
DOYANDUIT – Harga emas dunia menutup perdagangan pekan ini dengan pergerakan stabil di kisaran USD 4.065 per ons, setelah sempat turun lebih dari 1% di awal sesi.
Dukungan terhadap logam mulia datang dari meningkatnya ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada Desember mendatang.
Berdasarkan data OANDA, harga spot gold berakhir di USD 4.065,01 per ons, turun tipis 0,31% dari penutupan sebelumnya di USD 4.077,53. Secara mingguan, harga emas hanya melemah 0,1%, menandakan pasar cenderung bergerak hati-hati menjelang akhir November.
Sementara itu, futures emas Desember di AS naik 0,4% menjadi USD 4.076,90 per ons, mencerminkan optimisme investor terhadap arah kebijakan moneter yang lebih longgar di bulan depan.
Komentar Dovish The Fed Angkat Harapan Pemangkasan Suku Bunga
Harapan terhadap penurunan suku bunga The Fed kembali meningkat setelah Presiden The Fed New York, John Williams, mengatakan bahwa bank sentral masih memiliki ruang untuk memangkas suku bunga tanpa mengorbankan target inflasi.
Komentar tersebut memicu lonjakan minat beli emas di sesi Asia dan Eropa, meskipun sempat tertahan menjelang penutupan pasar AS.
“Komentar Williams memberi ‘angin segar’ bagi para pelaku pasar emas. Hal ini memberikan bahan bakar baru bagi para bullish di pasar logam mulia,” kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.
Data dari CME FedWatch Tool menunjukkan peluang pemangkasan suku bunga Desember kini melonjak menjadi 70%, naik dari 46% sehari sebelumnya.
Namun, tidak semua pejabat The Fed sependapat. Presiden The Fed Dallas, Lorie Logan, menyerukan agar suku bunga ditahan lebih lama guna memastikan tekanan inflasi benar-benar mereda.
Data Tenaga Kerja AS Masih Campuran
Laporan tenaga kerja AS yang tertunda akibat penutupan pemerintahan akhirnya dirilis pada Jumat (21/11). Data tersebut menunjukkan nonfarm payrolls naik 119.000 pada Oktober, jauh di atas perkiraan 50.000, menandakan pasar tenaga kerja masih solid.
Namun, tingkat pengangguran naik menjadi 4,4%, level tertinggi dalam empat tahun terakhir, sementara pertumbuhan upah meningkat menjadi 3,8%.
Analis menilai hasil ini menggambarkan kondisi ekonomi yang campuran: tenaga kerja tetap kuat, tetapi tekanan inflasi upah masih ada.
“Meningkatnya pekerjaan menunjukkan ekonomi tetap tangguh, tetapi kenaikan pengangguran bisa menjadi sinyal awal perlambatan di pasar tenaga kerja,” tulis analis ANZ Research dalam catatan risetnya.
Performa Harga Emas XAUUSD (22 November 2025)
| Periode | Pergerakan |
|---|---|
| 1 hari | −0.31% |
| 5 hari | −0.33% |
| 1 bulan | −1.10% |
| 6 bulan | +21.29% |
| Year-to-date | +54.85% |
📊 Catatan: Secara keseluruhan, harga emas masih naik lebih dari 50% sepanjang 2025, didukung oleh permintaan investasi dan pembelian bank sentral global.
Wall Street dan Dolar AS Jadi Penahan Emas
Bursa saham AS dibuka menguat pada Jumat malam, dipicu oleh optimisme terhadap pemangkasan suku bunga, yang membuat sebagian investor beralih ke aset berisiko seperti saham teknologi.
Jim Wyckoff menilai bahwa penguatan Wall Street dapat menekan harga emas dalam jangka pendek, karena selera risiko investor meningkat.
Di sisi lain, permintaan emas fisik di Asia melemah pekan ini akibat volatilitas harga dan ketidakpastian kebijakan suku bunga.

Harga Emas Fisik Hari Ini (22 November 2025)
Harga emas batangan di Indonesia ikut turun tipis mengikuti tren global. Berdasarkan data dari logammulia.com, harga dasar emas Antam 1 gram tercatat Rp 2.341.000, dengan harga jual termasuk pajak sebesar Rp 2.346.853.
Harga Emas Antam – logammulia.com (Update 08.30 WIB)
| Berat | Harga Dasar | Harga + Pajak PPh 0.25% |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.220.500 | Rp 1.223.551 |
| 1 gr | Rp 2.341.000 | Rp 2.346.853 |
| 2 gr | Rp 4.622.000 | Rp 4.633.555 |
| 3 gr | Rp 6.908.000 | Rp 6.925.270 |
| 5 gr | Rp 11.480.000 | Rp 11.508.700 |
| 10 gr | Rp 22.905.000 | Rp 22.962.263 |
| 25 gr | Rp 57.137.000 | Rp 57.279.843 |
| 50 gr | Rp 114.195.000 | Rp 114.480.488 |
| 100 gr | Rp 228.312.000 | Rp 228.882.780 |
| 250 gr | Rp 570.515.000 | Rp 571.941.288 |
| 500 gr | Rp 1.140.820.000 | Rp 1.143.672.050 |
| 1000 gr | Rp 2.281.600.000 | Rp 2.287.304.000 |
📌 Harga Antam turun tipis sekitar Rp 5.000 per gram dibanding penutupan Jumat (21/11/2025).
Harga Emas Pegadaian – 22 November 2025
Harga emas di Pegadaian juga bergerak turun ringan pada Sabtu pagi.
| Berat | Galeri24 | UBS |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.252.000 | Rp 1.300.000 |
| 1 gr | Rp 2.389.000 | Rp 2.404.000 |
| 2 gr | Rp 4.705.000 | Rp 4.771.000 |
| 5 gr | Rp 11.676.000 | Rp 11.790.000 |
| 10 gr | Rp 23.291.000 | Rp 23.456.000 |
| 25 gr | Rp 58.083.000 | Rp 58.522.000 |
| 50 gr | Rp 116.075.000 | Rp 116.803.000 |
| 100 gr | Rp 232.034.000 | Rp 233.515.000 |
| 250 gr | Rp 576.395.000 | Rp 583.615.000 |
| 500 gr | Rp 1.152.789.000 | Rp 1.165.859.000 |
| 1000 gr | Rp 2.305.577.000 | – |
📌 Harga emas Pegadaian turun Rp 10.000–Rp 15.000 per gram dibanding kemarin.
Kondisi Pasar Logam Lain
Beberapa logam mulia lainnya juga mencatat pergerakan campuran:
- Perak (XAGUSD) turun 1,2% ke USD 49,99 per ons.
- Platinum (PL1) naik 1,2% ke USD 1.529,00 per ons.
- Palladium (XPDUSD) melemah 0,4% ke USD 1.372,44 per ons.
Volatilitas di pasar logam masih tinggi, dipengaruhi oleh data makro AS dan arah kebijakan The Fed.
Harga emas hari ini, 22 November 2025, bertahan di kisaran USD 4.065 per ons, ditopang ekspektasi pemangkasan suku bunga setelah komentar dovish dari pejabat The Fed.
Namun, penguatan pasar saham dan data tenaga kerja yang solid membatasi kenaikan emas dalam jangka pendek.
Harga emas fisik Antam dan Pegadaian di Indonesia juga mengalami koreksi ringan, mengikuti tren global yang masih menunggu arah kebijakan moneter AS.