Rp 2.242.191.500 |
Selain emas batangan reguler, Antam juga merilis harga khusus untuk Gift Series, Edisi Imlek, dan Batik Series, dengan harga menyesuaikan desain dan beratnya.
Harga Emas di Pegadaian 8 Oktober 2025
Pegadaian juga memperbarui harga emas batangan dari tiga jenis berbeda: Galeri24, Antam, dan UBS.
| Berat | Galeri24 | Antam | UBS |
|---|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.204.000 | Rp 1.258.000 | Rp 1.260.000 |
| 1 gr | Rp 2.294.000 | Rp 2.411.000 | Rp 2.330.000 |
| 2 gr | Rp 4.520.000 | Rp 4.759.000 | Rp 4.624.000 |
| 3 gr | – | Rp 7.112.000 | – |
| 5 gr | Rp 11.216.000 | Rp 11.818.000 | Rp 11.426.000 |
| 10 gr | Rp 22.373.000 | Rp 23.578.000 | Rp 22.732.000 |
| 25 gr | Rp 55.793.000 | Rp 58.813.000 | Rp 56.717.000 |
| 50 gr | Rp 111.498.000 | Rp 117.543.000 | Rp 113.200.000 |
| 100 gr | Rp 222.885.000 | Rp 235.003.000 | Rp 226.311.000 |
| 250 gr | Rp 556.936.000 | Rp 587.229.000 | Rp 565.610.000 |
| 500 gr | Rp 1.113.324.000 | Rp 1.174.236.000 | Rp 1.129.887.000 |
| 1.000 gr | Rp 2.226.647.000 | Rp 2.348.430.000 | – |
Sumber: Pegadaian, 8 Oktober 2025

Pajak Transaksi Emas
Sesuai ketentuan PMK Nomor 34 Tahun 2017, pembelian emas dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%. Namun, jika pembeli mencantumkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), tarif yang berlaku menjadi 0,25% sebagaimana diatur dalam PMK Nomor 38 Tahun 2023.
Untuk transaksi jual kembali (buyback) emas ke Antam dengan nilai di atas Rp 10 juta, tarif pajak PPh 22 yang berlaku adalah:
- 1,5% bagi pemegang NPWP.
- 3% bagi non-NPWP.
Potongan dilakukan langsung saat transaksi berlangsung.
Faktor Penggerak Harga
Kenaikan harga emas saat ini didorong oleh kombinasi faktor global dan domestik, di antaranya:
- Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.
- Ketidakpastian politik di AS akibat shutdown sebagian pemerintahan.
- Geopolitik Eropa yang memanas akibat krisis politik di Prancis.
- Arus masuk besar ke ETF emas dan pembelian oleh bank sentral.
- Inflasi tinggi dan pelemahan dolar AS yang meningkatkan daya tarik emas sebagai aset pelindung nilai.
Kenaikan harga emas dunia yang menembus $4.000 per troy ounce menjadi momen bersejarah yang turut mendorong harga emas Antam domestik ke rekor baru Rp 2,296 juta per gram.
Tren bullish ini menunjukkan tingginya minat investor terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian global.
Dengan momentum ini, penting bagi investor untuk memantau pergerakan pasar global dan kebijakan moneter AS yang menjadi katalis utama harga emas dalam beberapa bulan ke depan.