
DOYANDUIT – Harga emas dunia bergerak stabil pada Selasa, 9 Desember 2025, dengan pasar menunggu keputusan kebijakan Federal Reserve yang akan menjadi penentu arah suku bunga Amerika Serikat untuk tahun 2026.
Di tengah ekspektasi kuat bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 bps, harga emas tetap berada di area USD 4.190–4.200 per troy ounce.
Pergerakan ini terjadi setelah reli panjang sepanjang 2025 yang membuat emas mencatatkan tahun terbaiknya sejak 1979, dengan kenaikan hampir 60% year-to-date.
Update Harga Emas Dunia – Selasa, 9 Desember 2025
Gold Spot / U.S. Dollar (XAUUSD – OANDA)
- Harga terbaru: USD 4.196,015
- Perubahan harian: +5,355 (+0,13%)
- Penutupan sebelumnya: USD 4.190,660
Performa:
- 1 hari: +0,11%
- 5 hari: −0,26%
- 1 bulan: +5,43%
- 6 bulan: +24,94%
- Year-to-date: +59,82%
Emas saat ini berada di USD 4.192 per ons menurut LSEG, sedikit menguat namun masih dalam konsolidasi menjelang keputusan The Fed.
Dikutip dari NewsWires, Strategis State Street Investment Management memproyeksikan bahwa setelah lonjakan besar di 2025, emas kemungkinan bergerak lebih moderat pada 2026, berada pada rentang USD 4.000–4.500 per ons.
Mereka menilai tren struktural seperti korelasi tinggi saham-obligasi, inflasi yang membandel, dan meningkatnya utang global akan tetap menjadi pendorong utama permintaan emas.
Selain itu, pelonggaran moneter The Fed berpotensi melemahkan dolar AS dan meningkatkan likuiditas, memberi angin segar bagi emas.
Sentimen Pasar Menjelang Keputusan The Fed
Harga emas bertahan dekat USD 4.200 karena pelaku pasar:
- Mengantisipasi pemangkasan suku bunga 25 bps minggu ini, dengan probabilitas pasar mencapai 87%.
- Memantau proyeksi ekonomi The Fed untuk 2026, termasuk perkiraan inflasi dan jalur suku bunga jangka panjang.
- Menunggu rilis data JOLTS — indikator terakhir kondisi tenaga kerja sebelum keputusan kebijakan.
- Mencermati kenaikan cadangan emas Bank Sentral China selama 13 bulan berturut-turut, kini mencapai 74,12 juta troy ounce.
Jika The Fed memberi sinyal pemangkasan lanjutan di 2026, emas berpotensi menembus kembali area USD 4.250.
Harga Emas Antam Hari Ini – 9 Desember 2025
Update resmi logammulia.com – 08.30 WIB
Harga Emas Hari Ini – 09 Des 2025
Harga diperbarui setiap hari pukul 08.30 WIB
| Berat | Harga Dasar | Harga (+Pajak PPh 0.25%) |
|---|---|---|
| 0.5 gr | 1,251,500 | 1,254,629 |
| 1 gr | 2,403,000 | 2,409,008 |
| 2 gr | 4,746,000 | 4,757,865 |
| 3 gr | 7,094,000 | 7,111,735 |
| 5 gr | 11,790,000 | 11,819,475 |
| 10 gr | 23,525,000 | 23,583,813 |
| 25 gr | 58,687,000 | 58,833,718 |
| 50 gr | 117,295,000 | 117,588,238 |
| 100 gr | 234,512,000 | 235,098,280 |
| 250 gr | 586,015,000 | 587,480,038 |
| 500 gr | 1,171,820,000 | 1,174,749,550 |
| 1000 gr | 2,343,600,000 | 2,349,459,000 |
Perbandingan dengan Harga Kemarin (8 Desember 2025)
Harga emas batangan di situs resmi butik Antam logammulia.com hari ini turun Rp 6.000 dibandingkan kemarin diperdagangkan Rp 2.415.023 per gram. Hal ini sejalan dengan pergerakan moderat emas global jelang keputusan suku bunga The Fed.
Harga Emas Pegadaian – 9 Desember 2025
| Berat | Galeri24 | Antam | UBS |
|---|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.281.000 | – | Rp 1.336.000 |
| 1 gr | Rp 2.442.000 | – | Rp 2.472.000 |
| 2 gr | Rp 4.811.000 | – | Rp 4.905.000 |
| 5 gr | Rp 11.938.000 | – | Rp 12.120.000 |
| 10 gr | Rp 23.811.000 | – | Rp 24.112.000 |
| 25 gr | Rp 59.381.000 | – | Rp 60.160.000 |
| 50 gr | Rp 118.669.000 | – | Rp 120.073.000 |
| 100 gr | Rp 237.220.000 | – | Rp 240.051.000 |
| 250 gr | Rp 589.280.000 | – | Rp 599.950.000 |
| 500 gr | Rp 1.178.559.000 | – | Rp 1.198.492.000 |
| 1000 gr | Rp 2.357.116.000 | – | – |
Perbandingan dengan Harga Pegadaian 8 Desember 2025
Harga Pegadaian hampir tidak berubah, hanya naik tipis di kisaran beberapa ribu rupiah, seperti Galeri24 sebelumnya diperdagangkan pada harga Rp 2.437.000 per gram dan UBS Rp 2.469.000 per gram. Ini mencerminkan pasar ritel yang cenderung wait-and-see sebelum keputusan The Fed, mengikuti pola stabil pada harga global.
Harga emas hari ini masih bergerak dalam kisaran sempit sambil menunggu kepastian arah kebijakan The Fed yang akan menjadi penentu sentimen pasar dalam waktu dekat.
Investor disarankan tetap mencermati data ekonomi AS dan pergerakan dolar untuk mengantisipasi peluang serta risiko pada perdagangan emas selanjutnya.