Harga Bitcoin Bangkit ke $106.000, Sentimen Pasar Menguat usai Pemerintah AS Hindari Shutdown

10 November 2025 12:00
Bagikan :
Harga Bitcoin hari ini Senin, 10 November 2025. (TradingView)

DOYANDUIT – Harga Bitcoin melonjak kembali di atas $106.000 pada awal perdagangan Asia Senin pagi. Lonjakan ini muncul setelah pemerintah Amerika Serikat mencapai kesepakatan pendanaan sementara untuk menghentikan ancaman shutdown berkepanjangan.

Bagi investor, kepastian fiskal menghadirkan “napas lega” sehingga permintaan aset berisiko seperti kripto dan saham kembali meningkat.

Pada pukul 10.38 WIB, Bitcoin diperdagangkan di kisaran $106.097 atau naik sekitar 4,4% dalam 24 jam terakhir.

Ether memimpin reli altcoin dengan pertumbuhan 7,9%, XRP naik 7,8%, dan total kapitalisasi pasar kripto menyentuh $3,66 triliun, meningkat hampir 4,8% dari hari sebelumnya.

Menurut sejumlah analis makro, keputusan kongres untuk menyepakati pendanaan pemerintah hingga 30 Januari 2026 menjadi pemicu kuat pemulihan pasar.

Kesepakatan tersebut ikut membatalkan sejumlah pemecatan pegawai federal, mengamankan dana program SNAP, serta menjadwalkan pemungutan suara terkait subsidi ACA pada Desember mendatang.

Kepastian fiskal menurunkan tail-risk dan memberi ruang bagi pasar kripto untuk bernapas.

Saham Ikut Menguat, Likuiditas Kembali ke Aset Berisiko

Kondisi di pasar saham global juga ikut membaik. Futures Nasdaq menguat 0,8% dan S&P 500 naik 0,5%. Di Asia, indeks MSCI Asia ex-Japan menguat 0,5%, Nikkei Jepang naik 0,6%, sementara Kospi Korea Selatan melompat hingga 2%.

Bond market mengisyaratkan pelepasan aset safe-haven. Yield Treasury AS 10 tahun naik tipis ke sekitar 4,13%, sedangkan tenor dua tahun berada di 3,59%. Dolar AS juga sempat memulihkan sebagian pelemahan minggu lalu.

Kembalinya likuiditas membantu pasar kripto yang sempat goyah akibat volatilitas tinggi terkait shutdown. Banyak pedagang sebelumnya menahan posisi karena data ekonomi AS terganggu akibat penghentian operasional lembaga pemerintahan.

Analisis Teknis: Bitcoin Berpotensi Lanjut Naik Jika Lewati $106.500

Secara teknikal, Bitcoin mulai bangkit dari area support $101.000–$103.500. Pembalikan arah ini ditopang oleh tembusnya garis tren bearish di level $102.000, membuat harga kembali berada di atas Simple Moving Average (SMA) 100 jam.

Jika momentum bertahan, level $106.500 menjadi resistance kunci berikutnya. Breakout di atas zona tersebut berpeluang membawa BTC menguji:

  • $107.500
  • $108.000
  • $109.200
  • bahkan $110.500 apabila tekanan beli terus menguat

Namun, bila BTC gagal mempertahankan area $106K:

  • Support terdekat: $104.850
  • Support mayor: $104.200 – $103.500
  • Support kritis: $102.500

Jika jebol, Bitcoin berpotensi kembali terkoreksi dalam jangka pendek.

Risiko Koreksi Masih Ada

Meski sentimen membaik, pasar belum sepenuhnya aman. Bitcoin sempat turun ke bawah $100.000 untuk pertama kalinya sejak Juni lalu dan menyentuh intraday low $99.941 di OKX. Secara teknis, penurunan 22% dari puncak awal bulan menandai masuknya BTC ke wilayah koreksi.

Menariknya, situs prediksi Polymarket menunjukkan 51% kemungkinan Bitcoin turun hingga $90.000 tahun ini. Sebulan yang lalu, probabilitasnya hanya 11%. Pergeseran ini menunjukkan psikologi pasar kripto dapat berubah dengan sangat cepat.

Volatilitas kripto membuat keputusan jangka pendek menjadi berisiko. Data makro akan sangat memengaruhi arah Bitcoin dalam beberapa pekan ke depan.

Kabar Lain dari Ekosistem Kripto

Selain reli harga Bitcoin, beberapa berita besar hari ini ikut memengaruhi dinamika pasar:

1. Franklin Templeton Perbarui Dokumen ETF XRP

Raksasa keuangan AS, Franklin Templeton, mengelola aset lebih dari $1,5 triliun. Perusahaan ini memperbarui dokumen S-1 untuk ETF XRP,mengindikasikan bahwa regulator tengah mempersiapkan proses persetujuan.

Seksi 8(a) dipersingkat, sebuah sinyal umum ketika SEC sedang menyisir tahap akhir registrasi. Jika ETF XRP disetujui, minat institusi berpotensi meningkat dan memberi dorongan bagi ekosistem Ripple.

2. Ripple Buyback Tidak Seramai Perkiraan

Ripple menawarkan pembelian kembali saham senilai $1 miliar pada valuasi $40 miliar. Namun, partisipasi investor justru rendah.

anyak pemegang saham memilih menahan kepemilikan, memperlihatkan kepercayaan terhadap prospek jangka panjang Ripple setelah kemenangan atas SEC dan rangkaian akuisisi besar.

3. SHIB Masuki Fase Kapitulasi

Sekitar 1 miliar SHIB masuk bursa dalam fase sell-off besar. Harga Shiba Inu kini telah jatuh di bawah $0.000010, menembus support kritis. Lonjakan volume menandai potensi tekanan jual lanjutan.

4. Dogecoin Berisiko Turun ke Bawah $0.10

Analis memperingatkan set-up bearish pada DOGE. Setelah gagal bertahan di atas $0.18, ada peluang penurunan menuju $0.12 bahkan $0.10 hingga akhir 2025. Tekanan ini diperparah oleh melemahnya minat spekulatif.

Sentimen Investor Berubah, Apa Artinya untuk Bitcoin?

Pasar saham global baru saja mengalami pekan turbulen. Teknologi, terutama saham terkait AI, menjadi korban aksi jual besar sehingga memicu penurunan Nasdaq sebesar 3%, terburuk sejak April. S&P 500 turun 1.6%, sedangkan Dow melemah 1.2%.

Di sisi lain, beberapa pejabat The Fed memberi sinyal pendekatan hati-hati terhadap pemangkasan suku bunga lanjutan. Data tenaga kerja juga menunjukkan tanda-tanda perlambatan ekonomi. Jika pertumbuhan ekonomi melemah namun inflasi stabil, aset berisiko seperti Bitcoin dapat merespons positif.

Bitcoin Belum Selesai

Harga Bitcoin yang kembali ke level $106.000 menunjukkan pasar belum kehilangan energi. Infrastruktur kripto terus berkembang, minat institusi meningkat, dan kepastian fiskal AS sementara waktu menghapus risiko terburuk dari pasar.

Meskipun begitu, ancaman koreksi tetap membayangi. Selama BTC mampu bertahan di atas zona $103.500–$104.000, peluang menuju $108.000 hingga $110.000 masih terbuka.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050