Cara Membuat Passphrase Baru di Coretax DJP untuk Lapor SPT Tahunan, Solusi Jika Passphrase Tidak Valid

6 Maret 2026 18:00
Bagikan :
Ilustrasi membuat passphrase Coretax DJP untuk lapor SPT Tahunan 2026. (DoyanDuit)

DOYANDUIT – Banyak wajib pajak mengalami kendala ketika akan mengirim SPT Tahunan melalui sistem Coretax DJP, terutama saat muncul notifikasi passphrase tidak valid.

Padahal, passphrase merupakan komponen penting dalam proses pelaporan pajak digital.
Fungsinya mirip tanda tangan elektronik yang digunakan untuk mengesahkan laporan pajak sebelum dikirim ke Direktorat Jenderal Pajak.

Tanpa passphrase yang valid, proses “Bayar dan Lapor” pada sistem Coretax tidak dapat dilanjutkan.

Berdasarkan pengamatan banyak pengguna sistem pajak digital, masalah ini biasanya terjadi karena:

  • Belum membuat passphrase sebelumnya
  • Passphrase lama tidak tersimpan atau lupa
  • Sertifikat elektronik belum diaktifkan
  • Terjadi kesalahan saat memasukkan passphrase

Kabar baiknya, masalah ini bisa diatasi dengan membuat passphrase baru melalui menu sertifikat elektronik di Coretax DJP.

Menurut penjelasan dari sistem DJP, passphrase adalah:

“Kata sandi digital yang digunakan sebagai penanda tangan elektronik pada dokumen perpajakan.”

Karena itu, setiap wajib pajak yang ingin mengirim laporan pajak melalui sistem elektronik wajib memiliki passphrase aktif.

Cara Membuat Passphrase Baru di Coretax DJP

Proses pembuatan passphrase sebenarnya cukup sederhana dan dapat dilakukan langsung melalui akun Coretax masing-masing.

Ikuti langkah berikut.

1. Login ke Sistem Coretax DJP

Pertama, buka situs Coretax DJP melalui browser.

Kemudian login menggunakan data akun pajak Anda.

Isi data berikut:

  • ID pengguna: NIK atau NPWP
  • Kata sandi akun Coretax
  • Kode captcha

Setelah semua data diisi dengan benar, klik Login untuk masuk ke dashboard.

2. Masuk ke Menu Portal Saya

Setelah berhasil login, Anda akan berada di halaman utama sistem Coretax.

Langkah berikutnya:

  1. Klik menu “Portal Saya”
  2. Pilih Permintaan Kode atau Sertifikat Elektronik

Menu ini digunakan untuk mengatur sertifikat digital dan passphrase yang diperlukan dalam proses penandatanganan dokumen pajak.

3. Pilih Jenis Sertifikat Digital

Pada halaman pengajuan sertifikat elektronik, beberapa data seperti:

  • Email
  • Nomor telepon

biasanya sudah terisi otomatis oleh sistem dan tidak bisa diubah.

Selanjutnya pada bagian Jenis Sertifikat Digital, pilih opsi:

Kode Otorisasi DCP

Opsi ini digunakan untuk menghasilkan kode otorisasi yang diperlukan saat mengirim laporan pajak secara elektronik.

4. Buat Passphrase Baru

Setelah memilih jenis sertifikat, Anda akan diminta membuat passphrase.

Perlu diperhatikan bahwa passphrase memiliki aturan tertentu.

Minimal harus terdiri dari:

  • 8 karakter
  • Kombinasi huruf besar
  • Huruf kecil
  • Angka
  • Tanda baca

Contoh format passphrase yang kuat:

  • Pajak#2026
  • Coretax!123
  • LaporSPT@2026

Masukkan passphrase pada kolom:

  • Passphrase
  • Ulangi Passphrase

Pastikan keduanya sama persis.

Banyak pengguna memilih membuat passphrase yang sama dengan password agar lebih mudah diingat. Namun tetap pastikan kombinasi karakter cukup kuat.

5. Simpan Pengaturan Passphrase

Jika passphrase sudah benar, klik tombol Simpan.

Setelah proses ini selesai, berarti passphrase baru Anda sudah berhasil dibuat.

Sebaiknya segera mencatat passphrase tersebut di tempat yang aman karena akan digunakan setiap kali menandatangani dokumen pajak digital.

Cara Menggunakan Passphrase Saat Mengirim SPT

Setelah passphrase berhasil dibuat, Anda bisa kembali ke proses pelaporan SPT Tahunan.

Langkahnya:

  1. Kembali ke halaman laporan SPT di Coretax
  2. Klik Bayar dan Lapor
  3. Masukkan kode otorisasi DJP
  4. Isi passphrase yang sudah dibuat

Jika passphrase benar, maka sistem akan memproses pengiriman laporan.

Laporan SPT Tahunan Anda pun berhasil dikirim secara elektronik.

Agar Passphrase Coretax Tidak Bermasalah

Agar proses pelaporan pajak berjalan lancar, ada beberapa tips penting yang bisa dilakukan.

  • Simpan Passphrase dengan Aman
    Gunakan aplikasi password manager atau catatan pribadi agar tidak lupa.
  • Gunakan Kombinasi Karakter yang Kuat
    Hindari passphrase terlalu sederhana seperti “12345678”.
  • Jangan Berbagi Passphrase
    Passphrase bersifat pribadi karena berfungsi sebagai tanda tangan digital.
  • Periksa Penulisan saat Menginput
    Kesalahan kecil seperti huruf kapital dapat menyebabkan passphrase dianggap tidak valid.

Mengapa Passphrase Penting dalam Sistem Pajak Digital?

Transformasi digital perpajakan membuat banyak proses dilakukan secara elektronik.

Coretax DJP sendiri dirancang untuk:

  • Mempermudah pelaporan pajak
  • Meningkatkan keamanan data
  • Mempercepat proses administrasi pajak

Dalam sistem ini, passphrase berfungsi sebagai identitas digital wajib pajak ketika menandatangani dokumen elektronik.

Karena itu, keamanan passphrase menjadi hal yang sangat penting.

 

Membuat passphrase baru di Coretax DJP merupakan langkah penting agar proses lapor SPT Tahunan secara online dapat berjalan lancar.

Jika passphrase sudah aktif, wajib pajak bisa langsung melanjutkan proses “Bayar dan Lapor” hingga laporan SPT berhasil dikirim.

Dengan memahami cara kerja passphrase ini, proses pelaporan pajak digital menjadi jauh lebih mudah dan aman.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050