
DOYANDUIT – Penggunaan E-Rapor sering kali menjadi pekerjaan kolaboratif, terutama saat mendekati akhir semester. Banyak sekolah masih beranggapan bahwa aplikasi E-Rapor hanya bisa digunakan di satu laptop saja.
Padahal, dengan konfigurasi jaringan yang tepat, E-Rapor dapat diakses dari beberapa laptop secara bersamaan tanpa harus menginstal aplikasi di setiap perangkat.
Prinsip dasarnya sederhana: satu laptop berfungsi sebagai server, sementara laptop lain bertindak sebagai klien yang mengakses E-Rapor melalui jaringan lokal sekolah.
Menurut praktik yang umum digunakan di sekolah pada tahun 2025, metode ini terbukti mempercepat proses input nilai sekaligus mengurangi risiko data ganda atau kesalahan sinkronisasi.
Peran Laptop Server dalam Sistem E-Rapor
Laptop server adalah perangkat utama yang sudah terpasang aplikasi E-Rapor. Biasanya, laptop ini juga digunakan oleh operator sekolah dan sering disandingkan dengan aplikasi Dapodik.
Fungsi Utama Laptop Server
- Menyimpan database utama E-Rapor
- Mengelola akun pengguna (admin dan guru)
- Memantau status pengguna (online dan offline)
- Menjadi pusat akses untuk semua laptop klien
Di dalam menu Data Pengguna, admin dapat melihat guru mana saja yang sedang login. Status “online” menandakan bahwa guru tersebut berhasil terhubung ke server melalui IP jaringan yang sama.
Syarat Utama Agar E-Rapor Bisa Diakses Banyak Laptop
Sebelum memulai, ada beberapa syarat teknis yang wajib dipenuhi agar koneksi berjalan lancar.
Persiapan Dasar
- Semua laptop terhubung ke jaringan WiFi yang sama
- Laptop server sudah terinstal aplikasi E-Rapor
- Tidak ada pembatasan firewall atau antivirus yang menghalangi koneksi lokal
Berdasarkan pengalaman banyak operator sekolah, kegagalan akses E-Rapor antar laptop paling sering disebabkan oleh firewall yang masih aktif.
Langkah Teknis Menghubungkan E-Rapor ke Laptop Lain
1. Nonaktifkan Firewall di Laptop Server
Masuk ke pengaturan keamanan Windows dan matikan Windows Defender Firewall untuk sementara.
Langkah umumnya:
- Cari menu Firewall di pencarian Windows
- Pilih Turn Windows Defender Firewall on or off
- Nonaktifkan untuk semua jaringan
Firewall sering kali memblokir koneksi lokal, sehingga E-Rapor tidak bisa diakses dari perangkat lain.
2. Matikan Antivirus Sementara
Jika menggunakan antivirus selain bawaan Windows, pastikan semua perlindungan real-time dinonaktifkan. Untuk Windows Defender:
- Buka Windows Security
- Masuk ke Virus & Threat Protection
- Klik Manage Settings
- Nonaktifkan seluruh proteksi aktif
Langkah ini penting agar IP server dapat diakses tanpa hambatan.
3. Salin Alamat IP Laptop Server
Masuk ke pengaturan WiFi:
- Klik jaringan WiFi yang terhubung
- Buka Properties
- Cari IPv4 Address
- Salin alamat IP tersebut
Contoh IP: 192.182.2.1
4. Gabungkan IP dengan Port E-Rapor
Secara default, E-Rapor berjalan di port 8535.
Format alamat yang digunakan:
192.181.2.1:8535
Alamat inilah yang nantinya diketik di browser laptop guru.
Cara Login E-Rapor dari Laptop Guru
Setelah alamat IP siap, langkah berikutnya dilakukan di laptop kedua atau ketiga.
Langkah Akses
- Pastikan laptop guru terhubung ke WiFi yang sama
- Buka browser (Chrome, Edge, atau Firefox)
- Ketik alamat IP server + port E-Rapor
- Tekan Enter
- Login menggunakan akun guru, bukan akun admin
- Pilih semester dan tahun ajaran
- Mulai input nilai seperti biasa
Pada layar admin, status guru akan berubah menjadi online, menandakan koneksi berhasil.
Berapa Banyak Laptop yang Bisa Terhubung?
Tidak ada batasan pasti jumlah laptop, selama:
- Spesifikasi laptop server memadai
- Jaringan WiFi stabil
- Tidak ada gangguan keamanan jaringan
Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari
Agar proses berjalan mulus, hindari beberapa kesalahan berikut:
- Menggunakan WiFi dengan nama jaringan berbeda
- Firewall lupa diaktifkan kembali setelah selesai
- Mengakses E-Rapor dengan akun admin di semua laptop
- Salah mengetik IP atau port
Jika terjadi kendala login, biasanya masalah ada pada jaringan atau alamat IP yang tidak sesuai.
Menggunakan E-Rapor di banyak laptop bukanlah hal rumit jika memahami konsep server dan jaringan lokal. Dengan satu laptop sebagai pusat data, guru dapat bekerja lebih efisien tanpa harus bergantian perangkat.
Pendekatan ini sudah banyak diterapkan di sekolah-sekolah dan terbukti mempersingkat waktu pengerjaan rapor. Dengan memahami langkah-langkahnya, kamu bisa mengelola E-Rapor secara lebih cerdas dan terkoordinasi.