
DOYANDUIT – Harga emas dunia kembali melemah pada Jumat (21/11/2025) setelah laporan tenaga kerja Amerika Serikat (AS) menunjukkan hasil lebih kuat dari perkiraan, yang menurunkan harapan pasar terhadap pemangkasan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) pada bulan Desember.
Menurut data OANDA, harga spot gold berada di USD 4.070,86 per ons, turun 0,16% dibandingkan penutupan sebelumnya di USD 4.077,53.
Penurunan ini menempatkan emas di jalur pelemahan mingguan, seiring dengan meningkatnya ketidakpastian arah kebijakan moneter AS.
Dalam sepekan terakhir, harga emas telah turun 2,54%, sementara secara tahunan masih menguat 55,08%, mencerminkan tren bullish jangka panjang meski tertekan oleh data ekonomi positif AS.
Data Tenaga Kerja AS Tekan Sentimen Pasar Emas
Departemen Tenaga Kerja AS merilis laporan yang sempat tertunda akibat penutupan pemerintahan. Data tersebut menunjukkan bahwa nonfarm payrolls (NFP) bulan September naik 119.000, jauh lebih tinggi dari perkiraan 50.000.
Kinerja pasar tenaga kerja yang solid ini memperkuat pandangan The Fed bahwa ekonomi AS masih cukup kuat, meskipun terdapat tanda-tanda pendinginan di beberapa sektor.
“Data pekerjaan terbaru memperkuat penilaian The Fed pada Oktober bahwa pasar tenaga kerja melambat, tapi tetap tangguh,” tulis analis ANZ Research dalam laporannya.
Namun, laporan tersebut juga menunjukkan bahwa tingkat pengangguran naik menjadi 4,4%, tertinggi sejak Oktober 2021, dan pertumbuhan upah tahunan berada di 3,8%, sedikit di atas ekspektasi.
Analis menilai data ini memberikan sinyal campuran: ekonomi masih menambah pekerjaan, tetapi tekanan di pasar tenaga kerja mulai meningkat.
Ekspektasi Rate Cut Desember Kian Menyusut
Setelah rilis data tenaga kerja, para pelaku pasar kini memperkirakan hanya ada 40% kemungkinan pemangkasan suku bunga pada pertemuan The Fed bulan Desember, menurut alat CME FedWatch.
Presiden The Fed Chicago, Austan Goolsbee, mengindikasikan bahwa bank sentral masih berhati-hati terhadap penurunan suku bunga lebih lanjut, menekankan pentingnya menunggu data tambahan sebelum membuat keputusan.
“Investor kini ragu apakah perlambatan pasar tenaga kerja cukup untuk membenarkan penurunan suku bunga lebih cepat,” tulis analis ANZ Research.
Sementara itu, Ketua The Fed Jerome Powell dalam risalah rapat bulan lalu juga menegaskan bahwa langkah pemangkasan suku bunga belum menjadi “kesimpulan pasti.”
Performa Harga Emas XAUUSD (21 November 2025)
| Periode | Pergerakan |
|---|---|
| 1 hari | −0.16% |
| 5 hari | −2.54% |
| 1 bulan | −1.29% |
| 6 bulan | +23.45% |
| Year-to-date | +55.08% |
📊 Catatan: Emas masih berada dalam tren penguatan jangka panjang, meski menghadapi tekanan jangka pendek dari data ekonomi AS yang positif.
Harga Emas Fisik Hari Ini (21 November 2025)
Harga emas batangan di Indonesia turut menyesuaikan dengan tren global. Berdasarkan data Logam Mulia Antam, harga dasar emas 1 gram hari ini berada di Rp 2.348.000, naik tipis Rp 5.000 dari posisi sebelumnya, dengan harga jual termasuk pajak sebesar Rp 2.353.870.
Harga Emas Antam – logammulia.com (Update 08.30 WIB)
| Berat | Harga Dasar | Harga + Pajak PPh 0.25% |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.224.000 | Rp 1.227.060 |
| 1 gr | Rp 2.348.000 | Rp 2.353.870 |
| 2 gr | Rp 4.636.000 | Rp 4.647.590 |
| 3 gr | Rp 6.929.000 | Rp 6.946.323 |
| 5 gr | Rp 11.515.000 | Rp 11.543.788 |
| 10 gr | Rp 22.975.000 | Rp 23.032.438 |
| 25 gr | Rp 57.312.000 | Rp 57.455.280 |
| 50 gr | Rp 114.545.000 | Rp 114.831.363 |
| 100 gr | Rp 229.012.000 | Rp 229.584.530 |
| 250 gr | Rp 572.265.000 | Rp 573.695.663 |
| 500 gr | Rp 1.144.320.000 | Rp 1.147.180.800 |
| 1000 gr | Rp 2.288.600.000 | Rp 2.294.321.500 |
📌 Harga emas Antam stabil dengan kecenderungan naik tipis dibanding hari sebelumnya.
Harga Emas Pegadaian – 21 November 2025
Harga emas batangan di Pegadaian juga menunjukkan kenaikan moderat untuk semua denominasi.
| Berat | Galeri24 | UBS |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.261.000 | Rp 1.307.000 |
| 1 gr | Rp 2.404.000 | Rp 2.418.000 |
| 2 gr | Rp 4.737.000 | Rp 4.799.000 |
| 5 gr | Rp 11.756.000 | Rp 11.858.000 |
| 10 gr | Rp 23.449.000 | Rp 23.590.000 |
| 25 gr | Rp 58.481.000 | Rp 58.859.000 |
| 50 gr | Rp 116.868.000 | Rp 117.476.000 |
| 100 gr | Rp 233.622.000 | Rp 234.859.000 |
| 250 gr | Rp 580.339.000 | Rp 586.972.000 |
| 500 gr | Rp 1.160.678.000 | Rp 1.172.566.000 |
| 1000 gr | Rp 2.321.355.000 | – |
📌 Harga UBS dan Galeri24 naik tipis, menandakan pasar emas fisik masih stabil menjelang akhir pekan.
Kondisi Pasar Logam Lain
Logam mulia lainnya juga bergerak variatif:
- Perak (XAGUSD) naik 0,7% ke USD 51,05 per ons.
- Platinum (PL1) bertambah 0,7% ke USD 1.543,12 per ons.
- Palladium (XPDUSD) turun 1,6% ke USD 1.378 per ons.
Kenaikan perak dan platinum menunjukkan dukungan permintaan industri di tengah fluktuasi pasar komoditas global.
Kesimpulan
Harga emas hari ini, 21 November 2025, turun ke USD 4.070 per ons, mengikuti data tenaga kerja AS yang lebih kuat dari ekspektasi dan menurunkan peluang pemangkasan suku bunga The Fed bulan depan.
Meski demikian, para analis menilai koreksi ini masih bersifat sementara. Dukungan jangka panjang bagi emas tetap kuat berkat tren pembelian oleh bank sentral global dan kekhawatiran geopolitik yang terus membayangi pasar.
Harga emas fisik Antam dan Pegadaian di Indonesia juga menunjukkan pergerakan stabil menjelang akhir pekan.