
DOYANDUIT – Satuan kerja (satker) yang baru memperoleh DIPA 2026 wajib melakukan finalisasi migrasi aset sebelum mulai mencatat transaksi di aplikasi SAKTI.
Tahapan ini sering dianggap sepele, padahal menjadi kunci agar data saldo awal aset tercatat dengan benar dan tidak menimbulkan error di kemudian hari.
Berdasarkan panduan resmi dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan, proses ini harus dilakukan melalui SAKTI tahun anggaran sebelumnya, yaitu 2025. Jika langkah ini terlewat, risiko ketidaksesuaian data aset bisa terjadi saat proses pelaporan.
Materi ini merujuk pada pedoman resmi terkait finalisasi migrasi saldo awal satker baru DIPA 2026.
Kenapa Finalisasi Migrasi Aset Itu Penting?
Finalisasi migrasi bukan sekadar formalitas sistem. Ini adalah tahap penguncian data awal sebelum satker mulai melakukan pencatatan aset di tahun anggaran baru.
Fungsi utama finalisasi migrasi:
- Mengunci saldo awal aset agar tidak berubah
- Menjadi dasar pencatatan transaksi aset tahun berjalan
- Menghindari duplikasi atau ketidaksesuaian data
- Memastikan integrasi data antar modul SAKTI berjalan normal
Menurut pengalaman banyak operator SAKTI, masalah umum seperti “saldo tidak muncul” atau “aset tidak bisa direkam” sering kali disebabkan karena tahapan ini belum dilakukan.
“Finalisasi migrasi menjadi titik awal validitas data aset di tahun anggaran baru.”
Kapan Finalisasi Migrasi Harus Dilakukan?
Finalisasi migrasi dilakukan sebelum satker mulai mencatat transaksi aset di tahun anggaran 2026.
Artinya:
- Dilakukan setelah satker menerima DIPA 2026
- Dilakukan di aplikasi SAKTI tahun 2025
- Wajib selesai sebelum input data aset pertama
Jika Anda sudah terlanjur melakukan pencatatan tanpa finalisasi, biasanya sistem akan menolak atau menghasilkan error.
Langkah Finalisasi Migrasi Aset di SAKTI
Berikut tahapan yang perlu Anda lakukan secara sistematis:
1. Login ke SAKTI Tahun Anggaran 2025
Pastikan Anda masuk ke database atau lingkungan kerja SAKTI TA 2025, bukan 2026.
2. Masuk Menu Penerimaan ADK
Akses menu berikut:
- ADK
- Penerimaan ADK
- Penerimaan Migrasi Saldo Awal
Menu ini digunakan untuk menerima data saldo awal hasil migrasi.
3. Lanjutkan Proses Migrasi
Klik tombol:
- “Lanjutkan”
- Ikuti proses hingga selesai
Pastikan tidak ada error atau notifikasi gagal selama proses berlangsung.
4. Klik Finalisasi Migrasi
Pada tahap akhir:
- Klik tombol Finalisasi Migrasi
- Sistem akan mengunci data saldo awal
Ini adalah langkah paling krusial. Setelah finalisasi, data tidak bisa diubah.
5. Cek Tutup Buku
Lakukan pengecekan:
- Pastikan status tutup buku sudah sesuai
- Tidak ada transaksi yang menggantung
Jika semua sudah valid, berarti proses migrasi berhasil.
Setelah Finalisasi, Apa yang Harus Dilakukan?
Setelah finalisasi selesai, satker bisa langsung mulai:
Aktivitas lanjutan:
- Perekaman transaksi aset di SAKTI 2026
- Penginputan perolehan aset baru
- Penyesuaian dan pencatatan mutasi aset
Di tahap ini, sistem sudah menggunakan saldo awal sebagai dasar pencatatan.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Banyak satker mengalami kendala karena beberapa kesalahan berikut:
❌ Login di tahun anggaran yang salah
Finalisasi harus dilakukan di SAKTI 2025, bukan 2026.
❌ Tidak melakukan finalisasi
Hanya sampai “lanjutkan” tanpa klik finalisasi.
❌ Tidak cek tutup buku
Padahal masih ada transaksi belum selesai.
❌ Langsung input aset di 2026
Tanpa migrasi, sistem bisa error atau data tidak sinkron.
Finalisasi migrasi aset untuk satker baru DIPA 2026 bukan sekadar langkah teknis, melainkan fondasi utama pencatatan aset di SAKTI. Proses ini harus dilakukan di SAKTI 2025 melalui menu penerimaan migrasi saldo awal hingga tahap finalisasi.
Dengan mengikuti langkah yang benar, satker dapat memastikan data aset akurat, sistem berjalan lancar, dan terhindar dari error saat input transaksi di tahun 2026.
Dalam praktiknya, ketelitian di tahap awal seperti ini justru menghemat waktu dan tenaga di akhir proses pelaporan.