
DOYANDUIT – Mengisi progres kinerja harian di eKinerja BKN 2026 menjadi salah satu kewajiban bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pencatatan aktivitas kerja harian ini berkaitan langsung dengan evaluasi Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang menjadi dasar penilaian kinerja ASN setiap periode.
Banyak ASN, terutama yang baru pertama kali menggunakan sistem ASNdigital BKN, masih merasa ragu ketika harus mengisi progres harian. Kesalahan kecil, seperti lupa memasukkan bukti dukung atau jam kegiatan, dapat membuat laporan kinerja dianggap belum lengkap.
Berdasarkan praktik yang banyak digunakan ASN di berbagai instansi pada tahun 2026, pengisian progres harian sebenarnya cukup sederhana jika memahami alur sistemnya.
Kuncinya ada pada tiga hal utama:
- Menentukan rencana aksi yang sesuai
- Mengisi kegiatan harian secara detail
- Mengunggah bukti dukung pekerjaan
Menurut Badan Kepegawaian Negara, pencatatan progres harian bertujuan memastikan bahwa setiap aktivitas kerja ASN terdokumentasi secara transparan.
“Pengelolaan kinerja ASN dilakukan secara sistematis melalui aplikasi digital untuk memastikan pencapaian target kerja yang terukur,” sebagaimana dijelaskan dalam pedoman manajemen kinerja ASN oleh BKN.
Dengan memahami langkah yang benar, pengisian eKinerja bisa dilakukan dengan cepat dan tidak membebani pekerjaan harian.
Cara Login ke Sistem eKinerja BKN 2026
Sebelum mengisi progres kinerja harian, ASN harus terlebih dahulu masuk ke sistem ASN Digital BKN.
Langkah awalnya sebagai berikut:
- Buka situs asndigital.bkn.go.id
- Masukkan username dan password ASN
- Klik login
- Pilih menu Layanan Individu ASN
- Masuk ke menu Kinerja
Setelah berhasil masuk, Anda akan melihat dashboard manajemen kinerja ASN.
Di dalamnya terdapat berbagai menu penting, seperti:
- SKP tahunan
- Penilaian kinerja
- Progres kegiatan
- Bukti dukung pekerjaan
Mengakses Menu Progres Harian di eKinerja
Setelah login, langkah berikutnya adalah membuka menu progres harian.
Berikut alurnya:
- Pilih menu SKP
- Klik SKP Tahun 2026
- Masuk ke bagian Penilaian
- Tentukan Periode SKP
Biasanya terdapat dua pilihan periode:
- Bulanan
- Triwulanan
Banyak instansi menggunakan periode bulanan karena lebih mudah memantau aktivitas kerja.
Setelah periode dipilih, buka menu Progres Harian.
Di halaman ini biasanya akan terlihat tampilan seperti kalender kerja.
Arti Warna pada Progres Harian
Sistem eKinerja menggunakan indikator warna untuk menunjukkan status aktivitas:
| Warna | Keterangan |
|---|---|
| Merah | Kegiatan sudah direncanakan tetapi belum ada bukti dukung |
| Hijau | Kegiatan sudah selesai dan bukti dukung telah diunggah |
| Kosong | Belum ada kegiatan yang dicatat |
Tampilan ini memudahkan ASN melihat aktivitas kerja selama satu bulan secara cepat.
Cara Mengisi Progres Kinerja Harian di eKinerja BKN
Setelah memahami tampilan sistem, berikut langkah mengisi progres harian.
1. Klik Menu Tambah Progres Harian
Pada halaman progres, klik tombol Tambah Progres Harian.
Sistem akan menampilkan daftar rencana aksi yang sudah dibuat sebelumnya dalam SKP.
2. Pilih Rencana Aksi yang Sesuai
Pilih aktivitas kerja yang sedang atau akan dilakukan.
Contohnya:
- Memverifikasi dokumen
- Menyusun laporan
- Mengikuti rapat
- Melaksanakan tugas pimpinan
3. Tentukan Tanggal dan Jam Kegiatan
Isi informasi waktu secara detail.
