
DOYANDUIT – Kecewa saat mencoba memanfaatkan diskon 50 persen token listrik dari PLN, tapi justru menghadapi berbagai kendala?
Tentu menjengkelkan, apalagi jika Anda sudah bersemangat untuk menghemat pengeluaran listrik. Artikel ini akan membahas penyebab utama mengapa program ini sering gagal dan bagaimana cara mengatasinya. Yuk, simak hingga selesai!
Program diskon 50 persen token listrik dari PLN memang menggiurkan. Bayangkan saja, Anda cukup membayar setengah harga dari nominal yang ingin dibeli, misalnya membayar Rp250 ribu untuk mendapatkan token senilai Rp500 ribu.
Namun, sejak program ini dimulai pada Rabu (1/1/2025), banyak pelanggan mengeluhkan berbagai masalah, terutama sulitnya mengakses layanan pembelian token listrik melalui aplikasi PLN Mobile.
Sejumlah warganet bahkan melaporkan di media sosial X bahwa aplikasi PLN Mobile mengalami gangguan sejak pukul 10.00 WIB hingga setidaknya pukul 11.23 WIB.
Pesan yang muncul di aplikasi adalah: “Sedang ada gangguan di jaringan atau sistem. Mohon coba kembali beberapa saat lagi.”
Tidak hanya melalui aplikasi, upaya pembelian token listrik di platform e-commerce juga menemui hambatan serupa, dengan informasi bahwa terdapat gangguan untuk transaksi tagihan listrik.
Apa sih penyebabnya? Salah satu alasan utama adalah lonjakan traffic secara mendadak di server PLN, yang membuat sistem kewalahan melayani permintaan pelanggan.
Untuk mengatasi masalah ini, Anda disarankan untuk mencoba kembali pembelian setelah beberapa saat atau menunggu hingga server stabil.
Penyebab Token Listrik Gagal Dimasukkan ke Meteran
Selain masalah pembelian, ada juga kasus di mana token listrik gagal dimasukkan ke meteran. Hal ini tentu membuat pusing, terutama jika listrik sudah habis. Berikut lima penyebab utama yang perlu Anda ketahui:
- Salah Memasukkan Kode Token Listrik
Token listrik terdiri dari 20 digit angka yang harus diinput dengan benar ke meteran listrik. Jika terjadi kesalahan urutan angka, pengisian pasti gagal. Pastikan Anda memeriksa dan memasukkan kode dengan teliti. - Salah Menyebutkan ID Pelanggan atau Nomor Meteran
Saat membeli token listrik, ID Pelanggan atau nomor meteran yang salah juga bisa menjadi penyebab kegagalan. Perhatikan baik-baik informasi ini agar tidak ada kesalahan. - Daya Listrik Melebihi Batas Maksimal kWh Bulanan
Mesin MPB memiliki batas maksimum kWh bulanan. Jika batas ini sudah terlampaui, token listrik tidak akan dapat diisi. Anda bisa mengecek informasi ini ke petugas PLN. - Daya Listrik Tidak Mencukupi Batas Minimum kWh Bulanan
Sama seperti batas maksimum, ada juga batas minimum kWh. Jika daya listrik sudah di bawah batas minimum, meteran bisa otomatis berhenti bekerja, sehingga token tidak bisa diisi. - Kerusakan atau Kesalahan pada Instalasi Mesin Meteran
Kerusakan seperti tombol macet atau kebocoran arus listrik bisa menyebabkan meteran menunjukkan pesan Blocked atau Canceled. Jika hal ini terjadi, segera hubungi petugas PLN.

Cara Mengatasi Token Listrik Gagal Isi
Jika Anda menghadapi kendala saat mengisi token listrik, jangan panik. Berikut lima cara yang bisa Anda coba:
- Input Ulang Kode Token Listrik
Pastikan Anda memasukkan kode token dengan benar. Jika masih salah, ulangi hingga sesuai urutannya. - Periksa Kode Token dan ID Pelanggan
Perhatikan dengan cermat kode token dan ID Pelanggan saat melakukan pembelian. Jangan ragu untuk memeriksa kembali struk atau email konfirmasi Anda. - Cek Batas Maksimum kWh
Ketahui batas maksimum kWh bulanan meteran Anda dengan menghubungi petugas PLN. Dengan demikian, Anda bisa menghindari pengisian gagal karena batas sudah tercapai. - Periksa Instalasi Mesin MPB
Lihat layar meteran Anda. Jika ada pesan Blocked atau Canceled, segera hubungi petugas untuk perbaikan. - Reset Mesin Meteran
Jika semua cara di atas tidak berhasil, cobalah mereset mesin meteran. Tekan angka 00 lalu Enter, tunggu beberapa saat, lalu input ulang kode token dengan benar.
Nah, itulah penyebab dan cara mengatasi berbagai kendala terkait program diskon token listrik PLN. Jangan ragu untuk mencoba solusi di atas jika Anda mengalami masalah serupa.
Semoga informasi ini bermanfaat.***