Contoh Laporan Wawancara Kewirausahaan untuk Dijadikan Referensi, Lengkap dengan Kata Pengantar dan Observasi

29 Desember 2024 10:00
Bagikan :
Contoh laporan hasil wawancara dan observasi kewirausahaan. (DoyanDuit/Gal)

DOYANDUIT – Bagaimana cara membuat laporan wawancara kewirausahaan yang baik dan benar? Dalam dunia bisnis, wawancara adalah salah satu cara terbaik untuk menggali informasi langsung dari pelaku usaha.

Agar informasi yang diperoleh dari wawancara tersebut bisa disampaikan dengan jelas, penting untuk membuat laporan yang sistematis dan terstruktur.

Laporan ini akan sangat membantu Anda, baik itu untuk keperluan akademis maupun sebagai referensi dalam menjalankan usaha.

Untuk mempermudah Anda memahami struktur laporan wawancara kewirausahaan, berikut ini kami sajikan contoh lengkap dengan kata pengantar, hasil observasi, dan wawancara yang dapat Anda jadikan referensi.

Pada dasarnya, laporan wawancara kewirausahaan harus mengikuti beberapa struktur penting. Mulai dari kata pengantar, laporan hasil observasi, laporan hasil wawancara, hingga penutup.

Semua bagian ini saling berkaitan dan memberikan gambaran yang jelas mengenai usaha yang sedang dijalankan.

Struktur Laporan Wawancara Kewirausahaan

BAB I: PENDAHULUAN

  • A. Latar Belakang
    • Latar belakang dilakukannya wawancara terhadap seorang wirausahawan. Tujuan dari wawancara ini adalah untuk memperoleh informasi terkait perjalanan usaha, tantangan yang dihadapi, serta tips dan pengalaman yang dapat dibagikan oleh wirausahawan tersebut.
  • B. Tujuan Penulisan
    • Tujuan dari laporan ini adalah untuk menganalisis perjalanan usaha yang dijalankan oleh wirausahawan, termasuk langkah-langkah yang diambil, tantangan yang dihadapi, dan bagaimana mereka mengatasi hambatan tersebut.
  • C. Manfaat Penulisan
    • Manfaat dari laporan ini adalah untuk memberikan wawasan bagi pembaca mengenai kewirausahaan dan memberikan inspirasi bagi calon wirausahawan dalam memulai dan mengelola usaha mereka.

BAB II: LAPORAN HASIL OBSERVASI

  • A. Sejarah Pemilik dan Berdirinya Usaha
    • Penjelasan mengenai latar belakang pemilik usaha, bagaimana mereka memulai usaha tersebut, dan alasan yang mendasari pemilihan jenis usaha yang dijalankan.
  • B. Modal dan Keuntungan
    • Informasi mengenai modal awal yang dibutuhkan untuk memulai usaha, sumber modal yang digunakan, serta proyeksi keuntungan yang diperoleh dari usaha tersebut. Juga mencakup perkembangan usaha dalam hal keuntungan seiring berjalannya waktu.

BAB III: LAPORAN HASIL WAWANCARA

  • A. Daftar Pertanyaan
    • Daftar pertanyaan yang diajukan dalam wawancara kepada wirausahawan. Pertanyaan ini bisa mencakup topik-topik seperti latar belakang usaha, perkembangan usaha, tantangan yang dihadapi, solusi yang diterapkan, dan tips sukses dalam menjalankan usaha.
  • B. Jawaban dari Wawancara
    • Hasil wawancara yang mencakup jawaban dari wirausahawan atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Jawaban ini menggambarkan perjalanan usaha mereka, hambatan yang mereka hadapi, serta langkah-langkah yang mereka ambil untuk mengatasi tantangan dan mencapai kesuksesan.

