
DOYANDUIT – Memasuki tahun pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026, sekolah jenjang SD dan SMP wajib memastikan seluruh peserta terdaftar dengan benar di sistem. Import data peserta menjadi tahap krusial karena menjadi dasar penetapan:
- Daftar siswa peserta TKA
- Status keikutsertaan ujian
- Sinkronisasi dengan sistem ANBK
- Validasi data di pusat (PD Data Kemendikdasmen)
Berdasarkan praktik di lapangan awal Januari 2026, banyak operator sekolah melaporkan bahwa fitur impor mulai aktif bertahap, tergantung kesiapan sinkronisasi Dapodik dan validasi Perpal PD oleh dinas.
Syarat Wajib Sebelum Import Data TKA 2026
Sebelum menekan tombol impor, pastikan tiga hal berikut sudah terpenuhi:
1. Data Tidak Termasuk Residu
Cek melalui menu Perpal PD:
- Tidak ada siswa berstatus residu
- Data NISN, rombel, dan tingkat akhir valid
- Tidak ada duplikasi peserta
2. Dapodik Sudah Sinkron Versi 2026
Pastikan sekolah sudah:
- Menggunakan Dapodik 2026
- Melakukan sinkronisasi terakhir tanpa error
- Data kelas akhir (VI SD / IX SMP) sudah lengkap
3. Peserta Sudah Muncul di PD Data
Masuk ke sistem PD Data untuk memastikan:
- Kelas akhir sudah terbaca
- Jumlah siswa sesuai rombel
- Tidak ada data kosong
Jika salah satu belum terpenuhi, sistem biasanya menampilkan pesan “Data siswa belum tersedia di server PD Data”.
Langkah-Langkah Cara Import Data Peserta TKA 2026 SD SMP
1. Login ke Portal Perpal PD
Gunakan akun SSO resmi sekolah:
- Masuk menggunakan SSO Dapodik/SDM
- Pilih jenjang (SD atau SMP)
- Masuk ke menu Pendaftaran Peserta TKA
2. Cek Status Keikutsertaan
Pada halaman peserta, perhatikan:
- Kolom status TKA
- Apakah tombol bisa diklik atau masih terkunci
- Warna hijau menandakan data siap diproses
Jika status masih abu-abu atau hitam, artinya sinkronisasi belum sempurna.
3. Klik Menu Import Biodata Peserta
Langkah teknis:
- Masuk menu Data Peserta
- Klik Import Biodata
- Sistem akan menarik data dari PD Data
- Tunggu hingga status sukses
Catatan penting, proses impor:
- Bisa dilakukan lebih dari satu kali
- Aman diulang jika jumlah siswa belum sesuai
- Tidak menghapus data yang sudah benar
4. Verifikasi Jumlah Peserta
Setelah impor berhasil:
- Cek total siswa kelas akhir
- Pastikan sesuai dengan rombel (misal 16 siswa = 16 muncul)
- Lakukan refresh jika belum tampil sempurna
5. Atur Status Keikutsertaan TKA
Pada menu pendaftaran:
- Centang siswa yang mengikuti TKA
- Pastikan seluruh peserta aktif
- Simpan perubahan
Perbedaan Kondisi SD dan SMP Saat Import
Berdasarkan pengamatan awal 2026, muncul dua kondisi umum:
| Kondisi | Keterangan |
|---|---|
| Bisa langsung impor | Data sudah sinkron, PD Data siap |
| Belum bisa impor | Server PD Data belum membuka akses untuk jenjang tertentu |
Jika muncul pesan “Tidak ada data siswa di server PD Data”, langkah terbaik adalah:
- Tidak panik
- Lakukan pengecekan sinkron Dapodik ulang
- Pantau pembaruan dari dinas
- Cek berkala setiap hari kerja
Waktu pendaftaran TKA masih cukup panjang, sehingga proses dapat dilakukan bertahap.
Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari
- Import dilakukan sebelum sinkron Dapodik selesai
- Mengabaikan status residu
- Tidak mengecek jumlah peserta akhir
- Tidak memverifikasi kelas VI / IX
- Mengira impor hanya boleh satu kali
Padahal, sistem memang dirancang fleksibel agar operator bisa mengulang proses jika terjadi ketidaksesuaian.
Catatan Pengalaman Lapangan Operator
Berdasarkan praktik banyak sekolah pada pertengahan Januari 2026:
- Sekolah yang datanya “bersih” langsung bisa impor
- Sekolah yang masih memiliki residu perlu waktu tambahan
- Akses jenjang bisa dibuka tidak bersamaan antar daerah
Ini wajar karena validasi dilakukan berlapis oleh pusat dan dinas.
Proses cara import data peserta TKA 2026 SD SMP pada dasarnya sederhana, asalkan tiga fondasi utama terpenuhi: Dapodik sinkron, data bebas residu, dan PD Data sudah terbuka.
Dengan mengikuti alur yang benar, operator sekolah dapat memastikan seluruh siswa kelas akhir terdaftar resmi dan siap mengikuti TKA tanpa kendala administrasi.