Contoh:
- Tanggal kegiatan: 14 Januari 2026
- Jam mulai: 08.00
- Jam selesai: 10.00
Pengisian jam penting karena sistem menghitung total jam kerja harian.
4. Isi Deskripsi Kegiatan
Tuliskan kegiatan secara singkat tetapi jelas.
Contoh:
- Memverifikasi surat cuti pegawai
- Menyusun laporan administrasi bulanan
- Mengikuti sosialisasi melalui Zoom
Deskripsi yang jelas membantu atasan memahami aktivitas kerja yang dilakukan.
5. Klik Simpan
Setelah disimpan, kegiatan akan muncul pada kalender progres dengan warna merah.
Artinya kegiatan sudah dicatat tetapi belum memiliki bukti dukung.
Cara Mengunggah Bukti Dukung Kegiatan
Agar progres berubah menjadi hijau, ASN harus melengkapi kegiatan dengan bukti dukung.
Langkah-langkahnya
- Klik kegiatan yang berwarna merah
- Isi realisasi kegiatan
- Masukkan jumlah output pekerjaan
Contoh:
- Memverifikasi 10 dokumen surat cuti
Tambahkan Link Bukti Dukung
Bukti dukung dapat berupa:
- Screenshot pekerjaan
- Laporan kerja
- Notulen rapat
- Foto kegiatan
- Dokumen digital
Biasanya file disimpan di layanan penyimpanan online seperti:
- Google Drive
- OneDrive
- Cloud instansi
Setelah link dimasukkan, klik OK.
Jika berhasil, warna kegiatan akan berubah menjadi hijau.
Ini menandakan pekerjaan sudah tercatat lengkap dalam sistem.
Cara Melihat Realisasi Kinerja ASN
Selain mencatat kegiatan, ASN juga bisa melihat akumulasi realisasi pekerjaan.
Caranya:
- Masuk ke menu Pengisian Bukti Dukung
- Pilih RHK yang terkait
- Klik Detail
- Pilih Hitung Realisasi
Sistem akan menampilkan jumlah pekerjaan yang telah diselesaikan.
Contoh hasil realisasi:
- Target verifikasi surat cuti: 30 dokumen
- Realisasi saat ini: 16 dokumen
Fitur ini membantu ASN memantau pencapaian target kerja secara berkala.
Jika realisasi masih rendah, ASN dapat menyesuaikan aktivitas kerja berikutnya agar target SKP tetap tercapai.
Tips agar Pengisian eKinerja Tidak Menumpuk
Banyak ASN baru mengisi eKinerja sekaligus di akhir bulan.
Cara ini sebenarnya kurang efektif karena berisiko lupa kegiatan yang sudah dilakukan.
Beberapa tips yang sering digunakan ASN berpengalaman:
- Isi progres setiap hari
- Simpan bukti dukung langsung setelah kegiatan selesai
- Gunakan template laporan sederhana
- Catat kegiatan kecil sekalipun
Pendekatan ini membuat pengisian eKinerja terasa lebih ringan.
Mengisi progres kinerja harian di eKinerja BKN 2026 merupakan bagian penting dari sistem manajemen kinerja ASN.
Prosesnya terdiri dari beberapa langkah utama:
- Login ke ASNdigital BKN
- Membuka menu SKP 2026
- Mengisi progres harian
- Menambahkan bukti dukung kegiatan
- Mengecek realisasi kinerja
Dengan memahami alur tersebut, pengisian eKinerja menjadi lebih mudah dan tidak membingungkan. Selain membantu pencatatan pekerjaan, sistem ini juga membuat evaluasi kinerja ASN lebih transparan dan terukur.
Jika dilakukan secara rutin setiap hari, pengisian progres kinerja tidak akan terasa sebagai beban administrasi tambahan, melainkan sebagai catatan profesional atas aktivitas kerja yang telah dilakukan.