
DOYANDUIT – Dalam praktik pengelolaan kinerja tahun 2026, penilaian periodik triwulan 1 menjadi salah satu tahapan penting yang perlu dipahami oleh kepala sekolah.
Proses ini mencakup evaluasi kinerja guru pada periode Januari hingga Maret dan berfungsi sebagai alat bantu administrasi kepegawaian, terutama bagi ASN.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, banyak kepala sekolah masih merasa bingung dengan alur penilaian di sistem e-Kinerja.
Padahal, jika sudah memahami langkah-langkahnya, proses ini sebenarnya cukup sederhana dan bisa diselesaikan dalam waktu singkat.
Apa Itu Penilaian Periodik Triwulan 1?
Penilaian periodik triwulan 1 merupakan evaluasi kinerja yang dilakukan pada awal tahun, mencakup tiga bulan pertama. Sistem ini dirancang untuk membantu monitoring kinerja secara berkala.
Fungsi Utama Penilaian Periodik
- Sebagai alat bantu evaluasi kinerja guru
- Mendukung administrasi kepegawaian
- Menjadi dasar penghitungan angka kredit (khusus ASN)
- Memberikan gambaran progres kinerja secara bertahap
Penilaian ini bersifat opsional, namun tetap sangat disarankan untuk dilakukan.
Penilaian periodik digunakan sebagai alat bantu dan tidak wajib, namun dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan administrasi kepegawaian sesuai kebijakan instansi.
Langkah Awal Akses Pengelolaan Kinerja
Untuk memulai penilaian, kepala sekolah perlu masuk ke sistem pengelolaan kinerja melalui akun masing-masing.
Tahapan awal:
- Login ke akun kepala sekolah
- Masuk ke menu Pengelolaan Kinerja
- Pilih peran sebagai Pejabat Penilai Kinerja
- Scroll ke bagian Penilaian Periodik
Pada tahap ini, sistem akan menampilkan informasi terkait triwulan yang tersedia. Untuk awal tahun 2026, biasanya yang aktif adalah triwulan 1.
Cara Melakukan Penilaian Periodik Triwulan 1
Setelah masuk ke menu penilaian, langkah berikutnya adalah melakukan input penilaian terhadap guru yang ada di satuan pendidikan.
Langkah-langkah lengkap:
1. Pilih Satuan Pendidikan
Jika kepala sekolah mengampu lebih dari satu sekolah, pilih sekolah yang akan dinilai.
2. Klik “Lakukan Penilaian”
Masuk ke daftar guru yang akan dinilai.
3. Tentukan Metode Penilaian
- Bisa dilakukan satu per satu
- Atau sekaligus (massal) untuk efisiensi waktu
4. Ubah dan Simpan Penilaian
- Klik tombol Ubah
- Pilih kategori progres:
- Progres awal
- Progres menengah
- Progres lanjut
- Klik Simpan
Catatan: Kolom umpan balik bersifat opsional, sehingga boleh dikosongkan.
5. Cek Predikat Kinerja
Pastikan setiap guru sudah memiliki predikat kinerja sebelum dikirim.
6. Kirim ke e-Kinerja
- Klik Kirim ke e-Kinerja
- Masukkan teks konfirmasi sesuai instruksi (huruf besar)
- Klik Kirim
Jika berhasil, status akan berubah menjadi dalam proses pengiriman.
Hal Penting yang Perlu Diperhatikan
Agar proses berjalan lancar, ada beberapa hal yang sering terlewat oleh pengguna:
- Pastikan semua data guru sudah lengkap
- Predikat kinerja harus terisi sebelum pengiriman
- Ikuti format konfirmasi dengan benar (case sensitive)
- Periksa kembali sebelum klik kirim
Berdasarkan pengalaman banyak pengguna, kesalahan kecil seperti typo saat konfirmasi bisa membuat tombol kirim tidak aktif.
Agar Penilaian Lebih Efektif
Melakukan penilaian bukan sekadar formalitas. Ada beberapa cara agar proses ini lebih bermakna:
Gunakan Pendekatan Objektif
Nilai berdasarkan data dan kinerja nyata, bukan asumsi.
Manfaatkan Penilaian Massal dengan Bijak
Fitur massal memudahkan, tetapi tetap perlu ketelitian.
Lakukan Secara Berkala
Jangan menunggu deadline, karena bisa menumpuk pekerjaan.
Kaitan Penilaian dengan Angka Kredit ASN
Untuk guru ASN, penilaian ini bisa menjadi bagian dari pengajuan angka kredit. Oleh karena itu, meskipun tidak wajib, pelaksanaannya tetap penting.
Evaluasi Kemudahan Sistem e-Kinerja
Setelah proses selesai, biasanya sistem akan meminta pengguna memberikan penilaian terhadap kemudahan penggunaan.
Mayoritas pengguna menilai sistem ini cukup mudah digunakan, terutama setelah terbiasa dengan alurnya. Namun, tetap diperlukan peningkatan di sisi antarmuka agar lebih ramah bagi pengguna baru.
Penilaian periodik triwulan 1 di pengelolaan kinerja 2026 merupakan proses penting dalam evaluasi kinerja guru, terutama bagi kepala sekolah sebagai penilai.
Meskipun bersifat opsional, manfaatnya sangat besar untuk administrasi dan pengembangan karier ASN.
Dengan memahami langkah-langkahnya secara sistematis, proses ini bisa dilakukan dengan cepat, tepat, dan minim kesalahan.