Harga Emas Hari Ini 23 Oktober 2025, Spot Rebound ke USD 4.117 setelah Koreksi Tajam, Antam dan Pegadaian Naik Tipis

23 Oktober 2025 11:00
Bagikan :
Harga Emas Dunia 23 Oktober 2025 Naik Lagi Usai Jatuh 5%, Ini Rinciannya

DOYANDUIT – Harga emas dunia mulai bangkit kembali pada perdagangan Kamis, 23 Oktober 2025, setelah mengalami penurunan terbesar dalam lebih dari empat tahun pada sesi sebelumnya.

Berdasarkan data OANDA, harga emas (XAU/USD) dibuka di USD 4.087,85 per troy ounce, sempat menyentuh level tertinggi di USD 4.137,68, dan saat ini masih bergerak di USD 4.117,60 atau naik +0,72% dibanding hari sebelumnya.

Sebagai pembanding, pada Rabu, 22 Oktober 2025, harga emas ditutup melemah -0,90% ke USD 4.088,05 per ons, setelah bergerak di rentang USD 4.004,69–4.161,65.

Penurunan itu merupakan kelanjutan dari aksi ambil untung besar-besaran yang sempat menekan harga dari rekor USD 4.381 awal pekan lalu.

Pergerakan dua hari terakhir menunjukkan volatilitas yang tinggi di pasar logam mulia. Meskipun sempat terkoreksi tajam, posisi emas saat ini tetap jauh di atas level psikologis USD 4.000 per ons, menandakan tren bullish jangka menengah masih terjaga.

Secara kumulatif:

  • 1 hari: naik 0,57%

  • 5 hari: turun 4,96%

  • 1 bulan: naik 10,02%

  • 6 bulan: naik 23,10%

  • Year to date: naik 57,05%

Pasar Mulai Rasional Setelah Euforia AS–China

Pemulihan harga emas hari ini tidak terlepas dari pergeseran sentimen investor global yang mulai menyeimbangkan optimisme ekonomi dengan kehati-hatian geopolitik.

  1. Optimisme hubungan dagang AS–China tetap tinggi.
    Presiden Donald Trump menegaskan optimismenya untuk mencapai kesepakatan dagang “adil” dengan Presiden Xi Jinping dalam pertemuan yang dijadwalkan di Korea Selatan pekan depan. Isyarat ini menenangkan pasar setelah sempat memicu aksi jual besar pada 22 Oktober.

  2. Investor kembali hati-hati terhadap risiko geopolitik.
    Meskipun pasar saham dunia menguat, sebagian investor mulai kembali ke emas untuk mengamankan portofolio menjelang laporan ekonomi AS yang tertunda akibat shutdown pemerintah.

  3. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.
    Peluang penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh Federal Reserve pada Desember mendukung prospek jangka menengah harga emas, karena menekan imbal hasil obligasi dan memperlemah dolar AS.

Harga Emas Antam Naik Tipis Setelah Dua Hari Turun

Kenaikan harga emas dunia juga berdampak pada pasar domestik. Berdasarkan pembaruan resmi Logam Mulia (logammulia.com) per Kamis, 23 Oktober 2025 pukul 08.30 WIB, harga emas batangan Antam kembali naik tipis setelah melemah.

Daftar Harga Emas Antam 23 Oktober 2025

Berat Harga Dasar Harga (+ Pajak PPh 0,25%)
0,5 gr Rp 1.210.500 Rp 1.213.526
1 gr Rp 2.321.000 Rp 2.326.803
2 gr Rp 4.582.000 Rp 4.593.455
3 gr Rp 6.848.000 Rp 6.865.120
5 gr Rp 11.380.000 Rp 11.408.450
10 gr Rp 22.705.000 Rp 22.761.763
25 gr Rp 56.637.000 Rp 56.778.593
50 gr Rp 113.195.000 Rp 113.477.988
100 gr Rp 226.312.000 Rp 226.877.780
250 gr Rp 565.515.000 Rp 566.928.788
500 gr Rp 1.130.820.000 Rp 1.133.647.050
1.000 gr Rp 2.261.600.000 Rp 2.267.254.000

Kenaikan sekitar Rp 11.000 per gram dibandingkan harga 22 Oktober menunjukkan adanya sentimen positif kembali di pasar emas domestik.

Harga Emas Pegadaian 23 Oktober 2025

Sementara itu, Pegadaian juga memperbarui daftar harga emas dari tiga merek populer: Galeri24, Antam, dan UBS. Harga di Pegadaian juga bergerak naik menyesuaikan tren global.

Denominasi Galeri24 Antam UBS
0,5 gr Rp 1.266.000 Rp 1.333.000 Rp 1.310.000
1 gr Rp 2.413.000 Rp 2.554.000 Rp 2.423.000
2 gr Rp 4.754.000 Rp 5.041.000 Rp 4.808.000
3 gr Rp 7.533.000
5 gr Rp 11.799.000 Rp 12.518.000 Rp 11.879.000
10 gr Rp 23.534.000 Rp 24.976.000 Rp 23.634.000
25 gr Rp 58.691.000 Rp 62.301.000 Rp 58.968.000
50 gr Rp 117.288.000 Rp 124.515.000 Rp 117.692.000
100 gr Rp 234.460.000 Rp 248.944.000 Rp 235.291.000
250 gr Rp 585.862.000 Rp 622.067.000 Rp 588.052.000
500 gr Rp 1.171.145.000 Rp 1.243.902.000 Rp 1.174.720.000
1.000 gr Rp 2.342.289.000 Rp 2.487.760.000

Meski belum kembali ke level pertengahan Oktober, pergerakan ini menunjukkan stabilisasi yang mulai terasa di pasar logam mulia.

Rebound Wajar, Potensi Kenaikan Masih Terbuka

Beberapa analis melihat rebound emas hari ini sebagai sinyal normalisasi pasar setelah tekanan besar akibat aksi jual global.

Faktor-faktor yang masih berpotensi mendorong harga emas naik kembali:

  • Ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pada akhir 2025.
  • Permintaan bank sentral Asia yang tetap tinggi untuk diversifikasi cadangan devisa.
  • Kekhawatiran geopolitik yang sewaktu-waktu dapat memicu arus dana kembali ke aset aman.

“Selama harga emas tetap di atas USD 4.000 per ons, tren jangka menengahnya masih bullish,” tulis laporan Morningstar Asia Market Outlook.

Harga Emas Stabil, Pasar Kembali Rasional

Harga emas dunia pada 23 Oktober 2025 berhasil pulih setelah penurunan besar sebelumnya, menandakan pasar mulai menstabilkan diri.

Di dalam negeri, harga emas Antam dan Pegadaian juga mengalami kenaikan tipis, menandakan minat investor ritel masih kuat.

Jika ketegangan global kembali meningkat atau The Fed mengisyaratkan pelonggaran kebijakan moneter, harga emas berpeluang kembali menembus rekor barunya di atas USD 4.300 per ons.

Dengan memahami dinamika global dan membandingkan harga lokal secara rutin, kamu bisa mengambil keputusan investasi emas dengan lebih bijak dan tepat waktu.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050