Harga Emas Spot Hari Ini 22 Oktober 2025 Anjlok 5%, Antam Logam Mulia Ikut Turun, Pegadaian Stagnan

22 Oktober 2025 10:00
Bagikan :
Emas Rontok 5% Setelah Pasar Global Optimistis Soal AS–China (TradingView)

DOYANDUIT – Harga emas dunia mengalami penurunan tajam lebih dari 5% pada perdagangan Selasa, 22 Oktober 2025, mencatat penurunan harian terbesar sejak Agustus 2020.

Menurut data OANDA, logam mulia dibuka di USD 4.093,65 per troy ounce dan sempat menyentuh USD 4.115,14 pada pukul 09.55 GMT+7.

Dalam periode seminggu terakhir, emas sudah melemah 5,14%, meski secara bulanan masih naik 11,59% dan secara tahunan (year-to-date) menguat 56,77%.

Penurunan ini terjadi hanya dua hari setelah emas mencetak rekor USD 4.381,21 per ons pada awal pekan, menandakan adanya aksi ambil untung (profit taking) besar-besaran di pasar global.

“Koreksi ini lebih bersifat teknis. Banyak investor memutuskan untuk mengamankan keuntungan setelah lonjakan harga yang terlalu cepat,” ujar analis komoditas dari Morgan Stanley.

Optimisme Dagang AS–China Tekan Permintaan Safe Haven

Turunnya harga emas kali ini erat kaitannya dengan sentimen positif di pasar global. Investor mulai beralih ke aset berisiko setelah muncul sinyal perbaikan hubungan dagang antara Amerika Serikat dan China.

Presiden Donald Trump menyatakan dirinya optimistis dapat mencapai kesepakatan dagang yang adil dengan Presiden Xi Jinping dalam pertemuan yang dijadwalkan pekan depan di Korea Selatan.

Selain itu, Trump juga meredakan kekhawatiran soal isu Taiwan, dan menegaskan bahwa Washington ingin menjaga stabilitas di kawasan Asia Timur.

Tak hanya itu, Australia dan Amerika Serikat juga dikabarkan menandatangani kesepakatan pasokan mineral tanah jarang, yang menambah optimisme pasar terhadap rantai pasok global dan industri energi hijau.

Semua perkembangan tersebut membuat permintaan emas sebagai aset aman (safe haven) menurun. Investor yang sebelumnya menumpuk emas kini beralih ke saham dan komoditas lain yang dinilai punya prospek lebih cerah.

“Pasar global mulai berpindah dari mode waspada ke mode optimistis. Hal itu membuat permintaan terhadap emas otomatis melemah,” jelas ekonom dari Bloomberg Intelligence.

Harga Emas di Indonesia Ikut Terkoreksi

1. Harga Emas Logam Mulia (Antam)

Mengikuti tren global, harga emas batangan Antam di logammulia.com juga mengalami penurunan yang cukup signifikan dibanding sehari sebelumnya (21 Oktober 2025).

Berikut daftar harga resmi per Rabu, 22 Oktober 2025 pukul 08.30 WIB:

Berat Harga Dasar Harga (+ PPh 0,25 %)
0,5 gr Rp 1.205.000 Rp 1.208.013
1 gr Rp 2.310.000 Rp 2.315.775
2 gr Rp 4.560.000 Rp 4.571.400
3 gr Rp 6.815.000 Rp 6.832.038
5 gr Rp 11.325.000 Rp 11.353.313
10 gr Rp 22.595.000 Rp 22.651.488
25 gr Rp 56.362.000 Rp 56.502.905
50 gr Rp 112.645.000 Rp 112.926.613
100 gr Rp 225.212.000 Rp 225.775.030
250 gr Rp 562.765.000 Rp 564.171.913
500 gr Rp 1.125.320.000 Rp 1.128.133.300
1.000 gr Rp 2.250.600.000 Rp 2.256.226.500

Harga emas Antam turun sekitar Rp 177.000 per gram dibanding harga 21 Oktober (Rp 2.487.000). Ini menjadi koreksi harian terbesar sejak Juli 2025.

2. Harga Emas Pegadaian (Antam, UBS, Galeri24)

Menariknya, harga emas Pegadaian belum berubah meski update menunjukan tanggal 22 Oktober 2025, harga masih sama dengan hari sebelumnya.

Denominasi Galeri24 Antam UBS
0,5 gr Rp 1.317.000 Rp 1.424.000 Rp 1.372.000
1 gr Rp 2.510.000 Rp 2.736.000 Rp 2.538.000
2 gr Rp 4.945.000 Rp 5.406.000 Rp 5.037.000
3 gr Rp 8.081.000
5 gr Rp 12.270.000 Rp 13.431.000 Rp 12.446.000
10 gr Rp 24.474.000 Rp 26.802.000 Rp 24.761.000
25 gr Rp 61.035.000 Rp 66.866.000 Rp 61.781.000
50 gr Rp 121.973.000 Rp 133.645.000 Rp 123.307.000
100 gr Rp 243.826.000 Rp 267.204.000 Rp 246.516.000
250 gr Rp 609.265.000 Rp 667.717.000 Rp 616.109.000
500 gr Rp 1.217.928.000 Rp 1.335.202.000 Rp 1.230.765.000
1.000 gr Rp 2.435.855.000 Rp 2.670.360.000

Emas Masih Dalam Tren Naik Jangka Panjang

Meskipun terjadi penurunan tajam hari ini, banyak analis menilai tren jangka panjang harga emas masih positif. Faktor seperti potensi pemangkasan suku bunga Federal Reserve, pelemahan dolar, dan pembelian emas oleh bank sentral masih menjadi penopang utama harga emas ke depan.

“Koreksi ini memberi ruang bagi investor baru untuk masuk dengan harga lebih rendah, bukan pertanda tren turun permanen,” ujar Chris Weston, kepala riset Pepperstone Group.

Dengan Year-to-Date masih menunjukkan kenaikan lebih dari 56%, emas tetap menjadi salah satu instrumen lindung nilai paling solid di tengah ketidakpastian global.

Koreksi Sehat Setelah Rekor

Harga emas pada 22 Oktober 2025 turun tajam ke sekitar USD 4.115 per ons seiring euforia pasar terhadap pemulihan hubungan dagang AS–China dan membaiknya prospek ekonomi global. Namun, penurunan ini masih tergolong koreksi sehat setelah lonjakan ekstrem di awal pekan.

Untuk investor, fase seperti ini dapat dimanfaatkan sebagai peluang akumulasi sebelum harga kembali naik.

Dengan memahami dinamika geopolitik dan data pasar global, kamu bisa menilai waktu terbaik untuk membeli emas dengan lebih bijak.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050