
DOYANDUIT – Harga HYPE token kembali menjadi pusat perhatian setelah Hyperliquid membuka kunci 1,75 juta token untuk para pengembang dan kontributor inti. Di tengah sentimen pasar yang rapuh, pergerakan harga HYPE hari ini menunjukkan pelemahan lanjutan.
Berdasarkan data terbaru (11.04 WIB, GMT+7), harga HYPEHUSD berada di level:
- 30,707 USD
- Turun −1,246 USD (−3,90%)
- Performa harian: −3,86%
- Performa 1 minggu: −3,64%
- Performa 1 bulan: −29,67%
- Performa 6 bulan: −14,87%
- Year-to-date: +28,11%
Koreksi dalam satu bulan terakhir hampir menyentuh 30%, sehingga momen unlocking ini semakin menarik perhatian trader yang khawatir akan potensi tekanan jual tambahan.
Meski begitu, pihak Hyperliquid menegaskan bahwa unlocking ini merupakan bagian dari vesting resmi yang sudah lama dijadwalkan.
“Ini adalah bagian dari jadwal vesting yang telah ditetapkan sejak awal,” jelas developer Hyperliquid, iliensinc, meredam kekhawatiran komunitas.
Distribusi Token HYPE: Siapa Mendapat Berapa?
Dilansir dari Bitget, Unlocking 1,75 juta HYPE senilai lebih dari $60,4 juta ini bertepatan dengan satu tahun airdrop Hyperliquid—yang hingga kini masih dianggap sebagai salah satu peluncuran token paling berbasis komunitas.
Menurut analisis on-chain KirbyCrypto, distribusi token kepada kontributor berlangsung sebagai berikut:
Breakdown Distribusi Unlocking
- Founder-tier: 170.619 HYPE
- Senior-tier (14 wallet): 1.049.986 HYPE
- Mid-tier (2 wallet): 99.998 HYPE
- Small wallets: 30.000 HYPE
- Remaining contributors: 395.406 HYPE
Total alokasi mencapai 1.745.746 HYPE, sejalan dengan pengumuman Hyperliquid.
Developer juga mengingatkan bahwa event unlocking besar bukan hal asing. Pada November 2024, 270 juta token dilepas ke komunitas dalam airdrop terbesar sepanjang sejarah kripto.
Tidak ada “VC unlock” atau investor institusional, menegaskan bahwa Hyperliquid adalah proyek dengan orientasi komunitas kuat.
Aktivitas Pasca Unlocking: Apakah Terjadi Tekanan Jual?
Data on-chain menunjukkan bahwa kekhawatiran mengenai aksi jual besar-besaran tidak sepenuhnya terbukti.
Ringkasan Aktivitas Token
- 23,4% dari token yang dibuka (sekitar 609.100 HYPE) dijual OTC ke Flowdesk
- 9% kembali di-restake
- 35% tetap tidak bergerak
- 33% di-restake oleh Hyperlabs
Tren ini memperlihatkan bahwa mayoritas kontributor lebih memilih mempertahankan atau menguatkan posisi mereka dibanding menjual token di pasar. Analis Crypto McKenna juga menunjukkan bahwa lebih dari 40% alokasi inti kembali ke restaking.
“Data restake ini memberi gambaran bahwa tekanan jual jangka pendek tidak seburuk yang dibayangkan,” ujar McKenna.
Ia juga memproyeksikan bahwa arus beli 2026 dapat mencapai lebih dari $2,1 miliar, melampaui potensi tekanan jual sekitar $598 juta, bahkan dalam skenario paling konservatif.

Analisis Harga HYPE: Mendekati Titik Jenuh?
Secara teknikal, grafik HYPE menunjukkan pola falling wedge, yang umumnya dianggap sebagai pola reversal bullish. Harga kini berada di area bawah wedge dan masih tertahan di bawah moving average (MA) 200 hari.
Skenario Bullish
- Breakout di atas batas atas wedge
- Target jangka pendek: $36 dan $41
- Breakout di atas MA200 membuka jalan ke level high bulan September
Skenario Bearish
- Jika harga jatuh di bawah support wedge
- Tekanan jual dapat membawa harga ke zona $30
- Jika $30 gagal bertahan, penurunan menuju kisaran $20-an mungkin terjadi
Dengan kondisi harga yang sudah terkoreksi hampir 30% dalam sebulan, pasar tampaknya berada pada fase exhaustion. Namun, sinyal teknikal dan perilaku holder pasca unlocking memberi ruang optimisme terbatas, terutama jika sentimen pasar membaik.
Unlocking Besar Belum Tentu Memicu Kepanikan
Unlocking HYPE senilai $60 juta ini memang membuat pasar waspada, terutama dengan kondisi harga yang sedang tertekan. Namun data nyata menunjukkan bahwa sebagian besar kontributor memilih menahan atau merestake, bukan menjual. Hal ini membentuk narasi yang lebih konstruktif dibanding ketakutan awal.
Sementara harga HYPE masih berada dalam pola penurunan teknikal, peluang pembalikan tetap terbuka jika pasar mampu menembus area resistance penting.
Dengan memahami konteks distribusi token, perilaku holder, dan dinamika teknikal, kamu bisa membuat keputusan trading yang lebih matang menghadapi fase berikutnya.