Bitcoin Anjlok ke USD 67.000, Whales Borong 53 Ribu BTC tapi Pasar Masih Ragu

11 Februari 2026 16:00
Bagikan :
Pergerakan harga Bitcoin di tengah tekanan pasar dan akumulasi whale. (DoyanDuit)

DOYANDUIT – Pergerakan Bitcoin kembali menguji kesabaran pasar. Dalam beberapa hari terakhir, harga BTC turun ke kisaran USD 66.000–67.000 setelah gagal mempertahankan level psikologis USD 70.000.

Padahal, level ini sebelumnya dianggap sebagai fondasi jangka pendek usai reli dari area USD 60.000.

Data kinerja harga menunjukkan tekanan yang tidak bisa dianggap ringan. Dalam satu bulan terakhir, Bitcoin terkoreksi lebih dari 25 persen, sementara secara tahunan penurunannya menembus 30 persen.

Kondisi ini menegaskan bahwa pasar masih berada dalam fase penyesuaian besar, bukan sekadar koreksi singkat.

Kegagalan mempertahankan USD 70.000 mengubah persepsi pelaku pasar. Level yang tadinya menjadi support kini berpotensi beralih fungsi menjadi resistance, setidaknya dalam jangka pendek.

Whale Borong Bitcoin, Tapi Efeknya Terbatas

Fenomena menarik terjadi di balik pelemahan harga ini. Data on-chain dari Glassnode mencatat bahwa pemegang besar atau whale mengakumulasi sekitar 53.000 BTC dalam sepekan terakhir, dengan nilai mendekati USD 4 miliar pada harga pasar saat itu.

Namun, akumulasi ini belum mampu membalikkan arah tren. Secara historis, pembelian oleh whale memang sering kali membantu menahan penurunan. Akan tetapi, kali ini akumulasi tersebut lebih terlihat sebagai langkah “damage control” dibandingkan sinyal pembalikan tren yang kuat.

Glassnode juga mencatat bahwa jika ETF dan bursa dikecualikan, pemegang besar justru menjadi penjual bersih dalam satu tahun terakhir.

Lebih dari 170.000 BTC tercatat keluar dari dompet besar sejak pertengahan Desember. Ini menunjukkan bahwa fondasi reli yang sehat—partisipasi luas dari ritel, institusi, dan dana besar—belum sepenuhnya terbentuk.

Struktur Harga Masih Didominasi Distribusi

Tekanan Teknis Belum Mereda

Dari sisi teknikal, struktur harga Bitcoin masih menunjukkan pola lower high dan lower low. Setelah gagal mengonsolidasikan harga di zona USD 90.000–100.000, BTC memasuki tren turun yang konsisten.

Volume jual yang meningkat saat penurunan ke area USD 60.000–70.000 mengindikasikan adanya likuidasi paksa dan reposisi portofolio besar.

Grafik dari TradingView memperlihatkan harga bergerak di bawah rata-rata pergerakan utama yang semuanya mengarah turun. Kondisi ini umumnya menandakan fase koreksi matang, bukan pullback sementara.

Level teknikal penting yang diperhatikan pasar saat ini:

  • Support utama: USD 60.000–65.000
  • Resistance terdekat: USD 70.000–73.000
  • Resistance lanjutan: sekitar USD 78.000

Selama harga belum mampu kembali dan bertahan di atas USD 73.000, reli cenderung dianggap sebagai peluang jual.

Kapitulasi Whale dan Fase Redistribusi

Analis on-chain Maartunn menyoroti gelombang kerugian terealisasi yang signifikan di kalangan whale. Data dari CryptoQuant menunjukkan kerugian terealisasi mencapai ratusan juta dolar per hari pada awal Februari, dengan puncaknya menembus USD 1,4 miliar dalam satu sesi.

Menurut Maartunn, estimasi biaya perolehan kelompok whale terbaru kini berada di sekitar USD 90.000. Artinya, area tersebut berpotensi menjadi resistance kuat jika harga mencoba pulih.

Fenomena ini sering disebut sebagai fase redistribusi, di mana koin berpindah dari tangan investor yang kehilangan keyakinan ke pembeli baru yang lebih siap menanggung risiko.

Dalam siklus pasar kripto, fase seperti ini kerap terasa menyakitkan. Namun secara struktural, redistribusi sering menjadi fondasi awal sebelum stabilisasi jangka menengah terbentuk.

Sentimen Publik Masih Didominasi Rasa Takut

Tekanan harga juga tercermin pada sentimen pasar. Data dari Santiment menunjukkan dominasi percakapan negatif di media sosial masih tinggi. Kata-kata bernada pesimistis seperti “jual” dan “bearish” jauh lebih sering muncul dibandingkan narasi optimistis.

Indeks Fear & Greed bahkan sempat turun ke level 11, menandakan ketakutan ekstrem. Di saat yang sama, minat publik ikut melemah. Google Trends memperlihatkan pencarian kata “Bitcoin” turun ke kisaran 20–25, jauh dari puncak minat saat volatilitas tinggi awal Februari.

Penurunan atensi publik biasanya menandakan fase tenang atau konsolidasi. Pasar cenderung menunggu katalis baru sebelum menentukan arah berikutnya.

Mengapa Sentimen Bearish Bisa Jadi Peluang?

Menariknya, sejarah Bitcoin menunjukkan bahwa sentimen sangat negatif sering kali justru muncul di dekat area bawah lokal. Ketika mayoritas pelaku pasar ragu dan menahan diri, ruang bagi akumulasi pemain besar menjadi lebih leluasa.

Santiment mencatat bahwa periode ketakutan ekstrem di masa lalu kerap diikuti oleh pemulihan harga yang signifikan, meski waktunya tidak selalu cepat. Tentu, ini bukan jaminan reli instan, tetapi menjadi pengingat bahwa sentimen publik sering kali tertinggal dibandingkan pergerakan harga.

Skenario Harga Jangka Pendek Bitcoin

Pada kondisi saat ini, Bitcoin diperdagangkan di sekitar USD 66.900. Pasar memperhatikan dua skenario utama:

  • Skenario bearish:
    Gagal bertahan di atas USD 66.000 berpotensi membawa harga menguji kembali support USD 62.000–60.000.
  • Skenario bullish:
    Pemulihan kuat di atas USD 71.000 dapat membuka jalan menuju area USD 78.000, dengan catatan volume beli meningkat dan sentimen membaik.

Bitcoin saat ini berada di persimpangan penting. Akumulasi whale menunjukkan minat beli masih ada, tetapi belum cukup kuat untuk mengubah struktur pasar yang didominasi distribusi.

Sentimen publik yang masih takut, penurunan minat pencarian, dan tekanan teknikal menegaskan bahwa fase koreksi belum sepenuhnya usai.

Dalam kondisi seperti ini, kehati-hatian tetap menjadi kunci. Pasar sedang mencari keseimbangan baru, dan hanya konfirmasi harga di atas level-level krusial yang dapat mengubah narasi dari bertahan menjadi pulih.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050