
DOYANDUIT – Berdasarkan pembaruan sistem per 26 November 2025, Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) tidak lagi diterbitkan dalam bentuk PDF yang bisa diunduh langsung di Coretax.
Kini, setiap BPE akan otomatis dikirimkan ke email terdaftar setelah Wajib Pajak menyelesaikan proses Submit SPT.
Menurut penjelasan dalam unggahan di channel Telegram FAQ Coretax, perubahan ini dilakukan untuk mengurangi risiko gagal submit akibat kegagalan sistem dalam membentuk PDF.
Sebelumnya, ada sejumlah kasus ketika pengguna melaporkan bahwa proses submit berhenti karena PDF BPE tidak berhasil terbentuk. Ketergantungan pada pembentukan PDF membuat proses submit rentan error.
Meski beralasan teknis, perubahan ini menuai kritik dari banyak pengguna, terutama konsultan pajak dan staf perusahaan yang biasa mengunduh BPE untuk dokumentasi cepat.
Perubahan Alur BPE Coretax: Bagaimana Sistem Baru Bekerja?
1. BPE Tidak Lagi Muncul di Halaman Coretax
Jika biasanya setelah submit SPT, BPE otomatis muncul untuk diunduh, kini tombol “Download” dihilangkan. Sistem akan langsung mengirimkan BPE ke email perusahaan yang terdaftar di Coretax.
Email tujuan adalah email perusahaan, bukan email petugas yang melakukan submit.
2. Pengiriman Ulang Bisa Melalui Menu “SPT Dilaporkan”
Jika email tidak masuk atau terhapus, pengguna bisa mengirim ulang BPE dengan cara:
- Masuk ke menu SPT Dilaporkan
- Pilih SPT terkait
- Klik tombol Email
Dokumen kemudian akan dikirim ulang.
3. BPE Tetap Bisa Dilihat di Menu “Notifikasi Saya”
Meski tidak sebagus tampilan PDF dalam email, pengguna tetap dapat melihat histori BPE di:
- Menu Notifikasi Saya
Namun tampilannya lebih ringkas dan bukan format PDF.
Keluhan Pengguna: “Dulu Tinggal Download, Sekarang Ribet”
Banyak WP dan konsultan mengungkapkan ketidaknyamanan terhadap perubahan ini. Beberapa komentar khas yang muncul:
“Padahal yang PDF tinggal download, simpan, dan kirim. Sekarang harus minta akses email perusahaan, ribet banget.”
“BPE via email itu seperti balik lagi ke masa e-Faktur dulu. Bukan upgrade tapi downgrade.”
“Yang submit dan yang pegang email perusahaan itu beda orang, jadi makin lama prosesnya.”
Beberapa perusahaan juga menyampaikan kekhawatiran soal akses. Jika BPE hanya masuk ke email direktur atau PIC yang tidak selalu online, proses administrasi pajak bisa tertunda.
Ini menunjukkan bahwa aspek kemudahan penggunaan masih menjadi tantangan di sistem Coretax yang terus dibangun menuju integrasi digital penuh.
Mengapa DJP Mengubah Mekanisme Ini?
Risiko Gagal Submit Karena PDF
Dalam penalaran teknis, pembentukan PDF membutuhkan resource server tambahan. Pada saat jam sibuk, pembentukan PDF bisa gagal dan menyebabkan submit SPT ikut gagal.
Dengan memindahkan proses BPE ke email, DJP berharap submit SPT tetap lancar meski proses pengiriman PDF dilakukan di backend secara terpisah.
Pengurangan Beban Server
BPE yang dibentuk secara massal dan diunduh oleh jutaan WP dapat membebani server utama Coretax. Pengiriman email dianggap lebih stabil dan scalable.
Langkah Awal ke Arah Dokumentasi Terpusat
DJP mengarah pada model penyimpanan dokumen berbasis identitas WP yang tersentralisasi, bukan berbasis perangkat atau akun lokal.
Solusi Praktis agar Tetap Efisien
Menghadapi perubahan ini, beberapa langkah bisa membantu pekerjaan tetap rapi dan cepat:
1. Pastikan Email Perusahaan Aktif dan Dikelola dengan Benar
- Gunakan email khusus administrasi pajak.
- Atur forwarding otomatis ke tim terkait.
2. Simpan BPE dalam Folder Awan
Setelah BPE terkirim ke email, simpan di:
- Google Drive
- OneDrive
- Folder server perusahaan
3. Manfaatkan Menu “Notifikasi Saya”
Untuk sekadar memastikan SPT sudah diterima, menu ini cukup membantu.
4. Koordinasikan Akses Email
Jika direktur atau PIC memegang akses, mintalah mekanisme share yang aman, misalnya penggunaan alias email.
Perbandingan Sistem Lama vs Sistem Baru BPE Coretax
| Aspek | Sistem Lama (BPE Bisa Diunduh) | Sistem Baru (BPE via Email) |
|---|---|---|
| Cara mendapatkan BPE | Klik download PDF di Coretax | Dikirim otomatis ke email |
| Kecepatan akses | Cepat, instan | Bergantung akses email |
| Kontrol dokumen | Pengguna yang submit | PIC pemilik email perusahaan |
| Risiko error | Kadang gagal karena PDF tidak terbentuk | Lebih minim error submit |
| Kemudahan dokumentasi | Sangat praktis | Membutuhkan koordinasi |
Apakah Ada Alternatif untuk Download BPE?
Saat ini belum ada opsi resmi untuk mengunduh BPE langsung dari Coretax seperti sebelumnya. DJP belum memberikan tanda akan mengembalikan fitur ini, tetapi pembaruan berikutnya bisa saja menambah opsi lain.
Beberapa WP berharap agar sistem nanti memiliki:
- Tombol download tambahan
- Akses PDF di menu histori
- Integrasi ke dashboard per WP
Meski belum ada jawaban pasti, melihat histori “Notifikasi Saya” bisa dijadikan sebagai alternatif sementara.
Perubahan mekanisme BPE Coretax yang kini dikirim lewat email membuat sebagian pengguna merasa kurang efisien, terutama mereka yang tidak memegang akses email perusahaan.
Namun secara teknis, langkah ini ditujukan untuk meminimalkan error submit dan mengurangi beban sistem. Meski terasa seperti langkah mundur, perubahan ini dapat menjadi pondasi sistem yang lebih stabil dan aman.