
DOYANDUIT – Harga emas dunia pada Selasa (25/11/2025) bergerak stabil setelah melonjak hampir 2% pada perdagangan Senin. Kenaikan tersebut dipicu ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed di bulan Desember yang terus meningkat, meski dolar AS masih bertahan dekat level tertinggi enam bulan.
Update terbaru dari OANDA pada pukul 09.40 WIB menunjukkan harga spot gold berada di USD 4.146,43 per ons, naik 0,30% dari penutupan sebelumnya di USD 4.133,97.
Sementara itu, emas futures Desember bergerak naik 0,7% ke USD 4.049,50 per ons.
Dengan kenaikan ini, emas mencatat performa positif:
- 5 hari: +1,47%
- 1 bulan: +0,55%
- Year-to-date: +58,04%
Ekspektasi Rate Cut Melejit ke 81%
Kenaikan harga emas didukung pernyataan dovish dari John Williams, Presiden The Fed New York, yang menyatakan bahwa suku bunga dapat dipangkas “dalam waktu dekat” tanpa mengganggu tujuan inflasi.
Pasar langsung merespons positif. Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang pemangkasan suku bunga 25 bps di bulan Desember kini mencapai 81%, naik dari 79% sehari sebelumnya dan jauh lebih tinggi dibanding 40% pada pekan lalu.
“Non-yielding gold akan tetap mendapat dukungan selama prospek suku bunga berada pada tren penurunan,” tulis analis CME dalam pembaruan hariannya.
Namun demikian, suara The Fed belum bulat. Presiden The Fed Dallas Lorie Logan kembali mengulangi sikap hawkish bahwa suku bunga perlu ditahan lebih lama.
Sementara pejabat Fed Chicago dan Cleveland memberi peringatan tentang risiko ekonomi jika pemangkasan dilakukan terlalu cepat.
Dolar Masih Kuat, Tapi Tidak Menghalangi Kenaikan Emas
Dolar AS masih bertahan dekat level tertinggi dalam enam bulan terakhir—sebuah faktor yang biasanya menekan harga emas karena membuatnya lebih mahal bagi pembeli mata uang lain. Meski demikian, sentimen rate cut yang menguat memberi emas ruang untuk naik.
Selain itu, pasar sedang menunggu rilis data ekonomi AS yang sempat tertunda akibat shutdown, termasuk:
- retail sales,
- klaim pengangguran mingguan,
- dan data inflasi produsen (PPI).
Data-data ini akan menentukan arah kebijakan suku bunga pada pertemuan The Fed Desember mendatang.
Kondisi Geopolitik: Negosiasi Perang Ukraina-AS
Di sisi geopolitik, AS dan Ukraina melanjutkan pembicaraan untuk menyeimbangkan usulan negosiasi damai yang sebelumnya dianggap terlalu menguntungkan Rusia. Ketidakpastian geopolitik tetap menjadi faktor pendukung bagi emas sebagai aset safe-haven.
Performa Komoditas Lain
- Perak (XAGUSD): turun 0,3% ke USD 51,24
- Platinum (PL1): naik 0,4% ke USD 1.550,10
- Palladium (XPDUSD): turun 0,1% ke USD 1.393,66
Harga Emas Antam Hari Ini – 25 November 2025
Harga emas Antam kembali naik mengikuti tren global. Emas Antam 1 gram kini berada di Rp 2.380.000, dengan harga jual termasuk pajak menjadi Rp 2.385.950.
Harga Emas Antam – logammulia.com (Update 08.30 WIB)
| Berat | Harga Dasar | Harga + Pajak PPh 0.25% |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.240.000 | Rp 1.243.100 |
| 1 gr | Rp 2.380.000 | Rp 2.385.950 |
| 2 gr | Rp 4.700.000 | Rp 4.711.750 |
| 3 gr | Rp 7.025.000 | Rp 7.042.563 |
| 5 gr | Rp 11.675.000 | Rp 11.704.188 |
| 10 gr | Rp 23.295.000 | Rp 23.353.238 |
| 25 gr | Rp 58.112.000 | Rp 58.257.280 |
| 50 gr | Rp 116.145.000 | Rp 116.435.363 |
| 100 gr | Rp 232.212.000 | Rp 232.792.530 |
| 250 gr | Rp 580.265.000 | Rp 581.715.663 |
| 500 gr | Rp 1.160.320.000 | Rp 1.163.220.800 |
| 1000 gr | Rp 2.320.600.000 | Rp 2.326.401.500 |
Harga Emas Pegadaian – 25 November 2025
Harga emas Pegadaian (Galeri24 & UBS) hari ini juga naik moderat, sejalan dengan pergerakan harga dunia.
| Berat | Galeri24 | UBS |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.250.000 | Rp 1.294.000 |
| 1 gr | Rp 2.384.000 | Rp 2.393.000 |
| 2 gr | Rp 4.697.000 | Rp 4.748.000 |
| 5 gr | Rp 11.655.000 | Rp 11.735.000 |
| 10 gr | Rp 23.247.000 | Rp 23.345.000 |
| 25 gr | Rp 57.977.000 | Rp 58.247.000 |
| 50 gr | Rp 115.862.000 | Rp 116.254.000 |
| 100 gr | Rp 231.611.000 | Rp 232.416.000 |
| 250 gr | Rp 575.343.000 | Rp 580.867.000 |
| 500 gr | Rp 1.150.686.000 | Rp 1.160.370.000 |
| 1000 gr | Rp 2.301.370.000 | – |
Harga emas hari ini menguat dan kembali mendekati level tertinggi November, didorong oleh ekspektasi rate cut yang melonjak hingga 81%. Meski dolar AS masih kuat, pasar tampaknya lebih fokus pada peluang pelonggaran moneter yang semakin nyata.
Harga emas fisik di Indonesia melalui Antam dan Pegadaian juga bergerak naik, sejalan dengan arah pasar global.