
DOYANDUIT – Pengisian target kinerja dan capaian output (Caput) di aplikasi SAKTI tahun 2026 menjadi salah satu proses penting yang wajib dipahami oleh operator satuan kerja atau satker.
Proses ini berpengaruh langsung terhadap monitoring pelaksanaan anggaran dan penilaian kinerja satker sepanjang tahun berjalan.
Berdasarkan mekanisme terbaru, pengisian target kinerja tahun 2026 masih dilakukan melalui menu Komitmen pada aplikasi SAKTI. Namun, proses monitoring hasil pengiriman kini dilakukan melalui platform MyIntress Kemenkeu, bukan lagi melalui OMSPAN seperti pada periode sebelumnya.
Bagi operator yang masih belajar atau baru pertama menangani proses ini, berikut panduan lengkapnya.
Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Mengisi Target Kinerja SAKTI
Sebelum mulai input data, ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan agar pengisian berjalan lancar.
Pelajari Petunjuk Teknis dari Kementerian Keuangan
Pengisian target kinerja harus mengacu pada pedoman resmi Direktorat Pelaksanaan Anggaran Kementerian Keuangan. Hal ini penting agar input data sesuai aturan yang berlaku.
Sesuaikan dengan Kondisi Satker
Setiap satker memiliki karakteristik output yang berbeda. Karena itu, target yang dimasukkan harus benar-benar disesuaikan dengan:
- jenis rincian output (RO),
- jenis rincian unit (RU),
- pola pelaksanaan kegiatan,
- target realisasi sepanjang tahun.
Koordinasi dengan KPPN Bila Diperlukan
Jika ada kebingungan dalam menentukan target atau pola pengisian, operator disarankan berkonsultasi dengan KPPN setempat agar tidak terjadi kesalahan data.
Cara Mengisi Target Kinerja di SAKTI Tahun 2026
Langkah pengisian target dilakukan menggunakan user Operator Komitmen.
Langkah Login dan Masuk Menu
Berikut tahapan awalnya:
- Login ke aplikasi SAKTI menggunakan akun operator komitmen
- Pilih menu Komitmen
- Klik submenu Capaian Kinerja
- Pilih Target Kinerja Satker
Setelah itu akan muncul daftar RO yang tersedia sesuai data pada DIPA satker.
Kenali Jenis RO Sebelum Mengisi Target
Sebelum input target, operator wajib memperhatikan beberapa informasi penting yang tersedia di kolom data, antara lain:
- Polarisasi capaian
- Polarisasi waktu
- Jenis RU
- Cara pelaporan
Informasi tersebut menentukan apakah target bisa diisi otomatis atau harus manual.
Cara Mengisi RO Statis dengan Pelaporan Otomatis
Untuk RO yang berjenis statis dan menggunakan metode pelaporan otomatis, pengisiannya relatif sederhana.
Langkah-langkahnya:
- Klik ikon pensil/edit pada RO terkait
- Pilih menu Isi Otomatis
- Tentukan periode bulan, biasanya Januari–Desember
- Klik Proses
- Sistem akan menghitung target otomatis secara proporsional
- Klik Simpan
Biasanya sistem akan menempatkan target utama di bulan terakhir, yaitu Desember.
Cara Mengisi RO Dinamis Secara Manual
Jika RO bersifat dinamis, operator harus memasukkan target secara manual.
Tahapan Pengisiannya:
- Pilih RO dinamis yang akan diisi
- Klik tombol edit
- Isi kolom PCRU sesuai target persentase capaian
- Isi kolom RU sesuai target output DIPA
- Atur pembagian target per bulan dari Januari sampai Desember
Sebagai contoh:
Jika target output adalah 607 orang dan ditargetkan selesai seluruhnya pada Januari, maka:
- Januari: PCRU 100 persen
- Januari: RU 607
- Februari–Desember: diisi 0
Metode seperti ini digunakan bila seluruh target memang direncanakan selesai di awal tahun.
Cara Mengirim Target Kinerja Setelah Diisi
Jika seluruh target sudah selesai diinput:
Lakukan langkah berikut:
- Periksa ulang semua data
- Klik tombol Kirim
- Konfirmasi dengan klik Ya
Setelah proses kirim berhasil, data tidak langsung muncul di sistem monitoring karena perlu waktu posting terlebih dahulu.
Menurut praktik lapangan, data biasanya masuk dalam waktu sekitar 1 hingga 3 jam setelah pengiriman.
Cara Cek Hasil Pengiriman di MyIntress Kemenkeu
Mulai tahun 2026, monitoring target kinerja dilakukan melalui MyIntress Kemenkeu.
Langkah Monitoring di MyIntress:
- Login ke akun DIGIT/MyIntress
- Pilih menu Lainnya
- Scroll ke bagian Tematik
- Klik Indikator Pelaksanaan Anggaran
- Pilih menu Konfirmasi Capaian Output
- Klik Detail pada data satker
Di menu tersebut operator dapat melihat apakah data target kinerja yang dikirim dari SAKTI sudah berhasil masuk atau belum.
Kenapa Target Kinerja Belum Bisa Dipakai untuk Isi Realisasi?
Banyak operator mengalami kendala saat ingin mengisi realisasi tetapi sistem menolak.
Penyebab Umumnya:
Data target belum terposting di MyIntress.
Jika ini terjadi, operator hanya perlu:
- menunggu beberapa jam,
- refresh monitoring secara berkala,
- memastikan status kiriman sudah berhasil terbaca sistem.
Karena selama target belum masuk ke MyIntress, menu realisasi biasanya belum dapat digunakan.
Pengisian target kinerja dan capaian output di SAKTI tahun 2026 harus dilakukan secara teliti karena menjadi dasar monitoring kinerja anggaran sepanjang tahun.
Operator perlu memahami jenis RO, metode pengisian otomatis maupun manual, hingga proses monitoring melalui MyIntress Kemenkeu.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, proses cara mengisi target kinerja dan capai output di SAKTI 2026 bisa dilakukan lebih cepat, akurat, dan minim revisi.