
DOYANDUIT – Banyak pengguna crypto menunggu pengumuman resmi soal Grass Token Airdrop Season 2, terutama setelah proyek ini menyelesaikan Token Generation Event (TGE) dan merilis sistem reward baru.
Berdasarkan informasi terbaru, Season 2 akan berlangsung pada kuartal empat 2025 dengan perkiraan snapshot antara pertengahan November hingga pertengahan Desember, serta alokasi hadiah jauh lebih besar dibanding Season 1.
Permintaan informasinya makin tinggi karena nilai token GRASS sempat berada di rentang $0,87 saat TGE dan kini memiliki jutaan pengguna aktif, didukung investor besar, dan terhubung dengan teknologi DePIN dan AI data network.
Artikel ini merangkum fakta resmi, jadwal, peluang keuntungan, serta risiko yang wajib kamu pahami sebelum ikut Season 2.
Apa yang Terjadi: Ringkasan Fakta Resmi Grass Network
1. TGE & Airdrop Pertama
Grass menutup TGE pada 28 Oktober 2024, membagikan 10% dari total supply (1 miliar token) ke peserta awal. Setelah TGE, GRASS resmi diperdagangkan di bursa besar dengan harga pembukaan sekitar $0,87.
2. Pendanaan Baru $10 Juta
Pada 7 Oktober 2025, Grass mengumumkan pendanaan $10 juta melalui pembelian token yang dipimpin Polychain dan Tribe Capital. Dana ini digunakan untuk memperluas jaringan data terdesentralisasi berbasis bandwidth (DePIN) dan integrasi AI.
Proyek ini kini mencatat:
- 8,5 juta pengguna aktif bulanan
- 20+ laboratorium AI sebagai mitra
- Infrastruktur DePIN yang terus bertumbuh di banyak negara
Menurut pendiri Grass dalam sebuah wawancara, “Grass kini melayani 8,5 juta pengguna aktif dan bermitra dengan 20+ laboratorium AI.”
3. Unlock Token Besar
Pada akhir Oktober 2025, 181 juta GRASS token dilepas ke pasar — setara 72% dari circulating supply saat itu. Sebagian besar diterima investor awal dan kontributor proyek. Langkah ini menambah suplai dari 243 juta menjadi 424 juta token.
Ini membuat sebagian komunitas khawatir soal potensi tekanan jual jangka pendek.
Laporan pasar menyebutkan, “181 juta GRASS token dilepas pada 28 Oktober 2025… investor awal menerima 70% dari token yang di-unlock.”
4. Airdrop Season 2 Resmi Q4 2025
Airdrop kedua dipastikan terjadi pada Q4 2025 dengan alokasi sekitar 170 juta token, hampir dua kali lipat Season 1.
Peluang reward lebih besar karena kini peserta bisa mining poin melalui:
✅ Desktop App
✅ Android Mobile App (bonus multiplier 3× poin)
✅ Hardware node Grasshopper (akan dirilis bertahap)
Perkiraan teknis:
- Snapshot: mid-November – mid-Desember 2025
- Minimal syarat poin untuk lolos: 500 Grass Points (perkiraan komunitas)
“Airdrop terkunci untuk Q4 2025… sekitar 170 juta GRASS dialokasikan, hampir dua kali lipat Season 1.”
Sistem Reward Baru: Uptime & Network Points
Untuk Season 2, mekanisme poin baru diperkenalkan agar reward lebih adil berbasis kontribusi nyata.
| Jenis Poin | Cara Mendapatkan | Keterangan |
|---|---|---|
| Uptime Points | Perangkat terhubung ke internet | Semakin lama online, semakin besar poin |
| Network Points | Bandwidth benar-benar terpakai | Pool 1.000.000 poin per hari, dibagi semua pengguna aktif |
“Setiap hari, 1.000.000 Network Points dibagikan pada pengguna berdasarkan seberapa banyak bandwidth yang digunakan.”
Perubahan ini mendorong kualitas koneksi lebih diutamakan daripada sekadar online.
Jika ingin membandingkan dengan proyek lain, sistem ini mirip jaringan DePIN seperti Helium atau Grassroot, tetapi fokus Grass pada data training AI membuat permintaan bandwidth lebih spesifik dan bernilai komersial.
Mengapa Ini Penting? Peluang & Risiko
✅ Peluang
- Token pool lebih besar (170 juta) → peluang reward meningkat
- Mobile mining 3× poin → pengguna Android bisa jauh lebih cepat mengumpulkan poin
- Pasar DePIN & AI meningkat → Grass berada di dua sektor paling panas di tahun 2025
- Dana baru & mitra kuat → validasi teknologi dan arah bisnis
⚠️ Risiko
- Token unlock 181 juta → potensi tekanan harga
- Peserta Season 2 meningkat → poin bisa lebih terdilusi
- Minimal poin mungkin makin tinggi
Pengalaman pengguna awal menunjukkan Season 1 cukup mudah, tetapi Season 2 terlihat kompetitif. Tetap ada peluang besar bagi peserta yang aktif dan konsisten.
Reaksi Komunitas dan Pasar
Media sosial, Reddit, dan Discord menampilkan dua sisi:
✅ Optimis karena pendanaan baru, sistem reward transparan, dan dukungan investor besar
⚠️ Khawatir karena harga GRASS sempat turun hampir 50% akibat tekanan jual setelah unlock token
Beberapa pengguna menyebut:
“Reward Season 2 mungkin lebih kecil per orang, tapi peluangnya terbuka karena ada aplikasi Android.”
Proyek juga memperkenalkan staking fixed-term dengan APY sekitar 16% di beberapa bursa, mendorong investor menahan token lebih lama.
Sentimen keseluruhan: optimisme hati-hati. Banyak komunitas menunggu pengumuman snapshot resmi dan peluncuran marketplace data AI pada 2026.

Analisis Editorial
Grass adalah contoh menarik dari pertarungan antara pertumbuhan jaringan dan dinamika suplai token. Dari sisi teknologi, ide “internet idle menjadi aset data AI” menawarkan solusi nyata di tengah tingginya permintaan dataset global. Namun secara ekonomi, unlock token dan peningkatan jumlah peserta membuat reward per orang tidak bisa diprediksi.
Strategi paling realistis bagi peserta:
- Menjalankan node desktop + Android untuk memaksimalkan poin
- Menjaga koneksi stabil untuk Network Points
- Pantau pengumuman snapshot resmi
- Simpan poin minimal > 500 sebelum periode snapshot
Jika Grass sukses membuka pasar data AI di 2026 seperti rencana, ekosistem ini bisa menjadi salah satu model DePIN paling relevan secara komersial.
Key Takeaways
✅ TGE selesai pada 28 Oktober 2024
✅ Dana baru $10 juta dari Polychain & Tribe Capital
⚠️ 181 juta token di-unlock akhir Oktober 2025
🪂 Season 2 airdrop Q4 2025 — 170 juta token
📊 Sistem poin baru: Uptime + Network (1 juta poin harian)
Kesimpulan
Grass Token Airdrop Season 2 adalah peluang besar bagi pengguna crypto yang ingin memperoleh GRASS tanpa modal besar. Dengan pool 170 juta token, dukungan investor, pengguna aktif yang besar, dan teknologi DePIN-AI yang relevan, proyek ini memiliki fondasi kuat.
Tetapi risiko tetap ada: suplai token meningkat, peserta bertambah, dan pasar kripto masih volatil.
Dengan memahami mekanisme poin, jadwal snapshot, serta strategi mengumpulkan poin lebih cepat, kamu bisa mengambil keputusan yang lebih cerdas dan memaksimalkan reward.