
DOYANDUIT – Bagi operator sekolah yang belum mengajukan daya tampung SPMB 2026, sebaiknya segera mengecek akun operator masing-masing.
Pasalnya, proses ini menjadi salah satu tahapan penting sebelum pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dimulai.
Menariknya, masih cukup banyak operator yang baru menyadari menu pengajuan daya tampung belum diisi ketika batas waktu sudah semakin dekat.
Di lapangan, situasi seperti ini bukan hal baru. Kesibukan administrasi sekolah sering membuat satu tahapan kecil justru luput dari perhatian.
Padahal, proses pengajuannya sebenarnya cukup sederhana dan hanya membutuhkan beberapa menit jika semua data sudah siap.
Apa Itu Pengajuan Daya Tampung SPMB?
Pengajuan daya tampung merupakan proses pelaporan kapasitas penerimaan peserta didik baru oleh sekolah melalui akun operator SPMB.
Data ini nantinya menjadi dasar penentuan kuota penerimaan siswa pada tahun ajaran baru. Karena itu, sekolah perlu memastikan angka yang diajukan benar-benar sesuai kondisi riil.
Hal yang cukup unik, pada tahap ini operator tidak diminta mengisi banyak data. Dalam sejumlah kasus, yang perlu diperhatikan justru jumlah siswa yang tidak naik kelas.
Bagian inilah yang kerap membuat operator baru bertanya-tanya.
“Kenapa hanya mengisi jumlah siswa tidak naik kelas?”
Jawabannya karena sistem sudah menghitung sejumlah komponen lain secara otomatis berdasarkan data yang tersedia sebelumnya.
Langkah Cara Ajuan Daya Tampung SPMB 2026
Berikut tahapan yang dapat dilakukan operator sekolah.
1. Login ke Akun Operator SPMB
Masuk menggunakan akun operator sekolah yang telah terdaftar pada sistem SPMB. Pastikan menggunakan akun resmi sekolah agar seluruh menu dapat diakses dengan normal.
2. Buka Menu Pengaturan
Setelah berhasil masuk ke dashboard, cari menu Pengaturan. Biasanya menu ini berada pada bagian navigasi utama sistem.
3. Pilih Menu Daya Tampung
Klik submenu Daya Tampung. Sebelum mengajukan, lakukan pengecekan terlebih dahulu pada data yang muncul.
Jika seluruh kolom masih kosong, kemungkinan besar sekolah memang belum melakukan pengajuan.
4. Masuk ke Menu Pengajuan
Pilih tombol atau menu Pengajuan. Selanjutnya klik opsi Ajukan untuk memulai proses.
5. Isi Data Siswa Tidak Naik Kelas
Tahapan ini sering membuat operator berhenti sejenak karena mengira ada data lain yang harus diinput. Padahal, berdasarkan pengalaman sejumlah pengguna, sistem hanya meminta jumlah siswa yang tidak naik kelas.
Sebagai contoh:
- Jumlah siswa tidak naik kelas: 1 orang.
Masukkan sesuai kondisi sebenarnya.
6. Klik Selanjutnya
Setelah data terisi, tekan tombol Selanjutnya. Periksa kembali apakah angka yang dimasukkan sudah benar.
Kesalahan satu digit saja bisa berdampak pada perhitungan daya tampung sekolah.
7. Simpan Pengajuan
Jika semua sudah sesuai, klik Simpan. Status pengajuan akan berubah menjadi:
Sedang Diajukan
Artinya, sekolah tinggal menunggu proses persetujuan atau approval dari pihak terkait.
Ringkasan Tahapan Pengajuan
| Tahapan | Keterangan |
|---|---|
| Login akun | Gunakan akun operator resmi |
| Pengaturan | Masuk ke menu pengaturan |
| Daya Tampung | Cek status data |
| Pengajuan | Klik ajukan |
| Isi data | Masukkan jumlah siswa tidak naik kelas |
| Verifikasi | Periksa kembali data |
| Simpan | Tunggu proses approval |
Kendala yang Sering Dialami Operator
Berdasarkan berbagai pengalaman pengguna, ada beberapa kendala yang cukup sering muncul.
Menu Pengajuan Tidak Muncul
Penyebab:
- Hak akses akun belum sesuai.
- Sistem sedang diperbarui.
- Operator menggunakan akun yang berbeda.
Solusi:
- Pastikan login menggunakan akun resmi sekolah.
- Logout lalu login kembali.
- Hubungi admin wilayah jika masalah berlanjut.
Bingung Data Apa yang Harus Diisi
Penyebab:
- Operator mengira seluruh kapasitas kelas harus dimasukkan secara manual.
Solusi:
- Fokus pada kolom jumlah siswa tidak naik kelas sesuai petunjuk sistem.
Status Tidak Berubah
Penyebab:
- Proses penyimpanan belum selesai.
- Gangguan koneksi internet.
Solusi:
- Refresh halaman beberapa saat kemudian.
- Periksa kembali menu daya tampung.
Mengapa Pengajuan Tidak Boleh Ditunda?
Bagian yang paling membingungkan justru karena prosesnya terlihat terlalu sederhana. Akibatnya, sebagian operator memilih menundanya dengan asumsi bisa dilakukan kapan saja.
Padahal, jika batas waktu terlewat, sekolah berpotensi mengalami kendala administrasi pada tahapan berikutnya.
Dalam beberapa kasus, operator baru menyadari pengajuan belum dilakukan ketika grup koordinasi mulai ramai membahas tenggat waktu.
Situasi seperti ini tentu bisa dihindari dengan melakukan pengecekan lebih awal.
Cara ajuan daya tampung SPMB 2026 sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Operator sekolah hanya perlu masuk ke akun SPMB, membuka menu daya tampung, melakukan pengajuan, mengisi jumlah siswa yang tidak naik kelas, lalu menyimpan data untuk menunggu persetujuan.
Yang sering menjadi tantangan bukan proses teknisnya, melainkan soal ketelitian dan kedisiplinan memeriksa tahapan administrasi sebelum tenggat berakhir.