BAB IV: ANALISIS HASIL WAWANCARA DAN OBSERVASI

  • A. Analisis Perjalanan Usaha
    • Menganalisis perjalanan usaha yang dijalankan oleh wirausahawan berdasarkan informasi yang diperoleh dari wawancara dan observasi. Menilai faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan dan perkembangan usaha mereka, seperti pemilihan produk, lokasi, serta strategi pemasaran yang diterapkan.
  • B. Tantangan yang Dihadapi
    • Membahas tantangan utama yang dihadapi oleh wirausahawan dalam mengelola usaha mereka, baik dalam hal operasional, keuangan, maupun manajerial.
  • C. Solusi yang Diterapkan
    • Menganalisis solusi yang diterapkan oleh wirausahawan untuk mengatasi tantangan yang ada, termasuk inovasi produk, perubahan strategi pemasaran, serta pengelolaan sumber daya manusia.
  • D. Pelajaran yang Dapat Diambil
    • Menyimpulkan pelajaran berharga yang dapat diambil dari perjalanan usaha wirausahawan tersebut, serta tips yang dapat diikuti oleh calon pengusaha lainnya.

BAB V: PENUTUP

  • A. Kesimpulan
    • Merangkum hasil analisis dari wawancara dan observasi, menyoroti hal-hal penting yang dapat dijadikan pedoman bagi para calon wirausahawan, serta gambaran umum mengenai faktor-faktor yang berperan dalam kesuksesan sebuah usaha.
  • B. Saran
    • Memberikan saran untuk pengembangan usaha atau untuk wirausahawan pemula, serta rekomendasi yang dapat membantu mereka dalam menghadapi tantangan yang mungkin muncul di masa depan.
Contoh laporan wawancara dan obervasi kewirausahaan. (Pexels)

Contoh Laporan Wawancara Kewirausahaan

Contoh laporan wawancara kewirausahaan yang akan kami bahas berasal dari karya Cindy Shafira yang berjudul “Tugas Kewirausahaan, Makalah Hasil Observasi dan Wawancara Usaha Kecil Menengah ‘Chika Snack’”.

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan rahmat dan berkah-Nya, sehingga saya dapat menyelesaikan tugas laporan observasi terhadap usaha kecil menengah “CHIKA SNACK”. Laporan ini disusun sebagai tugas dalam mata kuliah Kewirausahaan di Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Saya menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam laporan ini, namun saya berharap dapat memberikan manfaat dan pengetahuan kepada pembaca. Terima kasih saya sampaikan kepada Ibu Prof. Dr. Wiedy Murtini, M.Pd., selaku dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan, yang telah memberikan bimbingan dan tugas ini. Semoga makalah ini dapat memberikan kontribusi positif dan berguna.

Surakarta, 28 Oktober 2018
Cindy Shafira

BAB II
LAPORAN HASIL OBSERVASI

A. Sejarah Pemilik dan Berdirinya Usaha
Nama Pemilik Usaha: Ibu Asri Handyani dan Suami
Tempat, Tanggal Lahir: Karanganyar, 25 Februari 1987
Alamat: Jl. Surya Tenggelam II No. 17 Jebres, Surakarta

Usaha “Chika Snack” berdiri sejak tahun 2009, awalnya berlokasi di rumah orang tua Ibu Asri di daerah Gulon, Surakarta. Namun, satu tahun kemudian, Ibu Asri memutuskan untuk menyewa ruko di jalan Surya Utama, yang terletak di belakang Kampus UNS, dengan tujuan meningkatkan omzet. Lokasi ini dipilih karena dianggap strategis dan ramai, yang diharapkan dapat mendatangkan lebih banyak pelanggan.

B. Modal dan Keuntungan
Pada awal berdirinya, Ibu Asri memulai usaha makanan ringan dengan modal Rp. 2.500.000 untuk membeli bahan baku dan peralatan memasak. Keuntungan per hari berkisar antara Rp. 180.000 hingga Rp. 200.000, yang jika dihitung per bulan menjadi sekitar Rp. 5.400.000 hingga Rp. 6.000.000.

