Jim Cramer Sebut Investor Jual Bitcoin dan Emas Demi IPO SpaceX, Cek Harga SPCX dan Tanggal Perdagangan

12 Juni 2026 10:00
Bagikan :
Ilustrasi | Rotasi dana investor dari aset kripto dan emas menuju IPO SpaceX di Nasdaq. (DoyanDuit)

DOYANDUIT – IPO SpaceX resmi menjadi salah satu peristiwa terbesar di pasar modal tahun ini. Di tengah antusiasme tersebut, komentator pasar Jim Cramer menyebut banyak investor mulai menjual Bitcoin dan emas demi mengumpulkan dana untuk membeli saham SpaceX.

Komentar itu muncul ketika harga aset-aset alternatif justru bergerak melemah. Bitcoin turun ke kisaran US$62.000-an, sementara emas terkoreksi setelah sempat mencetak rekor tertinggi beberapa waktu lalu.

Bagi sebagian investor, ini sekadar rotasi dana yang biasa terjadi menjelang IPO besar. Namun bagi pelaku pasar kripto, ucapan Cramer justru sering dianggap sebagai indikator yang layak dicermati dari sudut pandang berlawanan.

Jim Cramer: Bitcoin dan Emas Jadi “Bad Money”

Melalui akun X pribadinya pada 10 Juni 2026, Jim Cramer menulis:

“Bitcoin and gold—bad money, being liquidated for SpaceX. Apple and Nvidia—good money—being liquidated.”

Pernyataan tersebut langsung ramai diperbincangkan.

Menariknya, Cramer tidak hanya menyebut Bitcoin dan emas sebagai aset yang dijual investor. Ia juga mengungkap bahwa saham teknologi unggulan seperti Apple dan Nvidia ikut terkena tekanan akibat kebutuhan likuiditas menjelang debut SpaceX.

Fenomena seperti ini sebenarnya bukan hal baru.

Dalam beberapa IPO besar sebelumnya, investor sering melakukan reposisi portofolio. Mereka menjual sebagian aset yang sudah dimiliki untuk menyediakan dana segar.

Di lapangan, kondisi tersebut kerap memicu volatilitas jangka pendek yang tidak selalu mencerminkan fundamental aset yang dijual.

IPO SpaceX Pecahkan Rekor

SpaceX dijadwalkan mulai diperdagangkan di Nasdaq dengan kode saham SPCX. Perusahaan milik Elon Musk itu menetapkan harga IPO sebesar US$135 per saham.

Jika seluruh penawaran terserap pasar, valuasi SpaceX diperkirakan mencapai sekitar US$1,77 triliun, menjadikannya salah satu IPO terbesar sepanjang sejarah.

Detail IPO SpaceX

Informasi Detail
Kode saham SPCX
Bursa Nasdaq
Harga IPO US$135 per saham
Saham ditawarkan 555,56 juta lembar
Dana yang dihimpun US$75 miliar
Valuasi US$1,77 triliun
Tanggal perdagangan 12 Juni 2026, 20:30 WIB

Besarnya skala IPO ini membuat banyak analis percaya bahwa dampaknya tidak hanya dirasakan pasar saham, tetapi juga merembet ke aset lain.

Harga Bitcoin dan Emas Tertekan

Bersamaan dengan meningkatnya euforia SpaceX, pasar mencatat pelemahan pada dua aset yang selama ini dianggap sebagai alternatif investasi.

Pergerakan Bitcoin

  • Harga: sekitar US$63.648
  • Perubahan harian: +0,14%
  • Kinerja 1 bulan: -21,01%
  • Year to date: -27,33%

Pergerakan Emas

  • Harga spot: sekitar US$4.191 per ons
  • Perubahan harian: -0,47%
  • Kinerja 1 bulan: -11,19%
  • Year to date: -3,12%

Bagi investor jangka pendek, koreksi seperti ini bisa memunculkan kebingungan.

Di satu sisi, Bitcoin selama ini dianggap sebagai aset berisiko tinggi. Di sisi lain, emas justru dikenal sebagai aset lindung nilai saat ketidakpastian meningkat.

Fakta bahwa keduanya turun bersamaan menunjukkan bahwa kebutuhan likuiditas kadang lebih dominan dibanding narasi investasi.

Mengapa Ucapan Jim Cramer Justru Dianggap Bullish?

Ada fenomena unik yang berkembang di komunitas pasar.

Sebagian pelaku kripto percaya bahwa pandangan Jim Cramer sering kali bergerak berlawanan dengan arah pasar berikutnya. Istilah “Inverse Cramer” bahkan cukup populer di media sosial.

Karena itu, ketika Cramer menyebut Bitcoin sebagai “bad money”, muncul spekulasi bahwa aset kripto terbesar tersebut justru sudah mendekati area bawah sebelum berpotensi pulih kembali.

Tentu saja, ini bukan metode analisis yang bisa dijadikan acuan utama. Namun secara psikologis, sentimen pasar memang sering bergerak ekstrem menjelang titik balik tertentu.

Kemungkinan Penyebab Tekanan Pasar

Faktor Dampak
IPO SpaceX berskala besar Investor mencari likuiditas
Reposisi portofolio Penjualan aset lama meningkat
Sentimen pasar Memicu volatilitas jangka pendek
Spekulasi Inverse Cramer Meningkatkan optimisme sebagian investor kripto
Permintaan IPO tinggi Dana mengalir ke pasar saham

Apakah Investor Perlu Khawatir?

Penurunan harga tidak selalu berarti prospek aset tersebut memburuk. Dalam banyak kasus, koreksi akibat rotasi dana bersifat sementara.

Investor berpengalaman biasanya lebih fokus pada alasan membeli suatu aset sejak awal. Apakah untuk jangka panjang, diversifikasi, atau sekadar mengejar momentum sesaat.

Jika alasannya belum berubah, gejolak jangka pendek sering kali dipandang sebagai bagian normal dari siklus pasar. Sebaliknya, keputusan yang didorong rasa takut tertinggal atau FOMO justru kerap menghasilkan penyesalan.

 

IPO SpaceX menjadi magnet baru bagi investor global. Besarnya valuasi dan tingginya antusiasme membuat sebagian pelaku pasar rela menjual Bitcoin, emas, bahkan saham teknologi untuk mendapatkan ruang berinvestasi.

Apakah ini awal perubahan arah pasar?

Belum tentu.

Yang terlihat saat ini lebih menyerupai rotasi dana besar-besaran menjelang momen bersejarah di Wall Street. Pengalaman menunjukkan, setelah euforia mereda, pasar biasanya kembali menilai aset berdasarkan fundamentalnya.

Bagi investor ritel, memahami konteks di balik pergerakan harga sering kali jauh lebih penting dibanding sekadar mengikuti sentimen sesaat.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050