PT Equityworld Futures Bergerak di Bidang Apa? Bagaimana Sistem Kerjanya? Ini Komentar tentang Perusahaan

30 Desember 2024 12:00
Bagikan :
Sistem kerja PT Equityworld Futures. (Kaskus)

DOYANDUIT – Apakah Anda pernah mendengar tentang PT Equityworld Futures (EWF)? Jika belum, mari kita bahas secara lebih mendalam tentang perusahaan pialang yang satu ini.

EWF adalah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan berjangka, yang telah beroperasi sejak tahun 2005. Dikenal sebagai salah satu anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), EWF juga terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dan PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI).

EWF menawarkan berbagai layanan yang menarik bagi para investor, seperti transaksi yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, grafik harga yang diperbarui langsung, serta penarikan dana yang aman dan terjamin.

Namun, meskipun memiliki berbagai layanan yang memudahkan para nasabah, pengalaman bekerja di EWF ternyata tidak selalu seindah yang dibayangkan.

Salah satu orang yang pernah merasakan langsung bekerja di sana adalah pemilik akun @cashdik di forum Kaskus.

Dalam pengalamannya, ia menceritakan bagaimana sistem kerja di EWF lebih mirip dengan sistem pemasaran berjenjang atau multi-level marketing (MLM), yang bisa membuat para pegawainya merasa terjebak dalam lingkaran yang tidak menyenangkan.

Pengalaman Kerja di PT Equityworld Futures

Menurut pengalaman yang dibagikan oleh pemilik akun @cashdik di Kaskus, bekerja di PT Equityworld Futures memiliki tantangan tersendiri. Pada awalnya, ia merasa penasaran dengan sistem kerja yang diterapkan oleh perusahaan ini.

EWF mengharuskan pegawai untuk menarik sebanyak mungkin nasabah yang ingin berinvestasi dengan jumlah yang tidak sedikit. Untuk membuka akun dan mulai berinvestasi di EWF, seorang nasabah harus mendepositkan minimal Rp 100 juta.

Angka yang cukup besar ini tentu saja tidak mudah dicapai, terutama bagi orang yang baru mengenal dunia investasi.

Untuk dapat memperoleh nasabah dengan investasi sebesar itu, pegawai EWF diharuskan memiliki keterampilan dalam pemasaran dan komunikasi.

Bahkan, tak jarang mereka diminta untuk menghubungi teman-teman, keluarga, atau rekan-rekan mereka yang dianggap memiliki potensi untuk menjadi nasabah.

Para pegawai baru sering kali diberikan dorongan untuk melibatkan orang-orang terdekat mereka, dengan janji keuntungan yang menggiurkan. Namun, pengalaman yang dibagikan oleh @cashdik menunjukkan bahwa tak semua janji tersebut berakhir baik, dan malah bisa berisiko merusak hubungan sosial.

Rekrutmen karyawan untuk menargetkan keluarga menjadi nasabah. (Pexels/Leelo The First)

Sistem Kerja dan Tantangan yang Dihadapi

Sistem kerja di PT Equityworld Futures, sebagaimana yang diungkapkan oleh @cashdik, sangat menekankan pada pencapaian target melalui perekrutan nasabah baru.

Pegawai yang tidak berhasil mencapai target tidak akan mendapatkan penghasilan apapun, sementara yang berhasil melakukan transaksi atau “closing” akan mendapatkan bonus dan komisi. Namun, meskipun terdengar menjanjikan, sistem ini ternyata memiliki celah yang cukup besar.

Seringkali, nasabah yang sudah menginvestasikan uang mereka merasa dirugikan karena keuntungan yang dijanjikan tidak sesuai dengan kenyataan.

Menurut pengalaman @cashdik, pegawai baru bahkan terkadang diminta untuk meminta tambahan dana atau “top up” dari nasabah mereka, dengan ancaman bahwa jika dana tersebut tidak ditambahkan, investasi awal akan hilang begitu saja. Hal ini tentu saja membuat banyak nasabah merasa kecewa dan merasa ditipu.

Tak hanya itu, sebagian besar nasabah yang tertarik berinvestasi di EWF adalah mereka yang memiliki cukup modal.

Hal ini membuat pemasarannya lebih berfokus pada orang-orang dengan kekayaan lebih, yang mungkin saja memiliki risiko kehilangan uang dalam jumlah besar jika tidak memahami cara kerja investasi berjangka dengan baik.

Pengalaman Negatif dan Refleksi

Setelah bekerja di PT Equityworld Futures dan mengalami sendiri bagaimana mekanisme yang diterapkan di sana, @cashdik akhirnya memutuskan untuk berhenti.

Ia menyadari bahwa meskipun ada potensi untuk mendapatkan banyak uang, banyak pihak yang merasa dirugikan dalam sistem ini. Nasabah yang mengharapkan keuntungan besar dari investasi mereka sering kali justru merugi, karena mereka tidak mendapatkan informasi yang cukup mengenai risiko-risiko yang terlibat.

Selain itu, salah satu alasan utama mengapa @cashdik akhirnya memutuskan untuk berhenti adalah ketidakpuasan dengan pekerjaan yang tidak sesuai dengan bidang yang ia lamar.

Awalnya, ia melamar untuk posisi IT, namun justru ditempatkan di bagian pemasaran, yang ternyata lebih menekankan pada rekrutmen nasabah dibandingkan dengan pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya.

Penutup

Berdasarkan pengalaman yang dibagikan, dapat disimpulkan bahwa meskipun PT Equityworld Futures menawarkan berbagai kemudahan dan potensi keuntungan dalam dunia perdagangan berjangka, ada banyak aspek yang perlu diperhatikan sebelum terjun ke dalamnya.

Jika Anda tertarik untuk berinvestasi atau bekerja di perusahaan ini, pastikan Anda memiliki pemahaman yang cukup tentang risiko yang terlibat, baik sebagai nasabah maupun sebagai karyawan.

Selalu lakukan riset mendalam dan pertimbangkan segala kemungkinan sebelum mengambil keputusan.***

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050