Seiring berjalannya waktu dan semakin banyaknya peminat, keuntungan harian pun meningkat menjadi Rp. 1.200.000 hingga Rp. 1.600.000, yang jika dihitung sebulan bisa mencapai Rp. 36.000.000 hingga Rp. 48.000.000. Selain itu, permintaan juga meningkat terutama menjelang hari raya, sehingga usaha ini berkembang menjadi agen makanan ringan.

BAB III
LAPORAN HASIL WAWANCARA

A. Daftar Pertanyaan:

  1. Bagaimana Ibu Asri memulai usaha ini?
    “Saya sudah memulai usaha ini sejak sebelum menikah, bermula dari membantu ibu saya yang berjualan snack di dekat sekolah. Saat itu, variasi makanan yang dijual tidak sebanyak sekarang, seperti keripik dan macaroni pedas.”
  2. Bagaimana sejarah perkembangan usaha ini hingga sekarang?
    “Awalnya hanya membantu ibu berjualan, tapi saya mulai mengubah strategi pemasaran dengan menjual langsung kepada ibu-ibu yang menunggu anaknya pulang sekolah. Hal ini membawa hasil yang positif, terutama saat hari raya, banyak konsumen yang datang ke rumah.”
  3. Apa kendala yang dialami Ibu Asri selama menjalani usaha ini?
    “Awalnya, kendala yang saya hadapi adalah terbatasnya tenaga karena hanya bekerja dengan ibu saya. Selain itu, sulit juga menaikkan harga jual karena harga bahan baku semakin mahal.”
  4. Bagaimana cara Ibu Asri mengatasi masalah tersebut?
    “Untuk tenaga, saya memperkerjakan 3 karyawan. Untuk bahan baku, saya membeli langsung ke agen dengan harga grosiran, sehingga lebih hemat.”
  5. Berapa modal yang Ibu Asri keluarkan untuk membuka usaha ini?
    “Modal awalnya sekitar Rp. 2.500.000 untuk membeli bahan baku dan peralatan memasak.”
  6. Berapa penghasilan perbulan/perharinya?
    “Penghasilan per hari rata-rata Rp. 1.200.000 hingga Rp. 1.600.000. Per bulan, penghasilan berkisar antara Rp. 36.000.000 hingga Rp. 48.000.000.”
  7. Apa saja suka duka selama menjalani usaha ini?
    “Awalnya keuntungan kami kecil dan hanya cukup untuk konsumsi pribadi. Namun, seiring waktu, usaha kami berkembang pesat dan kini kami dapat menabung sebagian laba.”
  8. Apakah sebelumnya Ibu Asri berpikir untuk membuka usaha lain?
    “Tidak ada niat membuka usaha lain, saya lebih fokus pada usaha makanan ringan ini. Alhamdulillah, sekarang kami sudah dipercaya menjadi agen makanan ringan lain.”
  9. Apakah Ibu Asri memiliki cabang lain selain di sini?
    “Belum ada, namun tempat usaha pertama di Gulon masih aktif dan banyak pelanggan yang datang ke sana.”
  10. Apa kiat-kiat untuk menjadi pengusaha yang sukses?
    “Yang terpenting adalah tetap optimis, tidak takut gagal, dan terus belajar. Memiliki target dan rencana bisnis yang jelas, serta memilih lokasi yang strategis juga sangat penting.”

BAB IV
PENUTUP

Kesimpulan

Perjalanan Ibu Asri dalam membangun usaha “Chika Snack” menunjukkan bahwa menjadi pengusaha sukses bukanlah hal yang instan. Dengan kerja keras, tekad, dan kemampuan melihat peluang, Ibu Asri mampu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi.

Dari kisah ini, kita belajar bahwa untuk sukses sebagai wirausaha, kita perlu memiliki semangat, keberanian untuk mengambil risiko, dan optimisme untuk terus maju meski menghadapi tantangan. Ibu Asri telah membuktikan bahwa usaha yang dimulai dari hal kecil bisa berkembang menjadi usaha yang besar jika dijalani dengan tekun dan penuh dedikasi.

 

Demikianlah contoh laporan wawancara kewirausahaan lengkap dengan kata pengantar, hasil wawancara, dan hasil observasi.***

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050