
DOYANDUIT – Harga emas dunia kembali melemah pada Senin (24/11/2025), tertekan oleh penguatan dolar AS dan berkurangnya peluang pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) bulan depan.
Menurut data OANDA, harga spot gold tercatat di USD 4.047,43 per ons, turun 0,43% dari penutupan sebelumnya di USD 4.065,01. Sementara futures emas Desember naik tipis 0,7% menjadi USD 4.049,50 per ons.
Pelemahan ini memperpanjang tren negatif emas sejak akhir pekan lalu, meski secara year-to-date harga masih naik 54,11%, menunjukkan daya tahan kuat logam mulia di tengah fluktuasi ekonomi global.
Penguatan Dolar dan Data Ketenagakerjaan Tekan Emas
Nilai tukar dolar AS (DXY) mencapai level tertinggi dalam enam bulan pada Jumat lalu, didorong oleh laporan ketenagakerjaan AS yang lebih baik dari ekspektasi.
Laporan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan nonfarm payrolls September naik 119.000, lebih dari dua kali lipat dari perkiraan 50.000.
Angka ini memperkuat pandangan bahwa ekonomi AS masih cukup tangguh, sehingga The Fed kemungkinan menunda pemangkasan suku bunga pada Desember.
“Dolar yang lebih kuat membuat harga emas dalam denominasi dolar menjadi lebih mahal bagi pembeli di luar AS,” tulis analis pasar Julian Pineda dari Forex.com, menyoroti alasan teknikal di balik koreksi emas hari ini.
Risalah pertemuan The Fed bulan Oktober, yang dirilis pekan lalu, menunjukkan kekhawatiran bahwa pemangkasan suku bunga terlalu cepat dapat memperburuk inflasi dan menurunkan kepercayaan publik terhadap kebijakan bank sentral.
The Fed Masih Terbelah: Antara Dovish dan Hawkish
Meski sebagian pejabat The Fed, seperti John Williams (New York Fed), memberi sinyal mendukung pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat, pandangan ini belum bulat.
Presiden The Fed Dallas, Lorie Logan, mengatakan suku bunga perlu dipertahankan lebih lama, sedangkan pejabat Fed Chicago dan Cleveland memperingatkan bahwa pemangkasan lebih lanjut saat ini bisa meningkatkan risiko ekonomi.
Akibat pernyataan yang beragam ini, pasar masih mencari kejelasan arah kebijakan moneter berikutnya.
Berdasarkan data CME FedWatch Tool, peluang pemangkasan suku bunga bulan Desember kini turun menjadi 69%, dari 74% pada sesi sebelumnya.
Pasar Tunggu Data Ekonomi AS Pekan Ini
Investor kini menantikan rangkaian data ekonomi AS yang akan dirilis pekan ini, termasuk:
- Retail Sales dan Producer Price Index (PPI) pada Selasa,
- serta klaim pengangguran mingguan pada Rabu.
Data tersebut diperkirakan memberikan gambaran lebih jelas mengenai arah kebijakan moneter The Fed menjelang pertemuan Desember.
“Saat ini pasar berada dalam fase ‘indecision’. Ketidakpastian tentang langkah The Fed berikutnya membuat harga emas bergerak netral dalam jangka pendek,” ujar Julian Pineda menambahkan.
Performa Harga Emas XAUUSD (24 November 2025)
| Periode | Pergerakan |
|---|---|
| 1 hari | −0.48% |
| 5 hari | −0.54% |
| 1 bulan | −1.95% |
| 6 bulan | +22.44% |
| Year-to-date | +54.11% |
📊 Catatan: Walau melemah jangka pendek, emas masih menjadi salah satu aset berkinerja terbaik tahun ini berkat permintaan bank sentral dan kekhawatiran geopolitik global.
Harga Emas Fisik Hari Ini (24 November 2025)
Harga emas batangan Antam di Indonesia hari ini turun tipis mengikuti pergerakan pasar global. Berdasarkan data resmi logammulia.com, harga dasar emas Antam 1 gram berada di level Rp 2.340.000, dengan harga jual termasuk pajak sebesar Rp 2.345.850.
Harga Emas Antam – logammulia.com (Update 08.30 WIB)
| Berat | Harga Dasar | Harga + Pajak PPh 0.25% |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.220.000 | Rp 1.223.050 |
| 1 gr | Rp 2.340.000 | Rp 2.345.850 |
| 2 gr | Rp 4.620.000 | Rp 4.631.550 |
| 3 gr | Rp 6.905.000 | Rp 6.922.263 |
| 5 gr | Rp 11.475.000 | Rp 11.503.688 |
| 10 gr | Rp 22.895.000 | Rp 22.952.238 |
| 25 gr | Rp 57.112.000 | Rp 57.254.780 |
| 50 gr | Rp 114.145.000 | Rp 114.430.363 |
| 100 gr | Rp 228.212.000 | Rp 228.782.530 |
| 250 gr | Rp 570.265.000 | Rp 571.690.663 |
| 500 gr | Rp 1.140.320.000 | Rp 1.143.170.800 |
| 1000 gr | Rp 2.280.600.000 | Rp 2.286.301.500 |
📌 Harga Antam turun tipis Rp 1.000–Rp 3.000 per gram dibanding akhir pekan lalu (22/11/2025).
Harga Emas Pegadaian – 24 November 2025
Harga emas di Pegadaian untuk merek Galeri24 dan UBS masih relatif stabil, tanpa perubahan signifikan dari hari Sabtu.
| Berat | Galeri24 | UBS |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.252.000 | Rp 1.300.000 |
| 1 gr | Rp 2.389.000 | Rp 2.404.000 |
| 2 gr | Rp 4.705.000 | Rp 4.771.000 |
| 5 gr | Rp 11.676.000 | Rp 11.790.000 |
| 10 gr | Rp 23.291.000 | Rp 23.456.000 |
| 25 gr | Rp 58.083.000 | Rp 58.522.000 |
| 50 gr | Rp 116.075.000 | Rp 116.803.000 |
| 100 gr | Rp 232.034.000 | Rp 233.515.000 |
| 250 gr | Rp 576.395.000 | Rp 583.615.000 |
| 500 gr | Rp 1.152.789.000 | Rp 1.165.859.000 |
| 1000 gr | Rp 2.305.577.000 | – |
📌 Harga UBS dan Galeri24 tidak berubah dibandingkan akhir pekan, menandakan stabilitas di pasar emas fisik domestik.
Pergerakan Logam Mulia Lain
Logam mulia lain juga menunjukkan pergerakan bervariasi:
- Perak (XAGUSD) turun 0,3% ke USD 49,86 per ons,
- Platinum (PL1) naik 1,1% ke USD 1.527,25 per ons,
- Palladium (XPDUSD) menguat 0,7% ke USD 1.384,18 per ons.
Kenaikan platinum menunjukkan adanya permintaan industri yang stabil di tengah fluktuasi harga komoditas global.
Harga emas hari ini, 24 November 2025, melemah ke USD 4.047 per ons, tertekan oleh penguatan dolar AS dan berkurangnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.
Meski demikian, fundamental jangka panjang emas masih kuat, terutama karena pembelian oleh bank sentral dan permintaan investor sebagai lindung nilai dari risiko fiskal global.
Harga emas fisik di Indonesia melalui Antam dan Pegadaian juga turun tipis, mengikuti arah harga emas internasional yang masih bergerak hati-hati.