
DOYANDUIT – Gelombang pencairan PKH tahap 4 dan BPNT Oktober–Desember 2025 resmi bergerak. Mulai awal minggu ini, laporan penerima manfaat menunjukkan saldo KKS mulai terisi secara bertahap dari empat bank penyalur: BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
Banyak keluarga penerima manfaat (KPM) melaporkan bahwa saldo sudah masuk sejak subuh melalui ATM, agen, hingga e-warong.
Berdasarkan pemantauan di lapangan dan informasi terbaru, penyaluran dilakukan bertahap sesuai SP2D dan rekap BNBA yang telah turun. Nilai BPNT tetap berada di kisaran Rp600.000, sementara nominal PKH mengikuti kategori validasi keluarga (ibu hamil, balita, lansia, disabilitas, pendidikan, dsb).
“Hari ini Senin para KPM sudah mulai tersenyum karena penyaluran telah dimulai bagi pengguna kartu KKS,” ujar kanal YouTube Info Bansos.
Bank Penyalur Mulai Transfer ke Kartu KKS
Empat bank penyalur sudah mulai mengisi saldo secara serentak:
- BSI
- Bank Mandiri
- BRI
- BNI
Pencairan ini merujuk pada rekap BNBA PKH tahap 4 dan turunnya SP2D termin 1 & 2. Ketika kedua bantuan masuk beriringan (PKH dan BPNT), KPM dapat mencairkannya sekaligus melalui kartu KKS tanpa proses tambahan.
Menurut laporan banyak pengguna, meskipun aplikasi terbaru belum memperbarui status, saldo tetap masuk dan bisa ditarik.
“Turunnya SP2D menjadi bukti bahwa penyaluran bansos tribulan keempat telah dimulai,” jelas sumber tersebut.
Daftar Daerah yang Sudah Cair – 40 Wilayah Terpantau
Berdasarkan pemantauan, lebih dari 40 kabupaten/kota mulai menerima penyaluran bertahap. Wilayah terbanyak berada di Aceh melalui Bank BSI, disusul sejumlah daerah di Sumatera, Jawa, hingga Kalimantan.
Daftar 30+ Daerah yang Sudah Terpantau Cair
- Aceh Barat
- Aceh Barat Daya
- Aceh Besar
- Aceh Jaya
- Aceh Selatan
- Aceh Singkil
- Aceh Tamiang
- Aceh Tengah
- Aceh Tenggara
- Aceh Timur
- Aceh Utara
- Asahan
- Bener Meriah
- Bireuen
- Bogor
- Deli Serdang
- Garut
- Gayo Lues
- Labuhan Batu
- Labuhan Batu Utara
- Mandailing Natal
- Nagan Raya
- Nias Selatan
- Padang Lawas Utara
- Pandeglang
- Pidie
- Pidie Jaya
- Simalungun
- Simeulue
- Tapanuli Tengah
- Tulungagung
- Jakarta Timur
- Banda Aceh
- Batam
- Langsa
- Lhokseumawe
- Medan
- Sabang
- Sibolga
- Subulussalam
Mayoritas wilayah tersebut menerima penyaluran melalui BSI, namun beberapa lokasi lain mulai terisi dari bank berbeda.
Daerah Lain yang Mulai Cair Melalui Bank Mandiri
Beberapa di antaranya:
- Bombana
- Bone
- Brebes
- Bulukumba
- Buol
- Cianjur
- Cilacap
- Dairi
- Dharmasraya
- Empat Lawang
- Garut
- Gorontalo Utara
- Gunung Kidul
- Hulu Sungai Tengah
- Hulu Sungai Utara
- Jember
- Karawang
- Karo
- Kebumen
- Kepulauan Meranti
- Kolaka
- Kolaka Timur
- Kolaka Utara
- Kota Waringin Barat
- Kota Waringin Timur
- Kutai Barat
- Kutai Timur
- Lampung Barat
- Lampung Utara
- Maluku Tenggara
- Minahasa Selatan
- Minahasa Tenggara
Selain itu, daerah di Bengkulu, Jambi, Banten, dan beberapa daerah kota pun sudah mulai menerima transfer saldo KKS.
Kenapa Ada KPM yang Tidak Lagi Dapat Bansos?
Meski pencairan berjalan lancar, gelombang ini juga menandai banyak KPM yang terhapus sebagai penerima. Penyebabnya berasal dari proses Validasi DTSN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) yang digunakan pemerintah untuk menentukan kelayakan.
Berikut beberapa alasan utama:
1. Kondisi ekonomi dinilai membaik
- Rumah tangga berada di desil 6 atau lebih tinggi
- Sekitar 1,8–1,9 juta KPM keluar dari daftar
- Kesimpulannya: meningkat secara ekonomi dan tidak lagi masuk kategori miskin atau miskin ekstrem
2. Status pekerjaan anggota keluarga tidak memenuhi kriteria
Jika ada anggota keluarga dalam satu KK yang memiliki pekerjaan tertentu, bantuan otomatis gugur, seperti:
- ASN/PNS
- TNI/Polri
- Pensiunan
- Guru sertifikasi
- CPNS, P3K
- Pekerja migran (TKI/TKW)
- Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan gaji di atas UMR/UMP
3. Pemakaian listrik daya tinggi
- Penggunaan listrik 2.200 VA ke atas dianggap mampu
4. Data kependudukan tidak sinkron
Banyak kasus terjadi karena:
- Alamat berbeda dalam KK dan DTKS
- NIK tidak valid
- Ganda penerimaan data
Jika status “tidak menerima”, KPM disarankan mengecek perubahan data melalui kelurahan, desa, atau aplikasi resmi pemerintah.

Bagaimana Cara Mengecek Jika Saldo Sudah Masuk?
KPM bisa memeriksa saldo dengan beberapa cara:
- Lewat ATM atau Agen Bank KKS
- Lewat e-Warung
- Melihat struk transaksi setelah pembelian sembako
- Cek aplikasi resmi bank penyalur atau mengecek SP2D lokal
Biasanya pencairan bertahap memerlukan waktu 3–4 hari setelah SP2D turun sebelum semua KKS terisi.
Penyaluran PKH tahap 4 dan BPNT Oktober–Desember 2025 sudah dimulai. Empat bank penyalur, BRI, BNI, Mandiri, dan BSI, sudah mengisi saldo secara bertahap, dan puluhan kabupaten/kota telah terkonfirmasi cair.
Jika kamu belum menerima saldo:
- Pantau akun KKS secara berkala
- Cek ATM atau agen bank
- Ikuti informasi resmi desa, kecamatan, dinas sosial, atau kanal pemerintah tepercaya
Dengan memahami cara kerja penyaluran dan kriteria penerima berdasarkan DTSN, kamu bisa mengevaluasi apakah data masih memenuhi syarat dan mengambil langkah bila ada pembaruan data yang diperlukan.