
DOYANDUIT – Mengisi akun pembayaran di Facebook Profesional menjadi langkah penting bagi kreator yang ingin mendapatkan penghasilan dari fitur monetisasi seperti iklan Reels, bonus kreator, atau iklan In-Stream.
Banyak pengguna mengira bahwa proses ini harus menggunakan NPWP. Padahal dalam beberapa kasus, kreator individu masih bisa menyiapkan akun pembayaran hanya dengan NIK pada KTP.
Metode ini sering digunakan oleh kreator pemula yang belum memiliki NPWP tetapi ingin tetap mengaktifkan fitur monetisasi Facebook. Selama data identitas yang dimasukkan valid dan sesuai dokumen resmi, proses pengaturan pembayaran biasanya dapat berjalan dengan lancar.
Menurut panduan monetisasi kreator digital, identitas pembayaran memang harus sesuai data resmi agar sistem pembayaran global dapat melakukan verifikasi secara otomatis.
“Informasi pembayaran harus sesuai identitas resmi agar pembayaran dapat diproses dengan benar,” demikian prinsip umum dalam sistem pembayaran platform digital global.
Berikut panduan langkah demi langkah yang bisa kamu ikuti.
Langkah Mengatur Akun Pembayaran di Facebook Profesional
Untuk mulai menerima penghasilan dari Facebook, kreator perlu mengaktifkan akun pembayaran melalui dashboard profesional.
1. Masuk ke Dashboard Profesional
Pertama buka aplikasi atau situs Facebook, lalu masuk ke halaman Professional Dashboard.
Langkahnya sebagai berikut:
- Buka profil Facebook yang sudah mengaktifkan mode profesional
- Masuk ke menu Dashboard Profesional
- Pilih tab Monetisasi
- Pilih fitur monetisasi yang tersedia (misalnya iklan Reels atau In-Stream Ads)
- Klik Siapkan untuk mulai mengatur pembayaran
Setelah itu, sistem akan meminta kamu menyiapkan akun pembayaran.
2. Isi Informasi Identitas Sesuai KTP
Pada tahap berikutnya, kamu diminta mengisi data identitas.
Beberapa informasi yang harus diisi antara lain:
- Nama depan
- Nama belakang
- Tanggal lahir
- Negara tempat tinggal
Pastikan semua data sama persis dengan yang tercantum pada KTP.
Jika nama kamu terdiri dari tiga kata, biasanya kata kedua dapat dimasukkan sebagai nama tengah agar sistem lebih mudah membaca identitas.
3. Pilih Jenis Akun Bisnis
Facebook akan meminta kamu memilih jenis bisnis.
Untuk kreator individu, pilih opsi:
Pemilik tunggal / perorangan
Opsi ini paling umum digunakan oleh kreator konten yang mengelola akun secara pribadi, bukan atas nama perusahaan atau badan usaha.
Setelah memilih jenis akun, lanjutkan ke pengisian alamat.
4. Masukkan Alamat dan Kontak
Isi data alamat sesuai identitas resmi.
Informasi yang biasanya diminta meliputi:
- Alamat lengkap
- Kota
- Negara
- Kode pos
- Nomor telepon
- Email aktif
Pastikan semua data benar karena akan digunakan dalam proses pembayaran.
Mengisi Informasi Pajak Tanpa NPWP
Banyak kreator khawatir karena tidak memiliki NPWP saat mengisi data pajak.
Namun dalam beberapa kondisi, sistem masih memungkinkan penggunaan NIK KTP sebagai identitas pajak.
Pada kolom TIN (Tax Identification Number), kamu dapat memasukkan:
- NPWP jika tersedia
- NIK KTP jika belum memiliki NPWP
Metode ini sering dipakai oleh kreator baru yang belum memiliki kewajiban pajak sebagai badan usaha.
Namun tetap penting memahami bahwa setiap penghasilan digital tetap berpotensi memiliki kewajiban pajak sesuai regulasi di Indonesia.
Cara Menambahkan Metode Pembayaran
Setelah data identitas selesai, kamu perlu menambahkan metode penarikan uang.
Facebook biasanya menyediakan dua opsi utama:
- Transfer ke rekening bank
- Pembayaran melalui PayPal
Sebagian kreator di Indonesia lebih memilih rekening bank lokal karena prosesnya lebih praktis.
Data yang Perlu Diisi
Untuk menambahkan rekening bank, siapkan informasi berikut:
- Negara bank
- Nama pemilik rekening
- SWIFT Code bank
- Nomor rekening
SWIFT Code biasanya bisa ditemukan dengan mudah melalui pencarian internet berdasarkan nama bank.
Sebagai contoh, setiap bank memiliki kode SWIFT berbeda yang digunakan dalam sistem pembayaran internasional.
Mengisi Formulir Pajak di Sistem Facebook
Setelah metode pembayaran ditambahkan, sistem akan meminta kamu mengisi formulir pajak digital.
Langkah yang biasanya muncul antara lain:
- Login kembali ke akun Facebook jika diminta
- Jawab pertanyaan pajak dengan memilih opsi yang sesuai
- Pilih negara tempat tinggal (Indonesia)
- Verifikasi alamat
- Pilih tarif pajak yang tersedia (biasanya 0% untuk beberapa kasus tertentu)
Di akhir proses, kamu perlu:
- Menyetujui pernyataan data
- Menuliskan nama resmi sesuai KTP
- Mengirimkan formulir
Setelah formulir dikirim, akun pembayaran biasanya akan aktif.
Tanda Akun Pembayaran Facebook Berhasil Dibuat
Jika proses berhasil, dashboard monetisasi akan menampilkan status pembayaran yang aktif.
Beberapa indikatornya antara lain:
- Metode pembayaran sudah tersimpan
- Informasi pajak sudah diverifikasi
- Status akun pembayaran aktif
Artinya kreator sudah siap menerima pembayaran dari fitur monetisasi Facebook.
Berdasarkan pengalaman banyak kreator digital, proses aktivasi ini biasanya hanya membutuhkan beberapa menit jika semua data diisi dengan benar.
Agar Monetisasi Facebook Cepat Disetujui
Agar proses monetisasi berjalan lancar, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:
- Gunakan identitas asli sesuai dokumen resmi
- Pastikan nama rekening sama dengan nama akun pembayaran
- Hindari memasukkan data yang tidak valid
- Gunakan email dan nomor telepon aktif
Langkah sederhana ini bisa membantu menghindari masalah verifikasi di kemudian hari.
Setelah akun pembayaran aktif, kamu sudah bisa menerima penghasilan dari berbagai fitur monetisasi Facebook seperti iklan Reels, bonus kreator, atau iklan In-Stream.
Bagi kreator yang serius mengembangkan konten, pengaturan pembayaran ini merupakan langkah awal penting untuk membangun sumber pendapatan dari platform digital.