Pasar Saham Menguat, IHSG Tembus 8.130 pada Penutupan Sesi Pertama Selasa, 10 Februari 2026 di Tengah Dorongan Reformasi BEI

10 Februari 2026 12:23
Bagikan :
IHSG menguat signifikan pada perdagangan 10 Februari 2026. (Ist)

DOYANDUIT – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pemulihan kuat pada perdagangan Selasa, 10 Februari 2026.

Hingga pukul 11.59 WIB, IHSG tercatat di level 8.136,97 atau naik 105,10 poin setara 1,31 persen dibanding penutupan sebelumnya. Penguatan ini menandai rebound cepat setelah indeks sempat tertekan dan turun ke area 7.800-an sehari sebelumnya.

Sejak pembukaan di level 8.031,58, pergerakan IHSG relatif solid. Indeks sempat menyentuh level tertinggi harian di 8.140,86 sebelum bergerak stabil, dengan level terendah di 8.011,13.

Kinerja ini memperlihatkan adanya minat beli yang kembali menguat, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar.

Rebound ini mencerminkan optimisme selektif investor terhadap saham-saham tertentu yang dinilai memiliki fundamental kuat.

Saham Konglomerasi dan Emiten Emas Jadi Penopang Utama

Penguatan IHSG pada sesi ini ditopang oleh kinerja positif saham konglomerasi serta emiten berbasis komoditas emas. Beberapa saham besar mencatatkan kenaikan yang cukup konsisten dan berkontribusi signifikan terhadap indeks.

Di jajaran emiten berkapitalisasi besar, pergerakan saham-saham berikut menjadi sorotan:

  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk naik 1,13 persen ke level 94.000
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk menguat 1,41 persen ke 7.200
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk melonjak 2,36 persen ke 7.600
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk naik 1,50 persen ke 5.080
  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menguat 1,19 persen ke 3.390
  • PT Astra International Tbk naik 1,13 persen ke level 6.725

Sementara itu, saham perbankan besar lainnya seperti PT Bank Central Asia Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk relatif bergerak stabil dengan kecenderungan menguat tipis.

Kombinasi saham konglomerasi dan emiten emas kerap menjadi “jangkar” IHSG saat sentimen global atau domestik belum sepenuhnya solid. Pola ini kembali terlihat pada perdagangan hari ini.

Saham dengan Volume Tertinggi dan Lonjakan Harga

Aktivitas perdagangan juga terlihat ramai pada saham-saham dengan volume transaksi tinggi. Beberapa saham mencatatkan pergerakan harga yang cukup agresif, menarik perhatian trader harian.

Saham dengan volume dan pergerakan menonjol antara lain:

  • PT Bumi Resources Tbk naik 5,00 persen ke 252
  • PT Darma Henwa Tbk menguat 4,00 persen ke 520
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk naik 1,50 persen
  • PT Bukit Uluwatu Villa Tbk bergerak stagnan di 1.130

Di sisi lain, saham-saham yang masuk kategori top gainers mencatatkan lonjakan signifikan:

  • PT Vastland Indonesia Tbk melonjak 32,28 persen
  • PT Lotte Chemical Titan Tbk naik 25,00 persen
  • PT Ifishdeco Tbk menguat 24,90 persen
  • PT Link Net Tbk naik 24,67 persen
  • PT Alakasa Industrindo Tbk menguat 24,53 persen

Namun, pasar juga diwarnai tekanan pada sejumlah saham yang masuk daftar top losers, seperti PT Trisula Textile Industries Tbk, PT Indonesia Prima Property Tbk, hingga PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk yang masing-masing terkoreksi mendekati batas auto rejection bawah.

Kinerja Sektor: Konsumen dan Layanan Jadi Sorotan

Jika dilihat dari sisi sektoral, mayoritas sektor mencatatkan penguatan pada perdagangan hari ini. Sektor layanan konsumen menjadi salah satu yang paling menonjol dengan kenaikan 3,13 persen, disusul sektor konsumen tidak tahan lama yang naik 2,60 persen.

Sektor mineral non-energi juga menunjukkan performa solid dengan kenaikan 2,39 persen, sementara sektor industri proses naik 1,92 persen. Di sisi lain, sektor utilitas dan layanan kesehatan masih bergerak melemah secara terbatas.

Secara jangka menengah hingga panjang, data kinerja sektor menunjukkan bahwa sektor berbasis komoditas dan teknologi masih mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam horizon lima hingga sepuluh tahun terakhir. Ini menjadi catatan penting bagi investor yang mengedepankan strategi bertahap, bukan sekadar spekulasi harian.

Agenda Reformasi Pasar dan Sorotan MSCI

Di luar pergerakan harian IHSG, perhatian investor juga tertuju pada langkah reformasi yang tengah dipercepat oleh Bursa Efek Indonesia. Otoritas bursa berkomitmen meningkatkan kualitas pasar melalui penguatan free float, transparansi, dan tata kelola.

Direktur Utama BEI sementara, Jeffre Hendrick, menyatakan bahwa ambang batas free float minimum emiten akan dinaikkan dari 7,5 persen menjadi 15 persen pada akhir Maret 2026.

Ketentuan ini akan mengakhiri rezim yang telah berlaku sejak 2014 dan berlaku pula bagi calon emiten sejak proses pencatatan saham.

Selain itu, BEI berencana mempublikasikan data nama pemegang saham dengan kepemilikan 1 persen atau lebih di situs resmi bursa paling lambat akhir Februari. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan visibilitas struktur kepemilikan dan meminimalkan potensi konflik afiliasi.

Reformasi ini dilakukan seiring dengan evaluasi dari MSCI yang menyoroti rendahnya free float, tingginya konsentrasi kepemilikan, serta keterbatasan transparansi di pasar saham Indonesia.

Jika perbaikan dinilai tidak memadai hingga Mei, terdapat risiko penurunan status Indonesia dari indeks pasar berkembang.

Rebound Positif, Tantangan Masih Ada

Penguatan IHSG sebesar 1,31 persen ke level 8.136 pada 10 Februari 2026 menandai kebangkitan pasar setelah tekanan intraday sebelumnya.

Saham konglomerasi dan emiten emas menjadi motor utama, sementara sektor konsumen dan mineral menunjukkan performa solid.

Meski demikian, tantangan struktural pasar masih menjadi perhatian, terutama terkait free float dan transparansi.

Rebound ini memberi sinyal positif, tetapi juga mengingatkan bahwa arah IHSG ke depan akan sangat ditentukan oleh kualitas reformasi dan kepercayaan investor jangka panjang.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050