Update Status PKH dan BPNT Tahap 3 pada Agustus 2025: Distribusi KKS Baru Mulai Berjalan

20 Agustus 2025 18:00
Bagikan :
Penyaluran PKH-BPNT Tahap 3: KKS Baru Sudah Dibagikan oleh 3 Bank. (Dok. Kemensos)

 

DOYANDUIT – Penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap ketiga tahun 2025 memasuki babak baru.

Pada 20 Agustus 2025, kanal YouTube Diary Bansos melaporkan bahwa tiga bank penyalur telah mulai mendistribusikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) beserta buku tabungan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) peralihan dari penyaluran pos.

Bank yang dimaksud adalah Bank Syariah Indonesia (khusus Provinsi Aceh), Bank BRI, dan Bank Mandiri. Menurut surat resmi Kementerian Sosial (12 Agustus 2025), sebagian hasil burkol (pembukaan rekening kolektif) dari ketiga bank sudah dilaporkan sehingga bisa diterbitkan surat perintah penyaluran.

Namun demikian, tidak semua wilayah langsung tuntas. Proses distribusi dilakukan bertahap dan mekanismenya berbeda antar daerah.

Ada KPM yang menerima undangan untuk mengambil kartu di cabang bank, sementara di daerah dengan jumlah KPM banyak, distribusi dilakukan di titik komunitas seperti kantor desa atau kecamatan.

Kondisi Bank Penyalur Lain

Bank BNI Masih dalam Proses

Berbeda dengan tiga bank sebelumnya, Bank BNI masih menghadapi kendala teknis. Di Banyuwangi misalnya, terdapat 74 data KPM gagal cek rekening.

Menurut Diary Bansos, pendamping sosial diminta melakukan verifikasi lapangan agar kendala ini bisa segera dilaporkan ke Kemensos. Setelah proses ini rampung, barulah surat perintah penyaluran dapat diterbitkan.

Keterlambatan ini membuat sejumlah KPM di daerah tertentu masih harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan KKS baru. Meski begitu, harapannya dalam waktu dekat proses ini bisa segera selesai sehingga distribusi bantuan dapat berjalan lancar.

Sistem DTSEN dan Alasan Tidak Cair

Selain distribusi kartu, isu lain yang banyak diperbincangkan adalah kenapa ada KPM yang tidak lagi menerima bantuan di tahap ketiga ini.

Dalam sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional (DTSN), penerima bansos diklasifikasikan ke dalam desil 1 hingga desil 10.

  • Bantuan PKH hanya berlaku hingga desil 4.
  • BPNT umumnya bisa sampai desil 5, dengan catatan hasil burkol masih diproses.
  • Penerima di desil 6 hingga 10 dipastikan tidak lagi mendapatkan penyaluran.

Ada pula istilah “exclude” bagi KPM yang dinyatakan keluar dari daftar penerima. Menurut laporan Diari Bansos, terdapat dua jenis utama:

  1. Exclude tidak ada komponen. Ini berlaku bagi keluarga yang tidak lagi memiliki komponen PKH seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas.
  2. Exclude hasil pembaruan peringkat kesejahteraan keluarga. Data ini bukan hanya dari survei pendamping, melainkan hasil pemadanan berbagai sumber seperti sensus BPS, data BPJS Ketenagakerjaan, PLN, hingga subsidi BBM.

Jadwal Pencairan Tahap 3

Hingga 20 Agustus 2025, update di view DTSN masih menunjukkan belum ada pergerakan pencairan untuk alokasi Juli–September.

Menteri Sosial sebelumnya menyampaikan bahwa setelah cut-off data ground check pada 18 Agustus, BPS akan melakukan proses perankingan. Data tersebut kemudian dikembalikan ke Kemensos untuk diverifikasi dan dijadikan dasar penyaluran.

Menurut perkiraan yang disampaikan Diary Bansos, penyaluran bansos tahap ketiga diperkirakan mulai ramai pada awal hingga pertengahan September 2025.

Meskipun jadwal ini masih bersifat estimasi, banyak pihak optimis bahwa percepatan distribusi KKS akan memperlancar penyaluran bansos berikutnya.

Catatan Penting bagi KPM

Salah satu pesan penting bagi KPM adalah tidak perlu terlalu sering mengecek saldo atau kondisi kartu KKS. Selain berisiko rusak, kartu bisa hilang atau tertelan mesin ATM. Yang lebih penting adalah memastikan data kependudukan valid dan mengikuti arahan pendamping sosial setempat.

Seperti yang disampaikan Diary Bansos:

“Buat para KPM peralihan pos yang hingga saat ini masih belum mendapatkan buku tabungan ataupun kartu KKS barunya, harap sabar. Perbanyak doa semoga secepatnya dibagikan dan secepatnya dicairkan bantuannya.”

Penutup

Perkembangan penyaluran PKH dan BPNT tahap ketiga tahun 2025 menunjukkan adanya kemajuan, meski masih ada kendala teknis di beberapa wilayah.

Dengan koordinasi antara Kemensos, bank penyalur, dan pendamping sosial, diharapkan proses distribusi segera rampung sehingga bantuan dapat diterima tepat waktu oleh keluarga penerima manfaat.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050