
DOYANDUIT – IHSG berhasil mencatat penguatan cukup signifikan pada perdagangan 3 Juli 2026. Indeks Harga Saham Gabungan ditutup naik 2,28 persen atau bertambah 131,22 poin ke level 5.875,78.
Kenaikan ini menjadi sinyal positif setelah pasar saham Indonesia sempat bergerak dalam tekanan selama beberapa pekan terakhir. Meski demikian, sejumlah analis masih mengingatkan bahwa risiko koreksi belum sepenuhnya hilang.
Data perdagangan menunjukkan IHSG dibuka di level 5.806,17, sempat menyentuh titik tertinggi 5.899,30 sebelum akhirnya ditutup di area 5.875. Sepanjang sesi perdagangan, aktivitas beli terlihat lebih dominan dibanding tekanan jual.
IHSG Menguat, tetapi Belum Sepenuhnya Aman
Meski terlihat positif, tim riset MNC Sekuritas menilai investor belum bisa sepenuhnya lengah.
Dalam laporan MNCS Daily Scope Wave edisi 6 Juli 2026, penguatan IHSG masih tertahan oleh area MA20 atau rata-rata pergerakan 20 hari yang sering menjadi penghalang tren naik jangka pendek.
Pada grafik mingguan, tekanan jual juga masih terlihat lebih dominan.
Berdasarkan analisis gelombang Elliott yang digunakan MNC Sekuritas, terdapat dua skenario yang sedang diamati pasar.
Skenario pertama menunjukkan IHSG masih berada dalam fase koreksi lanjutan sehingga berpotensi kembali menguji area 5.472 hingga 5.540.
Namun dalam skenario yang lebih optimistis, indeks mulai membentuk fase awal gelombang kenaikan baru yang dapat membuka peluang penguatan lebih lanjut.
Bagi investor ritel, kondisi seperti ini sering menjadi periode yang membingungkan. Di satu sisi indeks melonjak cukup kuat, tetapi indikator teknikal belum sepenuhnya mengonfirmasi bahwa tren naik sudah aman.
Level Teknikal IHSG Menurut MNC Sekuritas
| Level | Posisi |
|---|---|
| Support 1 | 5.486 |
| Support 2 | 5.317 |
| Resistance 1 | 6.007 |
| Resistance 2 | 6.286 |
Sumber: MNC Sekuritas, MNCS Daily Scope Wave 6 Juli 2026.
Rekomendasi Saham yang Menarik Dipantau
Di tengah penguatan pasar, beberapa saham menunjukkan peningkatan volume transaksi dan mulai menarik perhatian pelaku pasar.
MNC Sekuritas menempatkan empat saham dalam daftar top picks untuk perdagangan pekan ini, yakni AVIA, JPFA, MLPL, dan PSAB.
Keempatnya dinilai menunjukkan pola teknikal yang relatif menarik dengan dukungan volume pembelian yang meningkat.
AVIA Berhasil Menembus MA20
Saham AVIA ditutup menguat 4,58 persen ke level 320.
Yang menarik, kenaikan tersebut disertai peningkatan volume pembelian dan berhasil menembus area MA20. Dalam banyak kasus, kombinasi ini sering dianggap sebagai tanda awal perbaikan tren.
Trading Plan AVIA
- Buy on Weakness: 254–288
- Target Price 1: 330
- Target Price 2: 348
- Stop Loss: di bawah 248
Bagi trader yang menunggu harga lebih ideal, strategi buy on weakness masih menjadi pendekatan yang relatif aman dibanding mengejar harga saat sedang naik.
JPFA Mulai Menunjukkan Momentum Positif
Saham JPFA turut bergerak kuat dengan kenaikan 4,37 persen ke level 2.030.
Pergerakannya berhasil bertahan di atas MA20 dan ditopang oleh aktivitas beli yang cukup konsisten.
Sejumlah pengguna forum investasi mengaku JPFA menjadi salah satu saham sektor konsumsi yang kembali dilirik karena pergerakannya mulai stabil setelah periode volatilitas yang cukup panjang.
Trading Plan JPFA
- Buy on Weakness: 1.975–2.020
- Target Price 1: 2.100
- Target Price 2: 2.210
- Stop Loss: di bawah 1.925
MLPL Menarik karena Volume Pembelian Meningkat
MLPL menguat 3,80 persen ke level 82.
Meski kenaikannya tidak sebesar beberapa saham lain, perhatian pasar tertuju pada peningkatan volume transaksi yang cukup konsisten.
Dalam pengalaman sejumlah trader, fase awal kenaikan sering ditandai oleh lonjakan volume sebelum harga bergerak lebih agresif.
Trading Plan MLPL
- Buy on Weakness: 79–81
- Target Price 1: 89
- Target Price 2: 97
- Stop Loss: di bawah 75
PSAB Masih Berpotensi Melanjutkan Tren
PSAB mencatat kenaikan 4,08 persen ke level 408.
Aktivitas pembelian masih terlihat dominan dan secara teknikal saham ini dinilai sedang berada pada fase awal pembentukan gelombang lanjutan.
Namun seperti saham berbasis komoditas lainnya, volatilitas PSAB juga cenderung lebih tinggi sehingga disiplin stop loss tetap perlu diperhatikan.
Trading Plan PSAB
- Buy on Weakness: 390–402
- Target Price 1: 444
- Target Price 2: 464
- Stop Loss: di bawah 374
Ringkasan Rekomendasi Saham
| Kode | Buy on Weakness | Target 1 | Target 2 | Stop Loss |
|---|---|---|---|---|
| AVIA | 254–288 | 330 | 348 | <248 |
| JPFA | 1.975–2.020 | 2.100 | 2.210 | <1.925 |
| MLPL | 79–81 | 89 | 97 | <75 |
| PSAB | 390–402 | 444 | 464 | <374 |
Penguatan IHSG ke level 5.875 memberi sentimen positif bagi pasar saham Indonesia pada awal Juli 2026.
Meski tekanan beli masih mendominasi perdagangan harian, risiko koreksi belum sepenuhnya hilang karena indeks masih menghadapi area resistance penting.
Bagi investor dan trader aktif, AVIA, JPFA, MLPL, dan PSAB menjadi beberapa saham yang layak masuk daftar pantauan.
Seperti biasa, fokus tidak hanya pada potensi keuntungan, tetapi juga disiplin menjalankan batas risiko.