
DOYANDUIT – Pengisian EMIS GTK semester 2 tahun pelajaran 2025/2026 menjadi salah satu tugas penting bagi operator madrasah dan proktor di lingkungan Kementerian Agama.
Proses ini tidak hanya berkaitan dengan pembaruan data guru dan jadwal pembelajaran, tetapi juga menjadi dasar penerbitan dokumen penting seperti S25, SKBK, dan SKMT di sistem Simpatika.
Berdasarkan praktik yang dilakukan banyak operator madrasah setiap semester, kesalahan kecil dalam pengisian data sering menyebabkan proses verifikasi guru menjadi tertunda.
Karena itu, memahami alur pengerjaan EMIS GTK secara runtut sejak awal sangat membantu menghindari revisi berulang.
Tahapan Awal: Aktivasi Akun Guru di EMIS GTK
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan seluruh akun PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) aktif.
Operator madrasah biasanya meminta guru untuk melakukan login secara mandiri, tetapi dalam beberapa kasus operator juga dapat membantu mengaktifkan akun secara kolektif.
Langkah Aktivasi Akun PTK
- Login ke sistem EMIS GTK.
- Pastikan semua guru sudah memiliki akun aktif.
- Kepala madrasah biasanya tidak termasuk dalam tahap aktivasi awal.
- Jika diperlukan, koordinasikan melalui grup komunikasi madrasah agar seluruh guru segera login.
Langkah ini terlihat sederhana, namun sering menjadi hambatan awal karena ada guru yang lupa password atau belum mengakses akun.
Setelah semua akun aktif, operator dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
Login Admin Madrasah dan Pengaturan Kurikulum
Tahapan selanjutnya dilakukan melalui akun admin madrasah menggunakan username dan password kepala madrasah.
Setelah berhasil login, operator akan melihat beberapa menu utama di dashboard EMIS GTK.
Pengaturan Kurikulum
Pada menu Kurikulum, operator perlu memastikan kurikulum yang digunakan sesuai dengan kebijakan madrasah.
Pilihan yang biasanya tersedia antara lain:
- Kurikulum 2013
- Kurikulum Merdeka
Walaupun sebelumnya sudah pernah memilih kurikulum, sistem biasanya meminta sinkronisasi ulang setiap semester.
Hal ini terjadi karena beberapa komponen dalam sistem dapat berubah. Misalnya, beberapa modul seperti P5 pada Kurikulum Merdeka terkadang tidak aktif setelah pembaruan sistem.
Mengatur Data Kelas dan Wali Kelas
Setelah kurikulum selesai disesuaikan, operator perlu mengatur profil kelas.
Data kelas sebenarnya sudah tersedia di sistem, terutama untuk semester berjalan. Namun beberapa informasi masih harus dilengkapi.
Hal yang Harus Diisi di Menu Kelas
- Nama kelas
- Tingkat pendidikan
- Kapasitas kelas
- Pejabat wali kelas
Banyak operator menemukan bahwa kolom wali kelas masih kosong setelah pembaruan semester.
Cara mengisinya cukup mudah:
- Buka menu Kelas
- Pilih kelas yang ingin diedit
- Klik Edit Kelas
- Pilih guru yang menjadi wali kelas
- Klik Simpan
Proses ini harus dilakukan untuk seluruh kelas yang ada di madrasah.
Mengisi Jam Kerja dan Jadwal Pelajaran
Tahap berikutnya adalah menyusun jadwal pembelajaran di EMIS GTK.
Menu ini biasanya berada pada bagian Jadwal di dashboard sistem.
1. Mengisi Jam Kerja
Jika jadwal semester sebelumnya belum tersedia, operator dapat menambahkan jam kerja dengan menekan tombol tambah (+).
Data yang perlu diatur antara lain:
- Jam masuk pembelajaran
- Durasi jam pelajaran
- Urutan jam ke-1 hingga jam terakhir
2. Menginput Jadwal Mingguan
Setelah jam kerja selesai, operator dapat menyusun jadwal tiap kelas.
Langkahnya sebagai berikut:
- Pilih kelas yang ingin dibuat jadwalnya
- Pilih template jadwal mingguan
- Tambahkan mata pelajaran
- Tentukan guru pengajar
- Atur durasi jam pelajaran
Hal penting yang perlu diperhatikan adalah hindari benturan jadwal guru, terutama jika seorang guru mengajar di beberapa kelas.
Banyak operator berpengalaman biasanya membuat draft jadwal terlebih dahulu sebelum memasukkannya ke sistem.
Memastikan Data Absensi Guru Lengkap
Setelah jadwal selesai diinput, tahap berikutnya adalah memeriksa absensi guru.
Data absensi harus diisi secara lengkap karena akan memengaruhi status kelayakan guru dalam sistem Simpatika.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Jangan ada absensi kosong
- Jika guru tidak hadir, isi dengan status yang sesuai
- Hindari jumlah alfa yang terlalu banyak
Menurut praktik yang umum di madrasah, ketidakhadiran tanpa keterangan lebih dari tiga hari dapat memicu verifikasi tambahan pada sistem.
Karena itu operator biasanya melakukan pengecekan ulang sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
Cek Kelayakan Guru di Akun PTK
Tahapan berikutnya dilakukan melalui akun masing-masing guru. Operator atau guru perlu login kembali untuk memeriksa menu Kelayakan Guru.
Menu ini biasanya berada di bagian bawah dashboard akun PTK. Jika seluruh data sudah benar, status kelayakan guru akan muncul sebagai layak.
Status ini penting karena menjadi dasar penerbitan beberapa dokumen administrasi.
Cara Cetak S25 di Simpatika
Setelah semua data dipastikan valid, tahap terakhir adalah mencetak dokumen S25.
Proses ini dilakukan menggunakan akun PTK kepala madrasah, bukan akun admin madrasah.
Langkah Cetak S25
- Logout dari akun admin
- Login menggunakan akun PTK kepala madrasah
- Buka menu layanan Simpatika
- Pilih opsi Cetak S25
- Unduh atau cetak dokumen
Dokumen ini menjadi salah satu syarat penting untuk proses administrasi lanjutan.
Setelah S25 terbit, operator dapat melanjutkan tahap berikutnya seperti:
- SKBK
- SKMT
- S29D
- S29E
Pengisian EMIS GTK 2026 hingga cetak S25 di Simpatika membutuhkan proses yang cukup panjang dan harus dilakukan secara berurutan.
Secara garis besar, alurnya meliputi:
- Aktivasi akun guru
- Login admin madrasah
- Sinkronisasi kurikulum
- Pengaturan kelas dan wali kelas
- Penyusunan jadwal pelajaran
- Pengecekan absensi guru
- Verifikasi kelayakan guru
- Cetak dokumen S25
Dengan mengikuti tahapan tersebut secara sistematis, operator madrasah dapat meminimalkan kesalahan data sekaligus mempercepat proses administrasi guru di sistem Kementerian Agama.